Tahapan HIV Menjadi AIDS

DokterSehat.Com – HIV ada singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, virus yang menyebabkan rusaknya atau melemahnya sistem kekebalan tubuh manusia.

13

Virus HIV membutuhkan sel-sel kekebalan kita untuk berkembang biak, secara alamiah sel kekebalan kita akan dimanfaatkan, bisa diibaratkan seperti mesin fotocopy. Namun virus ini akan merusak mesin fotocopynya setelah mendapatkan hasil copy virus baru dalam jumlah yang cukup banyak, sehingga lama-kelamaan sel kekebalan kita habis dan jumlah virus menjadi sangat banyak.

HIV berada terutama dalam cairan tubuh manusia. Cairan yang berpotensial mengandung virus HIV adalah darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu. Sedangkan cairan yang tidak berpotensi untuk menularkan virus HIV adalah cairan keringat, air liur, air mata dan lain-lain.

Jadi jangan takut jika bersentuhan dengan penderita HIV atau AIDS, bagaimanapun juga mereka juga manusia yang membutuhkan perhatian dari manusia lainnya, dan bukan justru mendapat diskriminasi.

Apakah CD4 itu ?

CD 4 adalah sebuah marker atau penanda yang berada di permukaan sel-sel darah putih manusia, terutama sel-sel limfosit. CD 4 pada orang dengan sistem kekebalan yang menurun menjadi sangat penting, karena berkurangnya nilai CD4 dalam tubuh manusia menunjukkan berkurangnya sel-sel darah putih atau limfosit yang seharusnya berperan dalam memerangi infeksi yang masuk ke tubuh manusia. Pada orang dengan sistem kekebalan yang baik, nilai CD4 berkisar antara 1400-1500. Sedangkan pada orang dengan sistem kekebalan yang terganggu (misal pada orang yang terinfeksi HIV) nilai CD 4 semakin lama akan semakin menurun (bahkan pada beberapa kasus bisa sampai nol).

Apa fungsi sel CD4 ini sebenarnya ?

Sel yang mempunyai marker CD4 di permukaannya berfungsi untuk melawan berbagai macam infeksi. Di sekitar kita banyak sekali infeksi yang beredar, entah itu berada dalam udara, makanan ataupun minuman. Namun kita tidak setiap saat menjadi sakit, karena CD4 masih bisa berfungsi dengan baik untuk melawan infeksi ini. Jika CD4 berkurang, mikroorganisme yang patogen di sekitar kita tadi akan dengan mudah masuk ke tubuh kita dan menimbulkan penyakit pada tubuh manusia.

Baca Juga:  Hepatitis A Mulai Mewabah, Waspadai dan Kenali Cirinya

Ada beberapa Tahapan ketika mulai terinfeksi virus HIV sampai timbul gejala AIDS :

1. Tahap 1

  • HIV masuk ke dalam tubuh.
  • Tidak Ada tanda-tanda, penderita HIV tampak sehat dan merasa sehat.
  • Test HIV belum bisa mendeteksi keberadaan virus ini.

 2. Tahap 2

  • Tidak Ada tanda-tanda, penderita HIV tampak sehat dan merasa sehat.
  • Test HIV sudah bisa mendeteksi keberadaan virus ini.
  • Virus HIV berkembangbiak dalam tubuh.

3. Tahap 3

  • Sistem kekebalan tubuh semakin turun.
  • Mulai muncul gejala infeksi oportunistik, misalnya: pembengkakan kelenjar limfa di seluruh tubuh, diare terus-menerus, dan flu yang tak kunjung sembuh.

4.      Tahap 4

  • Kondisi sistem kekebalan tubuh sangat lemah.
  • Berbagai macam penyakit menginfeksi tubuh, dan lama-kelamaan akan semakin parah dan tak kunjung sembuh.

Nah, Anda juga harus tahu bahwa orang yang sedang dalam tahap HIV tidak bisa dikenali. Mereka tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apapun. Status terinfeksi HIV hanya dapat diketahui setelah mengikuti test HIV yang disertai konseling. Segera kunjungi fasilitas klinik VCT (Voluntary Counseling and Testing) atau dokter terdekat untuk tes HIV.