Tau Gak Kalau HIV dan AIDS Ternyata Berbeda?

DokterSehat.Com– Meskipun sudah dikenal luas sebagai penyakit yang mengerikan dan telah menelan cukup banyak korban, dalam realitanya pengetahuan kita tentang HIV/AIDS masih sangat terbatas. Sebagai contoh, kebanyakan orang tidak tahu jika HIV dan AIDS adalah hal yang berbeda. Lantas, apa sebenarnya perbedaan dari kedua hal ini?

doktersehat-hiv-aids-antibodi-obat

AIDS adalah singkatan dari Aqquired Immuno Deficiency Syndrome atau yang berarti sekumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh penurunan sistem imun tubuh. Penyebabnya adalah infeksi HIV. Sementara itu, HIV adalah virus penyebab masalah kesehatan tersebut setelah menyerang sistem imun tubuh dalam waktu yang lama. Hal ini berarti, HIV adalah virusnya, dan dampak dari serangan virus ini pada tubuh manusia menjadi AIDS yang kita kenal sangat mematikan ini.

Setiap orang beresiko terkena infeksi HIV. Hanya saja, jika kita cenderung menerapkan gaya hidup yang tidak sehat layaknya kerap bergonta-ganti pasangan atau memiliki pasangan sesama jenis, menggunakan jarum suntik yang tidak steril saat mentato tubuh atau melakukan transfusi darah, dan memakai narkoba jenis suntik, maka resiko untuk terkena infeksi ini meningkat dengan tajam.

Pakar kesehatan dr. Kristoforus Hendra Djaja SpPD yang berasal dari In Harmony Vaccination menyebut HIV sebagai penyakit yang mengganggu sistem kekebalan tubuh. Karena sistem kekebalan tubuh semakin melemah, maka tubuh pun akan lebih rentan untuk terkena berbagai macam penyakit.

Jika virus HIV sudah masuk ke dalam tubuh, maka di awal-awal masuknya virus ini kita tidak akan merasakan gejala kesehatan apapun. Hanya saja, setelah sekitar 5-10 tahun dan virus HIV sudah melihat sistem kekebalan tubuh sudah tidak berdaya, maka mereka pun kemudian menyerang dan menyebabkan penyakit AIDS. Saat inilah kondisi tubuh semakin drop dan tidak berdaya. Tak hanya itu, berbagai penyakit yang datang akan sulit untuk disembuhkan.

Baca Juga:  HIV/AIDS pada Anak - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Di Indonesia, kini ada 620 ribu orang yang hidup dengan virus HIV dimana 38 ribu pasien meninggal setiap tahunnya. Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita sebisa mungkin menghindari datangnya virus HIV dengan menerapkan gaya hidup sehat dan tidak beresiko.