Tak Harus Memiliki Riwayat Kembar Jika Ingin Memiliki Anak Kembar

DokterSehat.Com – Ada sebuah hal yang dipercaya oleh banyak orang tentang kelahiran anak kembar dimana kelahiran ini biasanya terjadi hanya pada keluarga yang memiliki riyawat anak kembar. Bagi kita yang memang tidak menemukan silsilah kelahiran anak kembar dalam sejarah keluarga, maka tentu kita tidak akan bisa mendapatkan anak kembar. Apakah hal ini benar adanya?

doktersehat-bayi-kembar

Pakar kesehatan ternyata tidak menyetujui anggapan ini. Pakar kesehatan yang ahli dalam bidang Kewanitaan, Kehamilan, dan juga Proses Persalinan dari Amerika Serikat bernama Regina Ledoux, RN. CNM, berkata bahwa berkat kemajuan teknologi kesehatan, kini wanita yang tidak memiliki riwayat kelahiran kembar di keluarganya bisa melahirkan anak kembar. Untuk mendapatkannya, wanita bisa menggunakan terapi infertilitas, terapi yang bisa dilakukan dengan menggunakan obat peningkat kesuburan, atau menggunakan terapi bayi tabung.

Sebagai informasi, obat peningkat kesuburan ini ternyata mampu merangsang ovarium untuk melepas beberapa telur dalam satu periode. Hal ini berarti, ada kemungkinan lebih besar untuk mendapati beberapa telur bisa dibuahi oleh sperma. Selain itu, wanita yang melakukan prosedur bayi tabung memang memiliki kemungkinan 20 hingga 40 persen untuk mendapatkan bayi tabung, namun, kemungkinan ini juga bergantung pada berapa banyak embrio yang ditanamkan di dalam rahim.

Pakar kesehatan dr. Suci Dwi Putri juga mengungkapkan hal yang sama. Menurut beliau, 25 hingga 30 persen kehamilan yang didapatkan dari terapi bayi tabung adalah kembar. Yang tak diduga adalah, 5 persen dari kehamilan dari terapi bayi tabung bisa mendapatkan bayi kembar tiga dan 1 persen lainnya bisa mendapatkan bayi kembar empat.

Meskipun terlihat menyenangkan, ada baiknya kita berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu jika ingin merencanakan kehamilan, apalagi jika ingin mendapatkan bayi kembar. Tak hanya harus menjaga kehamilan dengan sangat baik, melahirkan anak kembar jelas akan membuat kita lebih repot dan harus mencurahkan lebih banyak waktu dan tenaga untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatan anak kembar tersebut.