Tanda-tanda Anak dengan Penyakit Darah Leukimia

DokterSehat.Com – Moms, sebaiknya lebih waspada lagi dalam mengawasi kesehatan anak. Bagaimana tidak, akhir-akhir ini banyak kasus mengenai penyakit darah leukimia yang menimpa anak-anak. Memang terdapat banyak jenis dari leukimia itu sendiri, namun, dari semua kasus yang terjadi pada anak, penyakit leukimia banyak yang akut. Akut berarti penyakit tersebut menyebar dengan cepat. Hanya sedikit dari sekian banyak kasus leukimia yang perkembangannya lamban.

12

Seperti yang telah dilansir oleh webmd.com, gejala leukimia sering membawa pasien kepada dokter. Hal ini sangat baik karena otomatis penyakit ini dapat diketahui sejak dini dan dapat segera ditangani. Banyak sekali gejala leukimia yang terjadi saat sel-sel leukimia mengeser sel-sel normal.

Berikut ini beberapa tanda leukemia pada anak-anak :

  1. Demam dan mudah terkena infeksi
    Karena sel darah putihnya abnormal, kuman yang masuk jadi tidak bisa dilawan sel darah putih. Sel darah putih yang harusnya bertugas melindungi tidak berfungsi. Akibatnya anak jadi rentan kena infeksi dan sering demam.

    Demam dan infeksi adalah tanda awal leukemia, tidak mudah memang membedakan dengan demam lainnya seperti flu. Tapi demam pada leukemia biasanya lebih dari 38 derajat celcius yang berlangsung beberapa hari dan sering terjadi.

  1. Anemia
    Anemia terjadi karena tubuh kekurangan sel darah. Anak-anak leukemia umumnya mengalami anemia dengan ciri-ciri muka pucat, tidak bertenaga alias lemas, gampang lelah dan sesak napas.
  1. Nyeri tulang
    Nyeri tulang ini bukan karena luka atau memar, nyeri tulang pada anak leukemia biasanya semakin memburuk dari waktu ke waktu karena sumsum tulangnya terakumulasi sel-sel darah putih yang abnormal.
  1. Kelenjar yang bengkak
    Kelenjar getah bening bengkak merupakan salah satu gejala awal sering diamati pada anak leukemia. Bengkak akibat kelenjar bisa terlihat di dada, pangkal paha leher dan ketiak. Kelenjar getah bening bisa membengkak karena akumulasi sel-sel darah putih yang abnormal.

    Bedanya dengan bengkak kelenjar pada sakit lainnya adalah pada anak leukemia berlangsung selama beberapa hari berbeda dengan bengkak karena sakit flu.

  1. Mudah berdarah dan memar
    Anak-anak leukemia gampang sekali berdarah dan memar yang merupakan tanda tingkat pembekuan darahnya rendah, trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku yang diproduksi oleh sumsum tulang. Rendahnya tingkat trombosit dalam tubuh dapat mengakibatkan keterlambatan dalam pembekuan darah sehingga anak-anak leukemia gampang berdarah untuk periode yang sering.
  1. Gejala lainnya adalah mimisan, perdarahan gusi, kesulitan bernapas, kehilangan nafsu makan, berat badan rendah, sakit kepala, hati dan limpa membesar, keringat berlebihan pada malam hari dan munculnya bintik-bintik merah kecil pada kulit, yang dikenal sebagai petechiae.

Diagnosis leukemia dilakukan dengan pemeriksaan fisik, tes darah darah lengkap, CT scan, MRI, biopsi sumsum tulang, apusan darah tepi, dan analisis cytogenic dan tekan tulang belakang.

Pilihan pengobatan kanker yang biasa tersedia untuk leukemia adalah kemoterapi, terapi radiasi, transplantasi sumsum tulang dan terapi biologi.