Tak Hanya Mikrosefali, Zika Juga Bisa Menyebabkan Masalah Persendian Pada Bayi

DokterSehat.Com – Ajang Olimpade masih dilangsungkan di Rio de Janeiro dibalik bayang-bayang mewabahnya virus zika di Brasil. Namun, sejauh ini belum ada kasus yang menyita perhatian tentang virus zika yang berasal dari ajang olahraga empat tahunan ini. Hanya saja, sebuah penelitian yang dilangsungkan di Recife, Brasil, menemukan sebuah fakta terbaru mengenai virus zika. Jika biasanya kita akan mendengar tentang kasus mikrosefali, maka penemuan ini justru menunjukkan bahwa zika juga bisa memicu masalah pada sendi tungkai pada bayi.

doktersehat-virus-zika-anak-sakit-persendian-otot-cacingan

Penelitian ini dipimpin oleh dr. Vanessa van der Linden ini menyebutkan jika ada tujuh bayi yang dicurigai terkena infeksi zika. Semua bayi tersebut mengalami masalah pada persendian, baik itu di jari-jari, pergelangan tangan, siku, pinggul, lutut, hingga tumit. Van der Linden sendiri menyebutkan jika bayi-bayi tersebut mengalami kondisi yang disebut sebagai arthrogryposis atau sendi bengkok.

Penyebab dari masalah sendi bengkok ini sendiri diyakini karena adanya kerusakan pada otot dimana otot tidak benar-benar mendukung pergerakan pada persendian sehingga posisi persendian pun tidak lagi seperti sedia kala. Van der Linden dan timnya memperkirakan jika penyebab kerusakan pada otot ini adalah adanya serangan dari virus zika. Sebagaimana diketahui, virus zika menyerang otak dan sistem saraf pada otak. Padahal, gerakan pada otot-otot persendian diperintahkan oleh saraf terebut. Hasilnya, gerakan otot menjadi tidak maksimal dan memicu masalah persendian pada bayi.

Dr. van der Linden juga menyebutkan jika selain ketujuh bayi yang diteliti, ada 14 bayi lainnya yang diyakini lahir dengan kondisi yang serupa. Beliau menyebutkan jika selama ini pakar kesehatan berfokus pada masalah mikrosefali yang merupakan infeksi bawaan dari virus zika. Namun, adanya temuan ini menunjukkan bahwa virus zika tidak hanya tentang mikrosefali saja dan ada kerusakan-kerusakan lain yang tak kalah bahayanya. Dr. van der Linden berharap agar temuan in membuat pakar kesehatan di seluruh dunia semakin baik dalam mencoba mencari solusi agar virus zika ini segera didapaktan penawarnya mengingat kini telah ada puluhan ribu bayi yang diyakini terinfeksi virus zika.