Terkena Kanker Langka, Remaja Ini Terus Merengek Minta Tangannya Dipotong

DokterSehat.Com– Sebuah kasus menyedihkan terjadi pada remaja 13 tahun bernama Deryn Blacwell. Deryn diketahui mengidap penyakit kanker yang membuat tangannya terasa sangat sakit. Deryn begitu menderita dengan rasa sakit ini sehingga terus merengek pada orang tuanya agar tangannya dipotong saja. Kanker macam apa yang membuatnya bisa memohon hal yang tidak masuk akal seperti itu?

doktersehat-DerynBlacwell

Photo Credit: Twitter/ @DerynChemoKid

Pada awalnya, Deryn diketahui mengidap leukimia yang diyakini menyerang sumsum tulang yang memiliki fungsi dalam memproduksi sel darah merah. Biasanya, untuk mengatasi leukimia ini, dokter akan menjalankan prosedur operasi pada pasiennya. Namun, dokter kemudian menemukan fakta lain dimana Deryn ternyata juga mengidap kanker lainnya bernama Langerhans Cell Sarcoma. Yang menjadi masalah adalah, kanker ini sangat langka dan bisa membuat pengidapnya merasakan sakit yang luar biasa.

Gara-gara kanker langka inilah Deryn terus memohon ibunya agar tangannya dipotong saja agar tidak lagi merasakan sensasi nyeri yang tidak tertahankan ini. Tak hanya membuat rasa nyeri, kanker ini juga membuat ujung jarinya mengeras dan menghitam akibat infeksi. Bahkan, kuku jarinya juga ikut terkelupas dan memicu luka yang cukup mengerikan. Saat itu, para dokter yakin bahwa usia Deryn hanya akan bertahan dua minggu lagi.

Meskipun begitu, para dokter ternyata terus mencoba mencari cara agar menolong remaja malang ini. Tiba-tiba saja dokter menyarankan ibu Deryn untuk memberikan terapi ganja demi menyembuhkan kanker langka ini. Meskipun masih dianggap kontroversial dan belum benar-benar diteliti dengan mendalam, banyak pakar kesehatan yang menyebutkan bahwa ganja bisa membantu penderita kanker. Ajaib, begitu menggunakan alat penguap ganja, Deryn merasa jauh lebih baik dan tidak lagi merasakan rasa sakit yang mengerikan tersebut.

Baca Juga:  Mengenal Leukimia, Kanker yang Membuat Suami Artis Ririn Ekawati Meninggal

Meskipun tidak lagi merasakan sensasi nyeri secara berlebihan, kondisi Deryn belum benar-benar sembuh dan hingga kini masih melakukan proses penyembuhan. Namun, setidaknya kini Ia tidak lagi meminta tangannya untuk dipotong lagi.