Tak Ingin Pikun Saat Lansia? Rutinlah Mengkonsumsi Madu

DokterSehat.Com – Sudah menjadi rahasia umum jika semakin bertambah usia manusia, semakin menurun pula kemampuan mengingat berbagai hal. Karena alasan inilah kita bisa dengan mudah menemukan orang yang pikun saat usia lanjut. Andai hal ini terjadi, kualitas hidup tentu akan menurun drastis, bukan? Beruntung, pakar kesehatan menyebutkan jika kita bisa menerapkan gaya hidup sehat andai ingin menurunkan resiko terkena pikun saat lansia. Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah dengan mengkonsumsi madu secara teratur.

doktersehat-madu-untuk-anak-batuk

Sama-sama manis, madu bisa kita gunakan untuk mengganti konsumsi gula sehari-hari. Andai hal ini kita lakukan, maka kita akan membuat daya ingat otak semakin membaik sekaligus mencegah kita terkena masalah kecemasan. Fakta ini didapatkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh pakar kesehatan dari University of Waikato dari Hamilton, Selandia Baru.

Dalam penelitian ini, pakar kesehatan menggunakan tikus sebagai pengganti manusia. Organ tubuh tikus memang dianggap memiliki beberapa kesamaan dengan tubuh manusia. Dalam percobaan ini, diketahui bahwa kelompok tikus yang mengkonsumsi madu dengan teratur mampu menyelesaikan tes memori dengan jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kelompok tikus yang diberi asupan gula secara rutin. Tes memori ini sendiri adalah dengan meminta tikus menemukan jalan keluar dari lorong-lorong labirin. Tikus yang mengkonsumsi madu juga cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan kelompok tikus yang mengkonsumsi gula.

Dengan adanya hasil penelitian ini, pakar kesehatan pun meyakini manfaat madu bagi kesehatan otak kita. Dengan mengkonsumsinya secara teratur, maka proses penuaan yang terjadi pada otak seiring dengan bertambahnya umur akan bisa diperlambat. Selain itu, ada baiknya kita juga mulai menurunkan asupan gula agar tidak berlebihan sehingga resiko terkena pikun pun semakin menurun.