Tahukah Anda, Kandungan Sianida Ternyata Banyak Ditemukan Di Makanan Kita!

DokterSehat.Com – Belakangan ini kita kerap kali mendengarkan berita tentang seseorang yang meninggal setelah mengkonsumsi kopi yang diberi kandungan sianida. Kandungan sianida inilah yang diyakni menjadi racun yang membuatnya meninggal. Tahukah anda, kandungan sianida ternyata juga bisa ditemukan pada makanan sehari-hari kita? Lantas, apakah hal ini bisa membuat tubuh kita menjadi teracuni dan kemudian sakit? Berikut adalah beberapa fakta tentang kandungan sianida pada makanan sehari-hari kita.

doktersehat-sakit-tenggorokan

Kandungan sianida ternyata memang benar berada dalam makanan sehari-hari. Hanya saja, jangan bayangkan anda mengkonsumsi kandungan sianida sebagaimana korban peminum kopi belakangan ini. Kandungan sianida yang ada pada makanan sehari-hari ternyata sangat sedikit dan kurang dari 50 miligram hidrogen sianida setiap harinya. Tubuh akan bisa mendetoksifikasi racun sianida dalam kadar rendah tersebut dengan mudah. Hanya saja, kita juga bisa mengurangi konsumsi makanan yang memiliki kandungan sianida sehingga tubuh pun tidak terlalu bekerja keras untuk menetralisir zat berbahaya tersebut.

Makanan yang banyak mengandung sianida dalam kadar rendah adalah kacang-kacangan. Kacang polong, kacang merah, kacang almond, kacang kedelai, dan beberapa jenis sayuran layaknya bayam, rebung, atau bahkan tapioka ternyata memiliki kandungan sianida. Beberapa buah-buahan layaknya apel dan buah persik juga memiliki kandungan ini. Sebagai contoh, apel ternyata memiliki kandungan sianida yang cukup banyak di area dekat dengan bijinya. Hal inilah yang membuat banyak orang langsung menyihkan bagian tersebut agar dapat mengkonsumsi apel dengan aman.

Kandungan sianida pada kacang-kacangan dan sayur-sayuran juga bisa dinetralisir dengan cara memasaknya setidaknya 10 menit. Cara ini akan membuat makanan ini jauh lebih aman dikonsumsi dibandingkan dengan sebelumnya. Selain itu, kita juga sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan ini secara berlebihan dan terus-menerus sehingga tubuh kita pun tetap aman dari bahaya racun sianida jika banyak-banyak kita konsumsi secara sembarangan.