Terapi Stem Cell untuk Penyakit Diabetes Mellitus Tipe 2

DokterSehat.Com – Di negara negara berkembang saat ini, penyakit Diabetes Mellitus atau biasa disebut penyakit gula ini memiliki tingkat kematian yang tinggi di masyarakat. Padahal pada pasien dengan Diabetes Mellitus tipe yang kedua ini, dapat dicegah dengan pola makan yang baik dan olahraga yang teratur, selain itu apabila sudah terkena, penyakit ini bisa dikendalikan apabila rutin minum obat dan menjaga pola makan serta berolahaga. Diabetes itu sendiri adalah kelompok penyakit dimana jumlah gula di dalam darah lebih dari normal. Gejala dari penyakit ini adalah sering buang air kecil pada malam hari, sering merasa haus dan sering merasa lapar yang disertai peningkatan kadar gula dalam darah.

doktersehat-sel

Dalam perkembangannya pasien yang menderita penyakit diabetes harus mengkonsumsi obat setiap hari untuk menjaga kada gula darah dalam tubuhnya. Para peneliti berharap untuk mengembangkan terapi yang dapat menyembuhkan penyakit ini diataranya adalah terapi stem cell. Apakah Anda pernah mendengar mengenai terapi stem cell ?

Stem cell adalah sel induk yang dapat menghasilkan sel sel baru. Stem cell ini dapat berkembang biak di suatu media dan berproduksi sendiri. Untuk terapi diabetes, stem cell ini akan mengganti sel-sel yang rusak di dalam pankreas. Seperti kita ketahui Diabetes mellitus tipe 2 adalah penyakit dimana terjadi resistensi insulin pada jaringan jaringan tubuh sehingga gula dalam darah semakin lama semakin bertambah karena tidak digunakan dan jaringan-jaringan dalam tubuh menjadi rusak karena kekurangan makanan. Stem cell selain dapat menghasilkan sel-sel yang baru dan mengganti sel-sel yang rusak, stem cell memiliki efek menurunkan inflamasi dimana pada diabetes mellitus tipe 2 terdapat komponen-komponen inflamasi yang tinggi sehingga apabila kita menurunkan inflamasi makan sel yang ada di dalam pankreas dapat berkerja kebih baik dan dapat mengatasi resistensi insulin.

Baca Juga:  Ciri-Ciri Penyakit Jantung Koroner dan Cara Pencegahanya

Dari beberapa penilitian yang telah dilakukan, belum ditemukan adanya efek samping atau reaksi yang merugikan dari terapi stem cell ini. Terapi stem cell ini selain dapat digunakan pada penyakit diabetes, dapat dilakukan pada penderita anemia bulan sabit ataupun gagal ginjal

Sumber: MedScape