Tak Hanya Mengganggu Kehamilan, Merokok Bisa Memberikan Efek Buruk Lain Bagi Wanita

DokterSehat.Com – Banyak orang yang berpikir jika merokok hanya akan memberikan dampak kesehatan yang buruk bagi kehamilan sehingga cukup banyak wanita yang dengan enteng menghisapnya setiap hari. Padahal, menurut pakar kesehatan, rokok bisa memberikan berbagai macam efek negatif bagi kesehatan. Sebenarnya, apa sajakah masalah kesehatan yang bisa didapatkan oleh wanita yang merokok? Berikut adalah diantaranya.

doktersehat-vape-vaping-rokok-elektronik-electric-cigarette-kanker-paru-kulit-kusam

Meningkatkan resiko terkena penyakit jantung
Tahukah anda jika kaum hawa yang merokok ternyata memiliki resiko lebih besar untuk terkena penyakit jantung dibandingkan dengan pria yang merokok? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa wanita yang merokok akan membuat sel-sel darah dalam tubuh rusak dan memicu penumpukan plak pada pembuluh darah arteri yang bisa memicu penyakit mematikan ini.

Menurunkan kepadatan tulang
Pakar kesehatan menyebutkan bahwa merokok ternyata bisa menurunkan kepadatan tulang wanita dengan signifikan, apalagi jika wanita yang merokok juga cenderung melakukan pola makan yang tidak sehat, jarang berolahraga, dan suka mengkonsumsi alkohol. Gaya hidup yang sangat tidak sehat ini tentu akan meningkatkan resiko terkena osteoporosis atau pengeroposan tulang pada wanita.

Meningkatkan resiko terkena kanker payudara dan kanker serviks
Pakar kesehatan menyebutkan bahwa wanita yang merokok akan meningkatkan resiko berbagai macam jenis kanker, khususnya kanker payudara dan juga kanker serviks. Dengan rutin merokok, maka sel-sel pada serviks atau leher rahim akan lebih mudah mengalami kerusakan dan akhirnya memicu infeksi. Jika tubuh tidak mampu melawan infeksi ini dengan baik, maka resiko untuk terkena kanker serviks juga akan semakin membesar. Selain itu, dengan merokok, maka kaum hawa pun memasukkan berbagai zat beracun pada rokok yang bisa membuat sistem kekebalan tubuh melemah sehingga tak mampu lagi melawan perkembangan sel kanker, khususnya kanker payudara.