Asam Urat – Tanda dan Gejala

Gejala pertama asam urat atau artritis gout biasanya menyerang sendi dimana sendi terasa nyeri, panas, merah, bengkak, dan kaku. Sendi yang paling umum terjadi adalah di kaki di pangkal jempol kaki dimana pembengkakan dapat dikaitkan dengan nyeri tekan yang parah, namun hampir semua sendi dapat merasa nyeri ini (misalnya lutut, pergelangan kaki, dan sendi di jari tangan). Pada beberapa orang, rasa sakit akut begitu hebat sehingga bahkan tersentuh sprei di jari kaki menyebabkan rasa sakit yang parah. Artritis gout akut pada pangkal jempol kaki disebut sebagai podagra

asam-urat-gout-doktersehat

Bahkan tanpa pengobatan, serangan pertama berhenti secara spontan, biasanya dalam satu sampai dua minggu. Sementara rasa sakit dan pembengkakan benar-benar hilang. Asam urat biasanya kembali menyerang sendi yang sama atau di sendi lain.

Seiring waktu, serangan asam urat dapat terjadi lebih sering dan bisa berlangsung lebih lama. Sementara serangan pertama biasanya hanya melibatkan satu atau dua sendi, beberapa persendian dapat terlibat bersamaan seiring berjalannya waktu. Penting untuk dicatat bahwa peradangan pada sendi yang tidak menimbulkan gejala (subklinis) justru berpotensi untuk merusak sendi itu dan dapat terjadi sampai dengan sendi memberikan gejala nyeri.

Batu ginjal lebih sering terjadi pada orang dengan asam urat.

Kristal asam urat bisa terbentuk di luar persendian. Kumpulan kristal ini, komplikasi yang dikenal dengan tophi atau tophus, yaitu benjolan asam urat pada kulit yang bisa terjadi pada cuping telinga, siku, dan achilles (belakang pergelangan kaki), atau di jaringan lain. Biasanya, tophi ini tidak menyakitkan. Namun, tophi bisa menjadi petunjuk berharga untuk diagnosis karena kristal yang terbentuk dapat dilepas dengan jarum kecil untuk didiagnosis dengan pemeriksaan mikroskopis. Evaluasi mikroskopis terhadap tophi menunjukkan kristal asam urat.