Luka – Gejala dan Perawatan Medis

doktersehat-tangan-terluka-perban-gigitn-hewan

Perawatan luka yang tepat diperlukan untuk mencegah infeksi, menjamin tidak ada cedera terkait lainnya, dan mempercepat penyembuhan kulit. Harapan tambahan, jika mungkin, adalah untuk memiliki hasil penyembuhan yang baik secara kosmetika.

Artikel perawatan luka ini dirancang untuk menyajikan informasi pada luka pada kulit; tidak dimaksudkan untuk mencakup semua luka (misalnya, luka tembakan, laserasi tendon, dan lain-lain).

Gejala Luka

  • Gejala yang paling umum dari luka adalah nyeri, bengkak, dan pendarahan. Jumlah rasa sakit, pembengkakan, dan pendarahan dari luka tergantung pada area cedera dan mekanisme cedera
  • Laserasi (luka robek) yang besar mungkin tidak terlalu sakit jika luka berada di area yang memiliki sedikit persarapan, sementara lecet yang terjadi di ujung jari (yang memiliki lebih banyak saraf) bisa sangat menyakitkan.
  • Beberapa luka robek mungkin berdarah lebih banyak jika melibatkan area yang memiliki banyak pembuluh darah, misalnya, kulit kepala dan wajah.

Perawatan Medis untuk Luka

Kebanyakan luka dapat diobati di rumah dengan pertolongan pertama termasuk mencuci luka dan menutupnya dengan perban steril untuk mencegah infeksi.

Beberapa alasan untuk mendapatkan perawatan medis terkait luka:

  • Jika luka disebabkan oleh tenaga atau trauma yang signifikan atau trauma dan melukai area tubuh lain
  • Jika pendarahan tidak bisa dihentikan bahkan dengan tekanan terus-menerus dan elevasi
  • Jika ada kekhawatiran bahwa luka membutuhkan perbaikan dengan jahitan. Penting untuk memikirkan ukuran dan area luka Kebanyakan luka di wajah mungkin perlu diperbaiki untuk alasan kosmetik, terutama jika luka melibatkan bibir atau mata
  • Jika luka disebabkan oleh gigitan hewan karena kemungkinan pertimbangan untuk imunisasi rabies
  • Jika luka sangat kotor dan tidak dapat dengan mudah dibersihkan.
  • Jika ada bukti infeksi termasuk kemerahan, bengkak, nyeri, dan nanah pada luka
  • Jika imunisasi tetanus tidak didapatkan dalam 5 tahun terakhir, maka booster tetanus diperlukan dalam waktu 48 jam setelah luka. Jika pasien belum pernah diimunisasi, pencegahan tetanus awal dengan immunoglobulin harus diberikan segera.
Luka – Halaman Selanjutnya :   1   2   3   4   5   6