Teknik Akupuntur Terbaik

DokterSehat.Com – Akupuntur adalah salah satu jenis pengobatan atau terapi kuno yang berasal dari negeri Cina. Pada dasarnya akupuntur bekerja untuk menstimulasi otot dan saraf tertentu, menggerakkan perubahan yang akan mengurangi rasa sakit dan gejalanya, serta memulai proses penyembuhan.
Jika Anda sedang bertarung dengan salah satu penyakit di bawah ini, mungkin kini waktunya Anda menggunakan jarum akupuntur.



• Sakit punggung
Sakit punggung adalah salah satu alasan yang paling sering digunakan untuk ikut terapi akupuntur. Sama seperti cedera olahraga, jarum akupuntur bekerja untuk meningkatkan aliran darah ke otot dan jaringan-jaringan tubuh, kata dr. Cheng. Terkadang akupunturis juga akan menggunakan alat bernama elektro stimulator, sebuah alat tusuk jarum yang menggunakan aliran listrik. Alat ini mampu meningkatkan proses penyembuhan karena arus listrik bisa masuk lebih dalam ke otot dengan bantuan jarum. Akupuntur bekerja dengan membantu reseptor rasa sakit pada otak, agar lebih mudah mengikat endorphin penghilang rasa sakit alami yang dihasilkan oleh tubuh kita, kata dr. Richard Harris, Ph.D., penulis penelitian tersebut. Akupuntur juga membantu reseptor mengikat obat penghilang rasa sakit. Dan semakin baik proses ini bekerja, semakin berkurang sakit yang Anda rasakan.

• Stres
Stres bisa muncul karena berbagai hal. Terapi akupuntur bisa membantu Anda. Saya telah menangani banyak pria stres, kata Nicholas Zimet, akupunturis dari Prime Meridian Acupuncture di Minneapolis. Setelah terapi, mereka lebih relaks dan lebih berkompromi terhadap tekanan. Bagaimana hal ini bekerja? Ketika mata jarum memasuki telinga, tangan, atau kaki, maka otak melepaskan neurotransmiter dan zat-zat kimia lainnya yang dapat mempengaruhi stres dan suasana hati Anda. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine menemukan bahwa pasien depresi dengan rasa khawatir yang berlebihan, dapat menikmati manfaat dari akupuntur. Selain itu, akupuntur bisa menoleransi efek samping dari obat-obatan dokter.

• Cedera olahraga
Anda harus menemui dokter jika cedera. Tapi jika dokter mengatakan Anda tak memerlukan perawatan apapun selain istirahat, tanyakan apakah boleh melakukan akupunturis untuk membantu menghilangkan rasa sakit. Para ahli yakin bahwa tusukan jarum bisa merangsang metabolisme sel otot di area cedera, dan mempercepat proses penyembuhan.

Baca Juga:  Pengobatan Alternatif Keputihan

Tahun ini, para peneliti dari John Hopkins menemukan bahwa para penderita artritis akut yang melakukan terapi akupuntur selama 20 menit setiap 2 kali seminggu dalam 6 minggu, mengalami penurunan rasa sakit dan menambah kemampuan gerak mereka.

• Gangguan pencernaan
Kemampuan para akupunturis untuk menurunkan stres bisa jadi merupakan kunci yang efektif bagi gangguan pencernaan, kata dr. Tony Chon, kepala bagian pengobatan akupuntur di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota. Kami yakin adanya hubungan yang kuat antara stres dengan gejala gangguan pencernaan, kata dr. Chon. Untuk gangguan pencernaan yang lebih berat, akupuntur dapat mengalahkan kekuatan antacid. Dalam penelitian University of Arizona tahun 2007, para penderita gangguan pencernaan yang tak tertolong oleh obat-obatan resep dokter, kemudian beralih ke pengobatan akupuntur. Terapi dilakukan dua kali dalam seminggu. Ternyata, kondisi mereka membaik. Benefit lainnya, rasa nyeri di dada menurun hingga 82%, nyeri perut menurun hingga 83%, dan asam refluks menurun hingga 77%. Para peneliti berspekulasi bahwa pengobatan akupuntur mendorong penurunan asam di perut dan mempercepat proses pencernaan, jadi lebih sedikit asam yang naik hingga ke kerongkongan. Ini juga menurunkan rasa sakit di kerongkongan, kata penulis studi dr. Ronnie Fass.

• Sakit kepala
Jarum-jarum akupuntur bekerja dengan mengirim sinyal ke otak untuk memperbaiki kadar zat-zat kimia saraf (neurochemicals), kata dr. Kwok-ming James Cheng, yang diwawancarai oleh Acupuncture in Medicine. Jika sakit kepala sering muncul atau berlangsung berhari-hari, sentuhan jarum akupuntur dapat mengurangi frekuensinya. Akupuntur merupakan sebuah bentuk pencegahan terhadap intensitas dan frekuensi kemunculan sakit kepala, kata dr. Klaus Linde, peneliti dari Technical University Munich di Jerman. dr. Linde menemukan bahwa hampir setengah dari pasien yang menerima terapi akupuntur, melaporkan mengalami penurunan sakit kepala hingga 50%. Bandingkan dengan penurunan sebanyak 16 persen pada pasien yang menerima pengobatan dengan obat penghilang rasa sakit dan pengobatan pengganti lainnya.

BACA JUGA : Lidah Anak Bengkak Dan Berwarna Kemerahan