Terkena Infeksi Radang Tenggorokan, Pria Ini Harus Diamputasi

DokterSehat.Com– Sebuah kasus yang sangat langka dialami oleh seorang pria bernama Kevin Breen. Pria 44 tahun dari Michigan, Amerika Serikat ini awalnya hanya merasakan gejala yang mirip dengan flu. Namun, pada akhirnya pria ini harus menjalani proses amputasi. Apa yang sebenarnya terjadi?

doktersehat-kevinbreen-amputasi-streptococcal

Photo Credit: Youtube/ TomoNews

Saat hari Natal tahun 2016, Kevin mulai merasakan gejala layaknya flu dan juga nyeri pada perutnya. Ia pun memeriksakan kondisi ini ke klinik terdekat. Namun, hasil tes pada klinik tersebut justru menunjukkan bahwa Ia tidak terkena flu atau peradangan. Sayangnya, sakit yang dideritanya justru semakin parah sehingga Ia pun diperiksakan ke Spectrum Health Butterworth di Michigan. Sesampainya disana, dokter curiga dengan perut Kevin yang terus membesar dan keras sehingga mereka pun memutuskan untuk melakukan pembedahan. Betapa terkejutnya tim dokter tatkala menemukan organ dalam Kevin sudah dipenuhi oleh 3 liter nanah. Dr. Elizabeth Steensma, seorang pakar bedah yang menangani Kevin, memutuskan untuk mencari apakah ada lubang pada usus kecil atau usus besar yang diduga sebagai asal dari nanah tersebut. Sayangnya, lubang ini juga tak kunjung ditemukan.

Setelah dioperasi, di dada Kevin mulai muncul ruam-ruam dan tim dokter pun menemukan bakteri yang biasanya menyebabkan radang tenggorokan. Sayangnya, sebelum sempat ditangani, bakteri ini sudah terlanjur menyerang rongga perut pria malang ini. Kevin pun mengalami septic shock dan kegagalan pada beberapa sistem organ tubuhnya. Berbagai upaya yang dokter lakukan untuk menyelamatkan nyawanya pun berhasil dilakukan, sayangnya, Kevin harus merelakan jari tangan dan ujung kakinya yang harus diamputasi.

Dr. Steensma menyebutkan bahwa apa yang terjadi pada Kevin sangatlah jarang terjadi mengingat radang tenggorokan biasanya tidak akan menyebabkan masalah yang serius. Namun, jika bakteri streptococcal yang menyebabkan radang tersebut memasuki aliran darah, maka bakteri ini memang bisa menyebabkan infeksi yang parah layaknya yang dialami oleh Kevin. Kevin sendiri sebenarnya masih harus melakukan 3 tahapan amputasi lagi. Namun, Ia sendiri mengaku bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk hidup.