Gastritis – Tanda dan Gejala

Gastritis adalah sekelompok penyakit yang menyebabkan radang di lapisan lambung. Gastritis akut terjadi secara tiba-tiba, dan akan sering merespons terapi yang tepat sementara gastritis kronis berkembang perlahan. Peradangan pada lapisan perut paling sering disebabkan oleh bakteri yang disebut H. pylori. Gastritis dapat sangat bervariasi dari gastritis ringan hingga gastritis berat. Gejala mungkin tidak selalu berkorelasi dengan tingkat keparahan penyakit.

gastritis-doktersehat-radang-lambung

Apa saja tanda dan gejala gastritis?
Gejala gastritis tidak selalu sesuai dengan tingkat perubahan fisik pada lapisan perut.

  • Lapisan perut bisa diperiksa dengan endoskopi, yaitu sebuah tabung tipis dengan kamera kecil di ujung yang bisa dimasukkan melalui mulut ke dalam lambung.
  • Gastritis berat dapat hadir saat endoskopi meskipun orang tersebut tidak mengeluh gejala yang berarti.
  • Sebaliknya, gejala gastritis yang parah dapat hadir ada meskipun ketika endoskopi ternyata hanya sedikit perubahan pada lapisan perut.
  • Para manula/ lansia khususnya memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengembangkan kerusakan perut tanpa rasa sakit. Mereka mungkin tidak memiliki gejala sama sekali (tidak ada mual, muntah, nyeri) sampai mereka tiba-tiba terserang pendarahan saluran cerna bagian atas.

Pada orang yang memiliki gejala gastritis, nyeri atau ketidaknyamanan pada perut bagian atas adalah gejala yang paling umum.

  • Rasa sakit biasanya di ulu hati.
  • Kadang nyeri gastritis terjadi di bagian kiri atas perut dan di belakang. Rasa sakit seperti menembus.
  • Orang sering menggunakan istilah terbakar, panas, nyeri, atau sakit untuk menggambarkan rasa sakit. Biasanya, rasa ketidaknyamanan yang samar hadir, tapi rasa sakitnya mungkin tajam, menusuk, atau mengiris

Gejala gastritis lainnya adalah sebagai berikut:

  • Sendawa: Sendawa biasanya tidak meredakan rasa sakit atau meredakannya hanya sebentar.
  • Mual dan muntah: Muntah dapat berwarna jernih, hijau atau kuning, bercoreng darah, atau benar-benar berdarah, tergantung pada tingkat keparahan peradangan perut.
  • Kembung
  • Merasa penuh atau terbakar di bagian atas perut
Baca Juga:  Gastritis - Pengobatan

Pada gastritis yang lebih parah, perdarahan bisa terjadi di dalam perut. Gastritis erosiva menyebabkan erosi mukosa lambung yang menyebabkan perdarahan. Salah satu dari gejala berikut dapat terjadi juga:

  • Detak jantung cepat, muka pucat, berkeringat dingin
  • Merasa ingin pingsan atau sesak nafas
  • Nyeri dada atau sakit perut yang parah
  • Muntah darah dalam jumlah besar
  • BAB berdarah dengan warna yang gelap, lengket, dan berbau sangat busuk, akibat darah dari lambung bercampur dengan asam lambung

Semua atau semua gejala ini bisa terjadi secara tiba-tiba terutama pada orang dewasa yang berusia lebih dari 65 tahun.