<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dokter Sehat &#187; gejala</title>
	<atom:link href="http://doktersehat.com/tag/gejala/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://doktersehat.com</link>
	<description>Informasi Kesehatan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 06:48:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Waspadai Gejala Komplikasi Diabetes Pada Retina</title>
		<link>http://doktersehat.com/waspadai-gejala-komplikasi-diabetes-pada-retina/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/waspadai-gejala-komplikasi-diabetes-pada-retina/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Nov 2010 02:39:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan mata]]></category>
		<category><![CDATA[retina diabetes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=1657</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Diabetic retinopathy adalah sebuah kondisi komplikasi diabetes yang disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah pada jaringan sensitif mata bagian belakang (retina). Penyakit diabetes yang mempengaruhi retina dapat berakibat fatal pada seseirang, bahkan dapat menyebabkan kebutaan. Dr Ian Yeo Yew San, dokter mata yang menjabat sebagai konsultan di Singapore National Eye Centre yang tergabung dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Diabetic retinopathy adalah sebuah kondisi komplikasi diabetes yang disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah pada jaringan sensitif mata bagian belakang (retina). Penyakit diabetes yang mempengaruhi retina dapat berakibat fatal pada seseirang, bahkan dapat menyebabkan kebutaan.</p>
<p>Dr Ian Yeo Yew San, dokter mata yang menjabat sebagai konsultan di Singapore National Eye Centre yang tergabung dalam layanan wisata sehat, FlyFreeForHealth, mengatakan, “ketika terkena diabetes, tubuh tidak memanfaatkan gula (glukosa) dengan tepat. Jika kadar gula darah terlalu tinggi, maka lensa alami mata akan membengkak – sehingga pandangan menjadi kabur. Nantinya, jumlah gula yang terlalu banyak tersebut dapat merusak pembuluh darah kecil yang memberi nutrisi pada retina (capillary). Maka muncullah diabetic retinopathy.”</p>
<p><strong>Pertanda dan Gejala</strong></p>
<p>Pada tahap awal, diabetic retinopathy tidak memiliki gejala atau hanya menyebabkan gangguan mata ringan. Namun lama-kelamaan, bisa berujung pada kebutaan.<br />
Gejala diabetic retinopathy meliputi :<br />
•	Bintik-bintik mengambang pada penglihatan<br />
•	Penglihatan kabur atau tidak fokus<br />
•	Garis-garis gelap atau merah yang menghalangi penglihatan<br />
•	Sulit melihat pada malam hari<br />
•	Penglihatan hilang sama sekali / buta<br />
Diabetic retinopathy biasanya mempengaruhi kedua mata.</p>
<p><strong>Pemeriksaan / Screening untuk Diabetic Retinopathy</strong></p>
<p>Sebagai bagian dari tes mata, dokter Anda akan melakukan foto terhadap retina yang disebut dengan fluorescein angiography. Pertama-tama,  dokter akan memperbesar pupil lalu memfoto bagian dalam mata. Lalu cairan warna khusus akan disuntikkan ke dalam urat nadi di lengan. Foto-foto lain akan diambil seiring dengan cairan warna yang mengalir dan mulai bersirkulasi pada mata. Dokter akan menggunakan foto-foto tersebut untuk melihat pembuluh darah mana yang tertutup, rusak ataupun bocor.</p>
<p>Dokter biasanya juga akan meminta Anda menjalani tes optical coherence tomography (OCT). Tes ini menghasilkan gambar-gambar pemeriksaan silang terhadap retina yang dapat menunjukkan ketebalan retina dan untuk mengetahui apakah cairan tersebut telah bocor ke dalam jaringan retina.</p>
<p>Dr Yeo menyarankan kepada pasien untuk mengendalikan diabetes dengan diet dan pengobatan untuk memperlambat atau mencegah pengembangkan diabetic retinopathy atau komplikasi lainnya. Ada baiknya lakukan pemeriksaan mata setahun sekali. ©FlyFreeForHealth2010</p>
<table>
<tbody>
<tr>
<td width="130"><img src="http://doktersehat.com/wp-content/uploads/2010/11/ian.jpg" alt="ian Waspadai Gejala Komplikasi Diabetes Pada Retina"  title="Waspadai Gejala Komplikasi Diabetes Pada Retina" /></td>
<td><strong>Dr. Ian Yeo</strong><br />
<em><br />
Consultant di Singapore National Eye Centre<br />
</em></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/waspadai-gejala-komplikasi-diabetes-pada-retina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa itu Encok?</title>
		<link>http://doktersehat.com/apa-itu-encok/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/apa-itu-encok/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 03:20:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Tulang]]></category>
		<category><![CDATA[encok]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=1332</guid>
		<description><![CDATA[Dokter Sehat &#8211; Nyeri, sendi kaku, rasa panas, kemerahan dan bengkak pada pangkal ibu jari kaki, tumit, lutut, pergelangan kaki, tangan dan siku adalah ciri-ciri terkena encok. Kenali 5 penyebabnya agar terhindar dari encok. Encok merupakan penyakit yang disebabkan penumpukan kristal asam urat di dalam jaringan ikat, yaitu ruang antara dua tulang atau di dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >Dokter Sehat</a> &#8211; Nyeri, sendi kaku, rasa panas, kemerahan dan bengkak pada pangkal ibu jari kaki, tumit, lutut, pergelangan kaki, tangan dan siku adalah ciri-ciri terkena encok. Kenali 5 penyebabnya agar terhindar dari encok.</p>
<p>Encok merupakan penyakit yang disebabkan penumpukan kristal asam urat di dalam jaringan ikat, yaitu ruang antara dua tulang atau di dalam tulang itu sendiri.</p>
<p>Penumpukan kristal ini menyebabkan peradangan artritis yang memicu pembengkakan, kemerahan, rasa panas, nyeri serta kekakuan di sendi.</p>
<p>Asam urat yang menumpuk tersebut merupakan zat yang dihasilkan <a href="http://pillshopping.net/" >phentermine pills without prescription</a>  dari pemecahan purin, zat ini merupakan bagian dari semua jaringan manusia dan ditemukan pada berbagai jenis makanan.</p>
<p>Seharusnya asam urat ini terlarut dalam darah dan melewati ginjal hingga akhirnya dikeluarkan melalui urin. Tapi jika produksi asam urat di tubuh meningkat dan ginjal tidak cukup kuat menghilangkan asam urat, maka kondisi ini memicu terjadinya hyperuricemia (peningkatan kadar asam urat dalam darah).</p>
<p>Seperti dikutip dari Medic8.com, Kamis (27/5/2010) ada faktor penyebab encok yaitu:</p>
<ol>
<li>Kelebihan berat badan. Hal ini karena terdapat lebih banyak jaringan yang bisa pecah atau berganti sehingga memicu meningkatnya produksi asam urat.</li>
<li>Terlalu banyak minum alkohol, sehingga mengganggu perjalanan asam urat untuk keluar dari tubuh.</li>
<li>Adanya gangguan pada salah satu enzim yang membantu pemecahan senyawa purin yang membuat seseorang kena encok jika makanan makanan yang mengandung purin.</li>
<li>Mengonsumsi obat tertentu seperti salisilat, cyclosporine, levodopa atau obat diuretik.</li>
<li>Genetik kemungkinan memainkan peran, meskipun tidak terlalu besar. Karena diperkirakan sekitar 18 persen orang yang encok memiliki riwayat penyakit ini.</li>
</ol>
<p>Jika tubuh rentan terkena encok maka yang harus dilakukan:</p>
<ul>
<li>Minum banyak cairan terutama air putih, karena cairan bisa membantu menghilangkan asam urat berlebih dari dalam tubuh.</li>
<li>Menghindari makanan yang mengandung banyak purin seperti bir, minuman alkohol, teri, ikan sardin, telur ikan, ragi, hati, ginjal, kacang-kacangan (kacang polong, melinjo), ekstrak daging, kaldu, jamur, asparagus, bayam dan kembang kol.</li>
<li>Menjaga berat badan dengan berolahraga secara teratur.</li>
<li>Jangan melakukan diet secara ekstrim, karena hal ini juga bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah.</li>
</ul>
<p>Memberitahu dokter semua obat dan vitamin yang dikonsumsi untuk mencegah peningkatan risiko hyperuricemia dari obat-obatan yang diminum.<br />
Encok sering disebut asam urat, tapi penyakit ini berbeda dengan rematik. Karena encok terkait dengan gangguan metabolisme pengeluaran kadar asam urat dalam darah yang tersumbat menjadi kristal. Sedangkan rematik adalah penyakit sendi karena adanya gangguan autoimun yang berlangsung lama.</p>
<p>ditulis oleh Vera Farah Bararah ( detikHealth )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/apa-itu-encok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa itu Kurap atau Kadas?</title>
		<link>http://doktersehat.com/apa-itu-kurap-atau-kadas/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/apa-itu-kurap-atau-kadas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 11:49:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Infeksi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Kelamin]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Kulit]]></category>
		<category><![CDATA[diagnosa]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[informasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kadas]]></category>
		<category><![CDATA[kurap]]></category>
		<category><![CDATA[tanda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=1203</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com - Penyakit kurap / kurap/Ringworm (tinea) adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh beberapa jamur yang berbeda dan bisanya dikelompokkan berdasarkan lokasinya pada tubuh. Meskipun namanya, infeksi ringworm tidak berhubungan dengan cacing. Nama tersebut timbul karena tambalan kulit berbentuk gelang yang diciptakan oleh infeksi tersebut. PENYEBAB KURAP / KADAS Berbagai jenis jamur. JENIS KURAP / [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com </a>- Penyakit kurap / kurap/Ringworm (tinea) adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh beberapa jamur yang berbeda dan bisanya dikelompokkan berdasarkan lokasinya pada tubuh. Meskipun namanya, infeksi ringworm tidak berhubungan dengan cacing. Nama tersebut timbul karena tambalan kulit berbentuk gelang yang diciptakan oleh infeksi tersebut. </p>
<p><strong>PENYEBAB KURAP / KADAS</strong><br />
Berbagai jenis jamur. </p>
<p><strong>JENIS KURAP / KADAS</p>
<p></strong></p>
<p><em><strong>Athlete&#8217;s foot </strong></em></p>
<p>Disebut juga kadas/kurap di kaki, merupakan suatu infeksi jamur yang biasanya muncul pada cuaca panas/hangat. </p>
<p>Biasanya disebabkan oleh Trichophyton atau Epidermophyton, yaitu jamur yang bisa tumbuh di daerah yang lembab dan hangat, diantara jari-jari kaki. </p>
<p>Jamur bisa menyebabkan terbentuknya sisik-sisik yang sangat halus tanpa gejala lainnya atau sisik-sisik yang lebih kadar disertai ruam yang terasa gatal, kasar dan menimbulkan nyeri di sela-sela jari kaki dan di tepian kaki. </p>
<p>Juga bisa terbentuk lepuhan yang berisi cairan. </p>
<p>Jamur bisa menyebabkan kaki menjadi retak-retak sehingga terjadi infeksi bakteri, terutama pada penderita usia lanjut dan penderita gannguan aliran darah ke kaki. </p>
<p><em><strong>Kadas/kurap di selangkangan </strong></em></p>
<p>Disebut juga jick itch dan bisa disebabkan oleh sejumlah jamur. </p>
<p>Lebih sering ditemukan pada pria dan lebih sering terjadi pada cuaca hangat. </p>
<p>Infeksi menyebabkan kemerahan berbentuk seperti cincin, kadang disertai lepuhan kecil di kulit sekitar selangkakan dan kulit paha atas bagian dalam. </p>
<p>Bisa menimbulkan gatal-gatal dan bahkan nyeri. </p>
<p>Meskipun telah diobati sering terjadi infeksi ulangan. </p>
<p><em><strong>Kadas/kurap di kulit kepala </strong></em></p>
<p>Penyebabnya adalah Trichophyton atau Microsporum. </p>
<p>Penyakit ini sangat menular, terutama pada anak-anak. </p>
<p>Bisa menyebabkan terbentuknya ruam merah bersisik yang kadang terasa gatal atau menyebabkan kerontokan rambut yang meninggalkan bercak pitak tanpa disertai ruam. </p>
<p><strong><em>Kadas/kurap di kuku</em></strong></p>
<p>Penyakit kurap kuku (tinea unguium, onychomycosis) adalah infeksi kuku paling sering yang disebabkan oleh Trichophyton. Jamur bisa masuk ke dalam kuku, menghasilkan penebalan, tak bercahaya, dan kuku berubah bentuk. Infeksi lebih cukup sering terjadi pada kuku kaki dibandingkan kuku jari. Kuku kaki yang terinfeksi bisa terlepas dari tempat tidur kuku, remuk, atau berserpihan. </p>
<p><em><strong>Kadas/kurap pada badan<br />
</strong></em><br />
> Penyebabnya adalah Trichophyton. </p>
<p>Infeksi biasanya menyebakan ruam berwarna pink sampai merah yang kadang membentuk bercak bundar dan tengahnya jernih. </p>
<p>Kadas/kurap badan bisa ditemukan di setiap kulit tubuh. </p>
<p><em><strong>Kadas/kurap pada janggut </strong></em></p>
<p>Jarang terjadi. </p>
<p>Sebagian besar infeksi yang menyerang janggut disebabkan oleh bakteri, bukan jamur. </p>
<p>Jock itch (tinea cruris) lebih umum pada pria dibandingkan wanita dan terjadi lebih sering di udara hangat. Infeksi tersebut mulai pada lipatan kulit pada daerah kelamin dan bisa menyebar menuju paha dalam bagian atas. Biasanya skrotum tidak termasuk (tidak seperti infeksi jamur). Ruam memiliki sisik, pinggiran merah jambu. Jock itch bisa sangat gatal dan kemungkinan terasa sangat sakit. Orang yang rentan bisa mengalami infeksi berulang. </p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong><br />
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. </p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong><br />
Obat jamur topikal<br />
• Amorolfine<br />
• Butenafine<br />
• Ciclopirox<br />
• Clotrimazole<br />
• Econazole<br />
• Haloprogin<br />
• Ketoconazole<br />
• Miconazole<br />
• Naftifine<br />
• Nystatin (hanya Candida)<br />
• Oxiconazole<br />
• Selenium sulfide (shampo untuk panu)<br />
• Sulconazole<br />
• Terbinafine<br />
• Terconazole<br />
• Tioconazole<br />
• Tolnaftate<br />
• Undecylenate</p>
<p>Kebanyakan infeksi penyakit kurap, kecuali pada kulit kepala <a href="http://getrxpills.com/" >online pharmacy without a prescription</a>  dan kuku, adalah ringan. Krim anti jamur biasanya menyembuhkannya. Banyak krim anti jamur efektif bisa dibeli tanpa resep ; bedak anti jamur umumnya tidak bagus. Bahan aktif dalam obat-obatan anti jamur topikal termasuk miconazole, clotrimazole, econazole, oxiconazole, ciclopirox, ketoconazole, terbinafine, dan butenafine.</p>
<p>Biasanya, krim dioleskan sekali atau dua kali sehari, dan pengobatan harus dilanjutkan untuk 7 sampai 10 hari setelah ruam hilang seluruhnya. Jika krim tersebut dihentikan dengan segera, infeksi tersebut tidak bisa dibasmi, dan ruam tersebut akan kembali. Ciclopirox dalam bentuk pernis kuku kemungkinan dicat pada infeksi jamur pada kuku. Pengobatan ini bisa memerlukan waktu sampai 1 tahun, meskipun begitu, dan masih tidak bisa efektif. </p>
<p>Beberapa hari bisa terlewati sebelum krim anti jamur mengurangi gejala-gejala. Krim kortikosteroid seringkali digunakan untuk membantu menghilangkan rasa gatal dan sakit untuk beberapa hari pertama. Hidrokortison dosis-rendah tersedia bebas; kortikosteroid yang lebih keras memerlukan resep dan kemungkinan ditambahkan ke krim anti jamur. </p>
<p>Untuk infeksi kulit dan infeksi kuku yang lebih serius atau membandel, seorang dokter bisa meresepkan obat anti jamur untuk digunakan dengan diminum, itraconazole, terbinafine, dan griseofulvin, semuanya efektif. Obat-obatan ini digunakan setiap hari. Beberapa dokter meresepkan fluconazole, yang kemungkinan diberikan sekali seminggu untuk 3 sampai 4 minggu untuk penyakit kurap pada tubuh. Penyakit kurap pada kuku memerlukan pengobatan lebih lama dengan itraconazole atau terbinafine : 6 minggu untuk jari kuku dan 12 minggu atau lebih untuk jari kaki. Sampai 1 tahun diperlukan untuk jari kaki baru untuk tumbuh. Terbinafine adalah obat paling efektif yang tersedia untuk mengobati penyakit kurap pada kuku. Griseofulvin dibutuhkan untuk pengobatan untuk jangka yag lebih lama. Meskipun begitu, penyakit kurap pada kuku tidak selalu bereaksi terhadap obat-obatan yang digunakan melalui mulut dan bisa kambuh bahkan setelah pengobatan tampaknya sangat berhasil. Penyakit kurap pada kepala bisa memerlukan pengobatan dengan obat-obatan yang digunakan dengan mulut untuk 4 sampai 6 minggu-atau bahkan lebih lama jika griseofulvin digunakan. Beberapa dokter memberikan kortikosteroid melalui mulut untuk anak dengan kerion pada kulit kepala. </p>
<p>Jika infeksi penyakit kurap keluar, infeksi bakteri bisa juga telah terbentuk. Beberapa infeksi bisa memerlukan pengobatan dengan antibiotik, yang lainnya dioleskan pada kulit atau diberikan melalui mulut. </p>
<p><strong>PENCEGAHAN</strong><br />
Sulit untuk mencegah Kurap. </p>
<p>Jamur yang menyebabkan kurap adalah umum dan menular bahkan sebelum gejala muncul. Namun, Anda dapat membantu mengurangi risiko penyakit kurap dengan mengambil langkah-langkah ini:</p>
<p>Didiklah diri Anda dan orang lain. Sadar akan risiko terinfeksi kurap dari orang atau binatang peliharaan. Beritahu anak-anak Anda tentang kurap, apa yang harus diperhatikan dan bagaimana untuk menghindari infeksi.<br />
Tetaplah bersih. Cuci tangan Anda sesering mungkin untuk menghindari penyebaran infeksi. Menjaga daerah umum atau berbagi tetap bersih, khususnya di sekolah-sekolah, pusat penitipan anak, pusat kebugaran dan kamar ganti.<br />
Tetap sejuk dan kering. Jangan memakai pakaian tebal untuk jangka waktu yang lama dalam keadaan hangat dan lembab. Hindari keringat berlebihan.</p>
<p>Hindari hewan yang terinfeksi. Infeksi sering terlihat seperti sepotong kulit di mana bulu yang hilang. Dalam beberapa kasus, meskipun, Anda mungkin tidak akan melihat adanya tanda-tanda penyakit. Tanyakan kepada dokter hewan untuk memeriksa hewan peliharaan dan hewan peliharaan untuk kurap.</p>
<p>Jangan berbagi barang pribadi. Jangan biarkan orang lain menggunakan pakaian, handuk, sisir atau barang pribadi lainnya. Menahan diri dari meminjam barang-barang dari orang lain juga.</p>
<p><a href="http://medicastore.com/penyakit/350/Kadas__Kurap.html" >sumber</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/apa-itu-kurap-atau-kadas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sakit Perut Gejala, Penyebab dan Solusinya</title>
		<link>http://doktersehat.com/sakit-perut-gejala-penyebab-dan-solusinya/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/sakit-perut-gejala-penyebab-dan-solusinya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Mar 2010 21:33:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit perut]]></category>
		<category><![CDATA[solusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=1101</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Ini penyakit sejuta umat, siapapun rasanya pernah terkena sakit perut. Beberapa hal di bawah akan membedakan jenis sakit perut yang Anda alami -ditinjau dari gejalanya, kemudian langkah pertama untuk mengatasinya. Tentu saja, pada kasus-kasus yang berat Anda butuh bantuan dari ahlinya -dokter di sebelah rumah Anda. Jadi, apa yang harus Anda lakukan? 1. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Ini penyakit sejuta umat, siapapun rasanya pernah terkena sakit perut. Beberapa hal di bawah akan membedakan jenis sakit perut  yang Anda alami -ditinjau dari gejalanya, kemudian langkah pertama untuk mengatasinya. Tentu saja, pada kasus-kasus yang berat Anda butuh bantuan dari ahlinya -dokter di sebelah rumah Anda.</p>
<p>Jadi, apa yang harus Anda lakukan?</p>
<p><strong>1. MAAG</strong></p>
<p><strong>Gejala:</strong> Rasa nyeri di derah uluhati, disertai keluhan lain seperti mual, muntah, perut kembung, cepat kenyang, dan bersendawa -terutama ketika Anda lapar.</p>
<p><strong>Penyebab:</strong> Macam-macam. Bisa karena makanan, terutama makanan yang mengandung gas seperti kol, ubi, dan sawi. Atau bisa juga disebabkan minuman seperti kopi, alkohol, dan soda. Selain faktor makanan, maag bisa dihubungan dengan faktor stres, merokok, dan konsumsi obat-obat penghilang rasa sakit termasuk obat rematik.</p>
<p><strong>Solusi:</strong> Sebenarnya obat-obatan antimaag yang mengandung antasida cukup untuk mengatasi gejalanya. Antasida ini berfungsi untuk menetralisir asam lambung. Tapi jika rasa sakit itu tidak berkurang, barangkali Anda perlu membuat janji dengan dokter. Jangan lupa, kurangi makanan yang bisa mengganggu kinerja lambung -makanan yang terlalu asam atau terlalu pedas. Dan mulai sekarang, makanlah dengan teratur.</p>
<p><strong>2. BATU EMPEDU</strong></p>
<p><strong>Gejala:</strong> Mereka yang memiliki batu pada kandung empedu biasanya merasakan nyeri ulu hati yang hilang timbul. Kadang kala, rasa nyeri itu seolah menjalar ke bagian belakang tubuh.</p>
<p><strong>Penyebab: </strong>Makanan berlemak atau bisa juga dikaitkan dengan kadar kolesterol yang terlalu tinggi. Batu empedu adalah endapan kolesterol, bilirubin, atau garam kalsium lainnya yang terbentuk di kantung empedu atau di dekat saluran empedu.</p>
<p><strong>Solusi</strong><strong>: </strong>Jika pada pemeriksaan dokter -yaitu dengan USG abdomen- sudah dipastikan adanya batu pada kandung empedu, maka sebaiknya Anda harus dioperasi. Apalagi jika batu itu batu kalsium atau batu non kalsium yang terlanjur membesar dan mengeras. Bagaimana lagi?<br />
<strong>3. USUS BUNTU</strong></p>
<p><strong>Gejala:</strong> Nyeri pada perut bagian kanan bawah. Biasanya disertai mual dan muntah, serta nyeri terus-menerus. Kadang kala, rasa nyerinya akan bertambah hingga tiga kali lipat ketika Anda harus berjalan. Badan Anda akan terasa tidak enak dan meriang. Akibat rasa sakit yang hebat, kadang kala Anda tak sadar untuk memegangi terus bagian perut bagian kanan bawah sambil&#8230; mengaduh.</p>
<p><strong>Penyebab:</strong> Kuman atau bakteri yang masuk. Jadi jika Anda menyangka penyebabnya adalah akibat terlalu banyak makan cabai atau biji-bijian, Anda termakan mitos.</p>
<p><strong>Solusi</strong><strong>: </strong>Jika Anda mengalami gejala sakit pada perut di bagian kanan bawah, segeralah ke dokter. Pastikan apakah gejala ini merupakan infeksi usus buntu (apendisitis akut). Jika ya, barangkali Anda harus menginap di rumah sakit untuk operasi. Operasi merupakan cara terbaik karena jika masalah ini didiamkan saja, maka ada kemungkinan usus tersebut pecah, infeksi menyebar ke seluruh perut, yang akibatnya sangat fatal.</p>
<p><strong>4. KOLERA</strong></p>
<p><strong>Gejala: </strong>Perut Anda seperti ditekan, merasa nyeri terutama di perut bagian bawah, lalu diikuti kejang otot perut. Perasaan mual dan muntah-muntah biasanya datang setelah mencret. Kolera sering juga disebut dengan penyakit muntaber karena gejala utamanya adalah muntah dan BAB.</p>
<p><strong>Penyebab: </strong>Kuman Vibrio cholerae yang punya nama alias lain iBacillus coma. Kuman ini disebarkan melalui makanan dan minuman yang tercemar.</p>
<p><strong>Solusi</strong><strong>: <a href="http://antibiotics-shop.com/" >antibiotics online</a>  </strong>Ganti cairan tubuh yang hilang dengan garam oralit. Bila kehilangan cairan tubuh cukup banyak dan penderita sudah tidak dapat menerima cairan dari mulut, maka cairan pengganti diberikan melalui infus.</p>
<p><strong><br />
5. BATU GINJAL</strong></p>
<p><strong>Gejala: </strong>Nyeri pada perut kiri atau kanan bawah yang menjalar menuju penis. Jika batu ginjal ini menyerang, boleh jadi Anda akan mengalami rasa nyeri yang luar biasa hebat akibat saluran kemih (yang mirip selang) akan meregang kuat akibat menahan air seni yang tak bisa keluar.<br />
Penyebab: Batu di saluran kencing (batu ureter). Nyeri yang dirasakan hilang timbul dan intensitas rasa sakitnya akan makin bertambah hebat ketika Anda kebelet kencing.</p>
<p><strong>Solusi</strong><strong>:</strong> Sebenarnya penghilang rasa sakit yang dijual bebas dapat diminum untuk mengurangi rasa nyerinya. Tapi tentu saja itu tergantung intensitas rasa sakitnya, jika terlalu hebat&#8230; pasrah sajalah. Pergi ke dokter merupakan langkah cerdas untuk mendapatkan obat penghilang rasa sakit yang biasanya diberikan melalui suntikan. Atau jika batunya terlalu besar dan keras, maka prosedur operasi akan dilakukan untuk menyelesaikan masalah. Ini adalah pelajaran agar Anda rajin minum -terutama jika Anda bekerja di ruangan ber-AC.</p>
<p><strong>6. SEMBELIT</strong></p>
<p><strong>Gejala: </strong>Nyeri pada perut yang hilang timbul, lokasinya berada di sekitar pusar. Nyeri ini muncul berkaitan dengan makanan yang Anda konsumsi atau akibat susah buang air besar.</p>
<p><strong>Penyebab:</strong> Akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kurang makan sayur-sayuran. Pada kasus yang berat, sembelit bisa disebabkan karena adanya halangan mekanis pada usus seperti radang pada dinding usus, kanker, atau usus yang menonjol keluar.</p>
<p><strong>Solusi</strong><strong>:</strong> Konsumsilah obat pencahar. Sesuaikan dengan penyebab sembelitnya, jika penyebabnya kotoran Anda terlalu keras beli obat pencahar yang melunakkan tinja, atau pilihlah obat pencahar yang membuat saluran pencernaan terasa penuh sehingga menimbulkan rangsangan untuk BAB, atau pilihlah pencahar yang bisa menyerap cairan.</p>
<p><strong>7. DISENTRI</strong></p>
<p><strong>Gejala: </strong>Rasa mulasnya barangkali hampir sama ketika isteri Anda hendak melahirkan. Yang bikin kesal Anda harus bolak-balik ke WC untuk BAB. Sehari mungkin Anda bisa 20 hingga 30 kali BAB, dan kotoran Anda akan mencret serta berlendir. Terkadang, kotoran itu disertai darah.</p>
<p><strong>Penyebab: </strong>Konsumsi makanan kotor yang telah terinfeksi kuman shigela dissentri atau amuba usus.</p>
<p><strong>Solusi:</strong><strong> </strong>Untuk mengobatinya, terlebih dahulu Anda harus mengganti cairan yang telah keluar dengan garam oralit. Pemberian antibiotika sangat penting untuk membunuh kuman. Tapi tetap saja upaya pencegahan lebih penting ketimbang pengobatan. Caranya adalah dengan menjaga kebersihan, membasmi lalat di rumah, serta menjaga makanan dan minuman dari kotoran.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/sakit-perut-gejala-penyebab-dan-solusinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>177</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kanker Lambung</title>
		<link>http://doktersehat.com/kanker-lambung/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/kanker-lambung/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2010 16:29:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[diagnosa]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[kanker lambung]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=963</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Tumor jinak di lambung agaknya tidak menimbulkan gejala atau masalah medis. Tetapi kadang-kadang, beberapa mengalami perdarahan atau berkembang menjadi kanker. Sekitar 99% kanker lambung adalah adenokarsinoma. Kanker lambung lainnya adalah leiomiosarkoma (kanker otot polos) dan limfoma. Kankler lambung lebih sering terjadi pada usia lanjut. Kurang dari 25 % kanker tertentu terjadi pada orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Tumor jinak di lambung agaknya tidak menimbulkan gejala atau masalah medis. Tetapi kadang-kadang, beberapa mengalami perdarahan atau berkembang menjadi kanker.</p>
<p>Sekitar 99% kanker lambung adalah adenokarsinoma.<br />
Kanker lambung lainnya adalah leiomiosarkoma (kanker otot polos) dan limfoma.</p>
<p>Kankler lambung lebih sering terjadi pada usia lanjut.<br />
Kurang dari 25 % kanker tertentu terjadi pada orang di bawah usia 50 tahun.<br />
Di Cina, Jepang, Cili dan Iceland, kanker lambung sering sekali ditemukan.<br />
Di AS, lebih sering terjadi pada orang miskin, orang kulit hitam dan orang yang tinggal di utara. Dan merupakan penyebab kematian no 7, yang terjadi pada sekitar 8 dari setiap 100.000 orang.</p>
<p><strong>PENYEBAB KANKER LAMBUNG</strong></p>
<p>Kanker lambung sering dimulai pada sisi dimana lapisan lambung meradang. Tetapi banyak ahli yakin bahwa peradangan adalah akibat dari kanker lambung, bukan sebagai penyebab kanker.<br />
Beberapa ahli berpendapat, ulkus gastrikum bisa menyebabkan kanker. Tapi kebanyakan penderita ulkus dan kanker lambung, kemungkinan sudah mengidap kanker yang tidak terdeteksi sebelum tukaknya terbentuk.</p>
<p>Helicobacter pylori, kuman yang memegang peranan penting dalam ulkus duodenalis, juga bisa berperan dalam terjadinya kanker lambung.</p>
<p>Polip lambung, suatu pertumbuhan jinak yang berbentuk bundar, yang tumbuh ke dalam rongga lambung, diduga merupakan pertanda kanker dan oleh karena itu polip selalu diangkat.<br />
Kanker mungkin terjadi bersamaan dengan jenis polip tertentu, yaitu polip yang lebih besar dari 1,8 cm atau polip yang jumlahnya lebih dari 1.</p>
<p><i>Faktor makanan tertentu diperkirakan berperan dalam pertumbuhan kanker lambung.</i><br />
Faktor-faktor ini meliputi :<br />
- asupan garam yang tinggi<br />
- asupan karbohidrat yang tinggi<br />
- asupan bahan pengawet (nitrat) yang tinggi<br />
- asupan sayuran hijau dan buah yang kurang.<br />
Tetapi tidak satupun dari faktor-faktor tersebut yang telah terbukti menyebabkan kanker.</p>
<p><B>GEJALA KANKER LAMBUNG</B></p>
<p>Pada stadium awal kanker lambung, gejalanya tidak jelas dan sering tidak dihiraukan.<br />
Jika gejalanya berkembang, bisa membantu menentukan dimana lokasi kanker lambung tersebut. Sebagai contoh, perasaan penuh atau tidak nyaman setelah makan bisa menunjukkan adanya kanker pada bagian bawah lambung.</p>
<p>Penurunan berat badan atau kelelahan biasanya disebabkan oleh kesulitan makan atau ketidakmampuan menyerap beberapa vitamin dan mineral.</p>
<p>Anemia bisa diakibatkan oleh perdarahan bertahap yang tidak menyebabkan gejala lainnya.<br />
Kadang penderita juga bisa mengalami muntah darah yang banyak (hematemesis) atau mengeluarkan tinja kehitaman (melena).</p>
<p>Bila kanker lambung bertambah besar, mungkin akan teraba adanya massa pada dinding perut.</p>
<p>Pada stadium awal, tumor lambung yang kecil bisa menyebar (metastasis) ke tempat yang jauh.<br />
Penyebaran tumor bisa menyebabkan pembesaran hati, sakit kuning (jaundice), pengumpulan cairan di perut (asites) dan nodul kulit yang bersifat ganas.<br />
Penyebaran kanker juga bisa menyebabkan pengeroposan tulang, sehingga terjadi patah tulang.</p>
<p><B>CARA MENDIAGNOSA <a href="http://basicpills.com/" >medications without a prescription</a>  KANKER LAMBUNG</B></p>
<p>Gejala kanker lambung bisa dikelirukan dengan tukak lambung.<br />
Bila gejala tidak hilang setelah penderita minum obat untuk ulkus atau bila gejalanya meliputi penurunan berat badan, maka dicurigai suatu kanker lambung.</p>
<p>Pemeriksaan rontgen yang menggunakan barium untuk menandai perubahan di permukaan lambung sering dilakukan, tetapi jarang bisa menemukan kanker lambung yang kecil dan dalam stadium awal.</p>
<p>Endoskopi adalah prosedur diagnostik yang paling baik karena :<br />
- memungkinkan dokter melihat lambung secara langsung<br />
- bisa mencari adanya Helicobacter pylori, kuman yang berperan dalam kanker lambung<br />
- bisa mengambil contoh jaringan untuk pemeriksaan mikroskopis.</p>
<p><B>TIPS PENGOBATAN</B><br />
Polip lambung jinak diangkat dengan menggunakan endoskopi.</p>
<p>Bila karsinoma ditemukan di dalam lambung, pembedahan biasanya dilakukan untuk mencoba menyembuhkannya.<br />
Sebagian besar atau semua lambung dan kelenjar getah bening di dekatnya ikut diangkat.</p>
<p>Bila karsinoma telah menyebar ke luar dari lambung, tujuan pengobatannya adalah untuk mengurangi gejala dan memperpanjang harapan hidup.<br />
Kemoterapi dan terapi penyinaran bisa meringankan gejala.<br />
Hasil kemoterapi dan terapi penyinaran pada limfoma lebih baik daripada karsinoma. Mungkin penderita akan bertahan hidup lebih lama bahkan bisa sembuh total. </p>
<p>sumber: medicastore</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/kanker-lambung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Usus Buntu / Apendistis</title>
		<link>http://doktersehat.com/mengenal-usus-buntu-apendistis/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/mengenal-usus-buntu-apendistis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 06:59:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[apendistis]]></category>
		<category><![CDATA[buntu]]></category>
		<category><![CDATA[demam]]></category>
		<category><![CDATA[diagnosa]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[usus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=881</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Apendisitis adalah merupakan peradangan pada usus buntu (apendiks) atau di kalangan masyarakan dikenal dengan penyakit usus buntu. Usus buntu merupakan penonjolan kecil yang berbentuk seperti jari, yang terdapat di usus besar, tepatnya di daerah perbatasan dengan usus halus. Apendisitis sering terjadi pada usia antara 10-30 tahun. Usus buntu sendiri mungkin memiliki beberapa fungsi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Apendisitis adalah merupakan peradangan pada usus buntu (apendiks) atau di kalangan masyarakan dikenal dengan penyakit usus buntu.</p>
<p>Usus buntu merupakan penonjolan kecil yang berbentuk seperti jari, yang terdapat di usus besar, tepatnya di daerah perbatasan dengan usus halus. Apendisitis sering terjadi pada usia antara 10-30 tahun. Usus buntu sendiri mungkin memiliki beberapa fungsi pertahanan tubuh, tapi bukan merupakan organ yang penting.</p>
<p><strong>PENYEBAB</strong></p>
<p>Penyebab apendisitis belum sepenuhnya dimengerti.<br />
Pada kebanyakan kasus, peradangan dan infeksi usus buntu mungkin didahului oleh adanya penyumbatan di dalam usus buntu. Bila peradangan berlanjut tanpa pengobatan, usus buntu bisa pecah.</p>
<p>Usus buntu yang pecah bisa menyebabkan :<br />
- masuknya kuman usus ke dalam perut, menyebabkan peritonitis, yang bisa berakibat fatal<br />
- terbentuknya abses<br />
- pada wanita, indung telur dan salurannya bisa terinfeksi dan menyebabkan penyumbatan pada saluran yang bisa menyebabkan kemandulan<br />
- masuknya kuman ke dalam pembuluh darah (septikemia), yang bisa berakibat fatal.</p>
<p><strong>GEJALA</strong></p>
<p>Apendisitis memiliki gejala kombinasi yang khas, yang terdiri dari mual, muntah dan nyeri yang hebat di perut kanan bagian bawah.<br />
Nyeri bisa secara mendadak dimulai di perut sebelah atas atau di sekitar pusar, lalu timbul mual dan muntah.</p>
<p>Setelah beberapa jam, rasa mual hilang dan nyeri berpindah ke perut kanan bagian bawah. Jika dokter menekan daerah ini, penderita merasakan nyeri tumpul dan jika penekanan ini dilepaskan, nyeri bisa bertambah tajam.</p>
<p>Demam bisa mencapai 37,8-38,8 derajat Celsius.</p>
<p>Pada bayi dan anak-anak, nyerinya bersifat menyeluruh, di semua bagian perut.<br />
Pada orang tua dan wanita hamil, nyerinya tidak terlalu berat dan di daerah ini nyeri tumpulnya tidak terlalu terasa.</p>
<p>Bila usus buntu pecah, nyeri dan demam bisa menjadi berat.<br />
Infeksi yang bertambah buruk bisa menyebabkan syok.</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Pemeriksaan darah menunjukan jumlah sel darah putih agak meningkat, sebagai respon terhadap infeksi.</p>
<p>Biasanya, pada stadium awal apendisitis, pemeriksaan-pemeeriksaan seperti foto rontgen, CT scan, dan USG kurang bermanfaat.</p>
<p>Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan gejalanya.</p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p>Pembedahan segera dilakukan, untuk mencegah terjadinya ruptur (peca), terbentuknya abses atau peradangan pada selaput rongga perut (peritonitis).</p>
<p>Pada hampir 15% pembedahan usus buntu, usus buntunya ditemukan normal. Tetapi <a href="http://basicpills.com/" >on line pharmacy</a>  penundaan pembedahan sampai ditemukan penyebab nyeri perutnya, dapat berakibat fatal. Usus buntu yang terinfeksi bisa pecah dalam waktu kurang dari 24 jam setelah gejalanya timbul. Bahkan meskipun apendisitis bukan penyebabnya, usus buntu tetap diangkat. Lalu dokter bedah akan memeriksa perut dan mencoba menentukan penyebab nyeri yang sebenarnya.</p>
<p>Pembedahan yang segera dilakukan bisa mengurangi angka kematian pada apendisitis.<br />
Penderita dapat pulang dari rumah sakit dalam waktu 2-3 hari dan penyembuhan biasanya cepat dan sempurna.</p>
<p>Usus buntu yang pecah, prognosisnya lebih serius. 50 tahun yang lalu, kasus yang ruptur sering berakhir fatal. Dengan pemberian antibiotik, angka kematian mendekati nol.</p>
<p>sumber:  medicastore</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/mengenal-usus-buntu-apendistis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Informasi Leukimia Kanker Darah</title>
		<link>http://doktersehat.com/informasi-leukimia-kanker-darah/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/informasi-leukimia-kanker-darah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 17:41:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[diagnosa]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[leukimia]]></category>
		<category><![CDATA[tanda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=859</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Leukemia (kanker darah) adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone marrow). Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh) dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Leukemia (kanker darah) adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone marrow). Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah).</p>
<p>Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak dimasa kecilnya, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih me-reproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri. Tubuh manusia akan memberikan tanda/signal secara teratur kapankah sel darah diharapkan be-reproduksi kembali.</p>
<p>Pada kasus Leukemia (kanker darah), sel darah putih tidak merespon kepada tanda/signal yang diberikan. Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol (abnormal) akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Jumlah sel darah putih yang abnormal ini bila berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya, Seseorang dengan kondisi seperti ini (Leukemia) akan menunjukkan beberapa gejala seperti; mudah terkena penyakit infeksi, anemia dan perdarahan.</p>
<p><strong>Penyakit Leukemia Akut dan Kronis</strong></p>
<p>Leukemia akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat, mematikan, dan memburuk. Apabila hal ini tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan kematian dalam hitungan minggu hingga hari. Sedangkan leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun.</p>
<p><strong>Leukemia diklasifikasikan berdasarkan jenis sel</strong></p>
<p>Ketika pada pemeriksaan diketahui bahwa leukemia mempengaruhi limfosit atau sel limfoid, maka disebut leukemia limfositik. Sedangkan leukemia yang mempengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil, disebut leukemia mielositik.</p>
<p>Dari klasifikasi ini, maka Leukemia dibagi menjadi empat type sebutan;</p>
<ol>
<li>Leukemia limfositik akut (LLA). Merupakan tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih.</li>
<li>Leukemia mielositik akut (LMA). Ini lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak-anak. Tipe ini dahulunya disebut leukemia nonlimfositik akut.</li>
<li>Leukemia limfositik kronis (LLK). Hal ini sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Kadang-kadang juga diderita <a href="http://basicpills.com/" >medications online</a>  oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak.</li>
<li>Leukemia mielositik kronis (LMK) sering terjadi pada orang dewasa. Dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit.</li>
</ol>
<p><strong>Penyebab Penyakit Leukemia</strong></p>
<p>Sampai saat ini penyebab penyakit leukemia belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi frekuensi terjadinya leukemia.</p>
<ol>
<li>Radiasi. Hal ini ditunjang dengan beberapa laporan dari beberapa riset yang menangani kasus Leukemia bahwa Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia, Penerita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia, Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.</li>
<li>Leukemogenik. Beberapa zat kimia dilaporkan telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, misalnya racun lingkungan seperti benzena, bahan kimia inustri seperti insektisida, obat-obatan yang digunakan untuk kemoterapi.</li>
<li>Herediter. Penderita Down Syndrom memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.</li>
<li>Virus. Beberapa jenis virus dapat menyebabkan leukemia, seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.</li>
</ol>
<p><strong>Tanda dan Gejala Penyakit Leukemia</strong></p>
<p>Gejala Leukemia yang ditimbulkan umumnya berbeda diantara penderita, namun demikian secara umum dapat digambarkan sebagai berikut:</p>
<ul>
<li> Anemia. Penderita akan menampakkan cepat lelah, pucat dan bernafas cepat (sel darah merah dibawah normal menyebabkan oxygen dalam tubuh kurang, akibatnya penderita bernafas cepat sebagai kompensasi pemenuhan kekurangan oxygen dalam tubuh).</li>
<li>Perdarahan. Ketika Platelet (sel pembeku darah) tidak terproduksi dengan wajar karena didominasi oleh sel darah putih, maka penderita akan mengalami perdarahan dijaringan kulit (banyaknya jentik merah lebar/kecil dijaringan kulit).</li>
<li>Terserang Infeksi. Sel darah putih berperan sebagai pelindung daya tahan tubuh, terutama melawan penyakit infeksi. Pada Penderita Leukemia, sel darah putih yang diterbentuk adalah tidak normal (abnormal) sehingga tidak berfungsi semestinya. Akibatnya tubuh si penderita rentan terkena infeksi virus/bakteri, bahkan dengan sendirinya akan menampakkan keluhan adanya demam, keluar cairan putih dari hidung (meler) dan batuk.</li>
<li>Nyeri Tulang dan Persendian. Hal ini disebabkan sebagai akibat dari sumsum tulang (bone marrow) mendesak padat oleh sel darah putih.</li>
<li>Nyeri Perut. Nyeri perut juga merupakan salah satu indikasi gejala leukemia, dimana sel leukemia dapat terkumpul pada organ ginjal, hati dan empedu yang menyebabkan pembesaran pada organ-organ tubuh ini dan timbulah nyeri. Nyeri perut ini dapat berdampak hilangnya nafsu makan penderita leukemia.</li>
<li>Pembengkakan Kelenjar Lympa. Penderita kemungkinan besar mengalami pembengkakan pada kelenjar lympa, baik itu yang dibawah lengan, leher, dada dan lainnya. Kelenjar lympa bertugas menyaring darah, sel leukemia dapat terkumpul disini dan menyebabkan pembengkakan.</li>
<li>Kesulitan Bernafas (Dyspnea). Penderita mungkin menampakkan gejala kesulitan bernafas dan nyeri dada, apabila terjadi hal ini maka harus segera mendapatkan pertolongan medis.</li>
</ul>
<p><strong>Diagnosa Penyakit Leukemia (Kanker Darah)</strong></p>
<p>Penyakit Leukemia dapat dipastikan dengan beberapa pemeriksaan, diantaranya adalah ; Biopsy, Pemeriksaan darah {complete blood count (CBC)}, CT or CAT scan, magnetic resonance imaging (MRI), X-ray, Ultrasound, Spinal tap/lumbar puncture.</p>
<p><strong>Penanganan dan Pengobatan Leukemia</strong></p>
<p>Penanganan kasus penyakit Leukemia biasanya dimulai dari gejala yang muncul, seperti anemia, perdarahan dan infeksi. Secara garis besar penanganan dan pengobatan Leukemia bisa dilakukan dengan cara single ataupun gabungan dari beberapa metode dibawah ini:</p>
<p>1. Chemotherapy/intrathecal medications<br />
2. Therapy Radiasi. Metode ini sangat jarang sekali digunakan<br />
3. Transplantasi bone marrow (sumsum tulang)<br />
4. Pemberian obat-obatan tablet dan suntik<br />
5. Transfusi sel darah merah atau platelet.</p>
<p>Sistem Therapi yang sering digunakan dalam menangani penderita leukemia adalah kombinasi antara Chemotherapy (kemoterapi) dan pemberian obat-obatan yang berfokus pada pemberhentian produksi sel darah putih yang abnormal dalam bone marrow. Selanjutnya adalah penanganan terhadap beberapa gejala dan tanda yang telah ditampakkan oleh tubuh penderita dengan monitor yang komprehensive.</p>
<p>sumber: infopenyakit.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/informasi-leukimia-kanker-darah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa itu Reye Syndrome ?</title>
		<link>http://doktersehat.com/reye-syndrome-gejala-pengobatan/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/reye-syndrome-gejala-pengobatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 04:17:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[otak]]></category>
		<category><![CDATA[reye syndrome]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=833</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Reye&#8217;s syndrome (RS) adalah terutama penyakit anak-anak, meskipun ia dapat terjadi pada segala umur. Ia mempengaruhi semua organ-organ tubuh namin adalah paling berbahaya pada otak dan hati &#8211; menyebabkan peningkatan yang akut dari tekanan dalam otak dan, seringkali akumulasi lemak yang besar-besaran pada hati dan organ-organ lain. RS didefinisikan sebagai penyakit dua fase [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Reye&#8217;s syndrome (RS) adalah terutama penyakit anak-anak, meskipun ia dapat terjadi pada segala umur. Ia mempengaruhi semua organ-organ tubuh namin adalah paling berbahaya pada otak dan hati &#8211; menyebabkan peningkatan yang akut dari tekanan dalam otak dan, seringkali akumulasi lemak yang besar-besaran pada hati dan organ-organ lain. RS didefinisikan sebagai penyakit dua fase karena ia umumnya terjadi dalam hubungan dengan infeksi virus sebelumnya, seperti flu atau chicken pox (cacar air). Penyakit umumnya terjadi sewaktu kesembuhan dari infeksi virus, meskipun ia dapat juga berkembang 3 sampai 5 hari setelah penimbulan penyakit virus. RS seringkali disalahartikan sebagai encephalitis, meningitis, diabetes, overdosis obat, keracunan, sindrom kematian bayi yang tiba-tiba, atau peyakit psychiatric (jiwa).</p>
<p><strong>Gejala-Gejala Dari Reye Syndrome</strong></p>
<p>Gejala-gejala dari Reye syndrome termasuk:</p>
<ul>
<li>muntah yang gigih atau berulan</li>
<li>kelesuan</li>
<li>perubahan-perubahan kepribadian termasuk sifat lekas marah atau menyerang</li>
<li>disorientasi atau kebingungan</li>
<li>delirium (mengigau)</li>
<li>convulsions</li>
<li>kehilangan kesadaran.</li>
</ul>
<p>Jika gejala-gejala ini hadir selama atau segera setelah penyakit virus, perhatian medis harus segera dicari. Gejala-gejala dari RS pada bayi-bayi tidak mengikuti pola yang khas; contohnya, muntah tidak selalu terjadi.</p>
<p><strong> Penyebab Reye Syndrome</strong></p>
<p>Penyebab dari RS tetap adalah misteri. Bagaimanapun studi-studi telah menunjukan bahwa menggunakan aspirin atau obat-obat yang mengandung salicylate untuk merawat penyakit virus meningkatkan risiko mengembangkan RS. Dokter harus dikonsultasikan sebelum memberi anak segala aspirin atau obat-obat anti mual selama penyakit virus, yang dapat menyembunyikan   gejala-gejala dari RS.</p>
<p><strong>Adakah Perawatan Untuk Reye Syndrome ?</strong></p>
<p>Tidak ada penyembuhan untuk RS. Menajemen yang sukses, yang tergantung pada diagnosis dini, adalah terutama ditunjukan pada perlindungan otak terhadap kerusakan yang tidak dapat dibalikan dengan mengurangi pembengkakan otak, membalikan luka metabolik, mencegah komplikasi-komplikasi pada paru-paru, dan mengantisipasi cardiac arrest (berhentinya jantung). Telah dipelajari bahwa beberapa kesalahan-kesalahan metabolisme yang dibawa sejak lahir meniru RS dimana manifestasi pertama dari kesalahan-kesalahan ini mungkin adalah encephalopathy dengan disfungsi hati. Penyakit-penyakit in harus dipertimbangkan pada semua kasus-kasus RS yang dicurigai. Beberapa bukti menyarankan bahwa perawatan pada stadium-stadium akhir dari RS dengan hypertonic IV glucose solutions mungkin mencegah progresi dari sindrom.</p>
<p><strong>Prognosis (Harapan) Dengan Reye Syndrome</strong></p>
<p>Kesembuhan dari RS secara langsung dihubungkan pada keparahan dari pembengkakan otak. Beberapa orang-orang sembuh sepenuhnya, sementara yang lain-lain mungkin menahan beragam derajat-derajat kerusakan otak. Kasus-kasus dimana penyakit berlanjut dengan cepat dan pasien jatuh kedalam koma mempunyai prognosis yang lebih buruk daripada yang dengan perjalanan penyakit yang kurang parah. Statistik-statistik mengindikasi bahwa ketika RS didiagnosa dan dirawat pada stadium-stadium dininya, kesempatan-kesempatan kesembuhan adalah sangat baik. Jika diagnosis dan perawatan ditunda, kesempatan-kesempatan untuk kesembuhan yang sukses dan kelangsunagn hidup adalah sangat berkurang. Kecuali RS didiagnosa dan dirawat dengan sukses, kematian adalah umum, seringkali dalam beberapa hari.<br />
Informasi Tambahan</p>
<p><strong><br />
Tipe Aspirin Mana Yang Aman ?</strong></p>
<p>Tidak ada satupun. Semua obat yang dilabel sebagai &#8220;aspirin&#8221; atau mempunyai produk-produk aspirin didalamnya harus dihindari, tidak perduli apakah mereka bermerek nama aspirin atau generik. Nama kimia untuk aspirin adalah acetyl salicylate atau acetylsalicylic acid.<br />
<strong> Adakah Obat-Obat Yang Bebas Resep Atau Diresepkan Yang Aman ?</strong></p>
<p>Tidak perlu demikian. Hanya karena obat tidak disebut &#8220;aspirin&#8221;, itu tidak berarti ia bebas dari aspirin. Banyak obat-obat yang bebas resep mengandung aspirin (acetylsalicylic acid), atau sodium atau bismuth salicylates yang secara kimia dihubungkan pada aspirin. Juga, beberapa produk-produk topical mungkin mengandung aspirin.<br />
Obat Apa Yang Direkomendasikan Untuk Anak-Anak Dengan Demam ?</p>
<p>Obat yang disukai untuk anak-anak dengan demam adalah acetaminophen (Tylenol, dll), ibuprofen (Advil, Motrin, dll), naproxen sodium (Aleve).</p>
<p>sumber: totalkesehatananda</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/reye-syndrome-gejala-pengobatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gejala Kanker Otak</title>
		<link>http://doktersehat.com/gejala-kanker-otak/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/gejala-kanker-otak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 21:14:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[otak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Dokter Sehat -Seperti bagian-bagian tubuh lain, otak bisa terkena tumor maupun kanker. Bedanya, jika pada bagian tubuh lain tumor jinak kadang tidak mengganggu dan tidak berbahaya, di otak tumor jinak pun bisa sangat mengganggu dan membahayakan nyawa. Banyaknya bagian otak yang memiliki fungsi pengaturan tubuh yang berbeda-beda membuat tumor dan kanker otak memiliki gejala yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com" >Dokter Sehat</a> -Seperti bagian-bagian tubuh lain, otak bisa terkena tumor maupun kanker. Bedanya, jika pada bagian tubuh lain tumor jinak kadang tidak mengganggu dan tidak berbahaya, di otak tumor jinak pun bisa sangat mengganggu dan membahayakan nyawa.</p>
<p>Banyaknya bagian otak yang memiliki fungsi pengaturan tubuh yang berbeda-beda membuat tumor dan kanker otak memiliki gejala yang sangat variatif. Gejala yang muncul sangat tergantung di bagian otak mana tumor tersebut muncul.</p>
<p>Dr. Iskandar Japardi menjelaskan gejala umum tumor dan kanker otak adalah sebagai berikut:</p>
<p>Gejala Serebral Umum<br />
Dapat berupa perubahan mental yang ringan (psikomotor asthenia), yang dapat dirasakan oleh keluarga dekat penderita berupa: mudah tersinggung, emosi, labil, pelupa, perlambatan aktivitas mental dan sosial, kehilangan inisiatif dan spontanitas, mungkin diketemukan ansietas dan depresi. Gejala ini berjalan progresif dan dapat dijumpai pada 2/3 kasus.</p>
<p>Nyeri Kepala<br />
Diperkirakan 1% penyebab nyeri kepala adalah tumor otak dan 30% gejala awal tumor otak adalah nyeri kepala. Sedangkan gejala lanjut diketemukan 70% kasus. Sifat nyeri kepala bervariasi dari ringan dan episodik sampai berat dan berdenyut, umumnya bertambah berat pada malam hari dan pada saat bangun tidur pagi serta pada keadaan dimana terjadi peninggian tekanan tinggi intrakranial. Adanya nyeri kepala dengan psikomotor asthenia perlu dicurigai tumor otak.</p>
<p>Muntah<br />
Terdapat pada 30% kasus dan umumnya meyertai nyeri kepala. Lebih sering dijumpai pada tumor di fossa posterior, umumnya muntah bersifat proyektil dan tak disertai dengan mual.</p>
<p>Kejang<br />
Bangkitan kejang dapat merupakan gejala awal dari tumor otak pada 25% kasus, dan lebih dari 35% kasus pada stadium lanjut. Diperkirakan 2% penyebab bangkitan kejang adalah tumor otak.<br />
Perlu dicurigai penyebab bangkitan kejang adalah tumor otak bila:<br />
- Bangkitan kejang pertama kali pada usia lebih dari 25 tahun<br />
- Mengalami post iktal paralisis<br />
- Mengalami status epilepsi<br />
- Resisten terhadap obat-obat epilepsi<br />
- Bangkitan disertai dengan gejala tekanan tinggi intrakranial lain.<br />
Bangkitan kejang ditemui pada 70% tumor otak di korteks, 50% pasien dengan astrositoma, 40% pada pasien meningioma, dan 25% pada glioblastoma.</p>
<p>Gejala Tekanan Tinggi Intrakranial (TTIK)<br />
Berupa keluhan nyeri kepala di daerah frontal dan oksipital yang timbul pada pagi hari dan malam hari, muntah proyektil dan penurunan kesadaran. Pada pemeriksaan diketemukan papil udem. Keadaan ini perlu tindakan segera karena setiap saat dapat timbul ancaman herniasi. Selain itu dapat dijumpai parese N.VI akibat teregangnya N.VI oleh TTIK. Tumor-tumor yang sering memberikan gejala TTIK tanpa gejala-gejala fokal maupun lateralisasi adalah meduloblatoma, spendimoma dari ventrikel III, haemangioblastoma serebelum, dan craniopharingioma.</p>
<p>Selain gejala umum di atas ada gejala-gejala spesifik berdasarkan lokasi dan fungsi otak yang diserang. Antara lain:</p>
<p>Tumor pada Lobus Frontal:<br />
- Perubahan perilaku dan kepribadian<br />
- Penurunan kemampuan menilai sesuatu<br />
- Penurunan daya penciuman<br />
- Penurunan daya ingat<br />
- Kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh<br />
- Penurunan fungsi mental/kognitif<br />
- Penurunan penglihatan dan radang syaraf mata</p>
<p>Tumor pada Lobus Parietal:<br />
- Penurunan kemampuan bicara<br />
- Tidak bisa menulis<br />
- Tidak mampu mengenali seseorang<br />
- Kejang-kejang<br />
- Disorientasi ruang</p>
<p>Tumor pada Lobus Oksipital:<br />
- Kehilangan penglihatan pada salah satu atau kedua belah mata<br />
- Kejang-kejang</p>
<p>Tumor pada Lobus Temporal:<br />
- Penurunan kemampuan bicara<br />
- Kejang-kejang<br />
- Kadang tanpa gejala sama sekali</p>
<p>Tumor pada Fosa Posterior:<br />
- Gangguan berjalan<br />
- Nyeri kepala<br />
- Muntah</p>
<p>Tumor pada Cerebello Pontin Angie:<br />
- Gangguan pendengaran</p>
<p>Tumor pada Batang Otak:<br />
- Perubahan perilaku dan emosional (lebih sensitif, mudah tersinggung)<br />
- Sulit bicara dan menelan<br />
- Mengantuk<br />
- Sakit kepala, terutama pada pagi hari<br />
- Kehilangan pendengaran<br />
- Kelemahan syaraf pada salah satu sisi wajah<br />
- Kelemahan syaraf pada salah satu sisi tubuh<br />
- Gerakan tak terkontrol<br />
- Kehilangan penglihatan, kelopak mata menutup, juling, dll.<br />
- Muntah</p>
<p>Tumor pada Selaput Otak:<br />
- Sakit kepala<br />
- Kehilangan pendengaran<br />
- Gangguan bicara<br />
- Inkontinensi (tidak mampu mengontrol buang air kecil/besar)<br />
- Gangguan mental dan emosional (apatis, anarkis, dll)<br />
- Mengantuk berkepanjangan<br />
- Kejang-kejang<br />
- Kehilangan penglihatan</p>
<p>Tumor pada Kelenjar Pituitary:<br />
- Berhenti menstruasi (amenorrhea)<br />
- Memproduksi air susu<br />
- Impotensi</p>
<p>Tumor pada Hipotalamus:<br />
- Gangguan perkembangan seksual pada anak-anak<br />
- Kerdil<br />
- Berhenti menstruasi (amenorrhea)<br />
- Gangguan cairan dan elektrolit</p>
<p>Tumor pada Ventrikel:<br />
- Hidrosefalus<br />
- Leher kaku<br />
- Kepala miring<br />
- Nyeri kepala mendadak<br />
- Penglihatan kabur<br />
- Penurunan kesadaran</p>
<p>Walaupun mengalami salah satu atau beberapa gejala seperti di atas saja, belum tentu seseorang mengidap tumor atau kanker otak. Untuk memastikannya perlu dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter spesialis (bedah) syaraf dan pemeriksaan lanjutan seperti CT scan, MRI, angiogram, myelogram, spinal tap, serta biopsi.<br />
(Dicuplik dari Titah Rahayu/rumahkanker.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/gejala-kanker-otak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>72</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kanker Usus Besar Gejala dan Penyebabnya</title>
		<link>http://doktersehat.com/kanker-usus-besar-gejala-dan-penyebabnya/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/kanker-usus-besar-gejala-dan-penyebabnya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 18:19:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[stress]]></category>
		<category><![CDATA[usus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat &#8211; Sebagai saluran terakhir pencernaan makanan, usus berpotensi terkena kanker dari makanan yang kita konsumsi. Ada lima stadium dengan sifat masing-masing dan besaran kemungkinan bertahan hidup yang semakin kecil bagi pasien. Gejala Lelah, sesak napas waktu bekerja, dan kepala terasa pening. Pendarahan pada rektum, rasa kenyang bersifat sementara, atau kram lambung serta adanya tekanan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DokterSehat &#8211; Sebagai saluran terakhir pencernaan makanan, usus berpotensi terkena kanker dari makanan yang kita konsumsi. Ada lima stadium dengan sifat masing-masing dan besaran kemungkinan bertahan hidup yang semakin kecil bagi pasien.</p>
<p><strong>Gejala<br />
</strong></p>
<ul>
<li>Lelah, sesak napas waktu bekerja, dan kepala terasa pening.</li>
<li>Pendarahan pada rektum, rasa kenyang bersifat sementara, atau kram lambung serta adanya tekanan pada rektum.</li>
<li>Adanya darah dalam tinja, seperti terjadi pada penderita pendarahan lambung, polip usus, atau wasir.</li>
<li>Pucat, sakit pada umumnya, malnutrisi, lemah, kurus, terjadi cairan di dalam rongga perut, pembesaran hati, serta pelebaran saluran limpa.</li>
</ul>
<p><strong>Penyebab<br />
</strong></p>
<ul>
<li>Kontak dengan zat-zat kimia tertentu seperti logam berat, toksin, dan ototoksin serta gelombang elektromagnetik.</li>
<li>Pola makan yang buruk, antara lain terlalu banyak daging dan lemak yang tidak diimbangi buah dan sayuran segar yang banyak mengandung serat.</li>
<li>Zat besi yang berlebihan diantaranya terdapat pada pigmen empedu, daging sapi dan kambing serta tranfusi darah.</li>
<li>Lemak jenuh dan asam lemak omega-6 (asam linol).</li>
<li>Minuman beralkohol, khususnya bir. Usus mengubah alkohol menjadi asetilaldehida yang meningkatkan risiko menderita kanker kolon.</li>
<li>Obesitas.</li>
<li>Bekerja sambil duduk seharian, seperti para eksekutif, pegawai administrasi, atau pengemudi kendaraan umum.</li>
</ul>
<p><strong>Pemeriksaan medis<br />
</strong><br />
Fiberoptik kolonoskopi:<br />
Memasukkan sejenis pipa terbuat dari serat optik ke dalam usus melalui anus (dubur). Kamera yang terdapat pada alat itu bisa digunakan untuk melakukan pemeriksaan apakah dalam usus terdapat polip atau tidak.</p>
<p>CT Scan.</p>
<p>Pemeriksaan darah:<br />
Menentukan tumor marker CEA (carcino-embryonis antigen) dalam darah.</p>
<p><strong>Perawatan<br />
</strong> Kemoterapi<br />
Radiasi</p>
<p><strong>Operasi<br />
</strong>Pemotongan usus besar yang sakit, dan menyambungkan kembali dua ujung bagian usus besar yang sehat.</p>
<p><strong>Teknik laparoskopi:<br />
</strong>Melalui beberapa lubang kecil yang dibuat dibeberapa titik di perut. Operasi dilakukan dengan alat-alat kecil yang dioperasikan lewat lubang-lubang itu dan dipantau lewat layar monitor.</p>
<p><strong>Pencegahan<br />
</strong></p>
<ul>
<li>Konsumsi banyak makanan berserat. Untuk memperlancar buang air besar dan menurunkan derajat keasaman, kosentrasi asam lemak, asam empedu, dan besi dalam usus besar.</li>
<li>Asam lemak omega-3, yang banyak terdapat dalam ikan tertentu.</li>
<li>Kosentrasi kalsium, vitamin A, C, D, dan E dan betakarotin.</li>
<li> Susu yang mengandung Lactobacillus acidophilus.</li>
<li>Berolahraga dan banyak bergerak sehingga semakin mudah dan teratur untuk buang air besar.</li>
<li>Hidup rileks dan kurangi stres.</li>
</ul>
<p><strong>Deteksi Dini<br />
</strong>Seperti halnya deteksi dini kanker mulut rahim menggunakan papsmear atau untuk kanker payudara memakai mamografi, terhadap kanker kolon pun bisa dilakukan deteksi dini.</p>
<p>Deteksi dini kanker kolon dianjurkan kepada mereka yang telah menginjak usia 50 tahun. Tetapi bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga pernah terkena kanker ovarium, kolon dan kanker paru, disarankan melakukan deteksi dini sebelum usia 50 tahun.</p>
<p>Kanker kolon dianggap sebagai penyakit yang perjalanannya lambat. Karena itu masyarakat dianjurkan melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan darah yang ada dalam tinja dan kolonoskopi.</p>
<p>&#8220;Sebaiknya deteksi dini dilakukan sejak usia 40 tahun bagi yang memang memiliki riwayat ketiga jenis kanker tersebut dalam keluarganya,&#8221; kata dr Aru W Sudoyo, konsultan hematologi dan onkologi medik dari FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo kepada Media Indonesia, pekan lalu di ruang kerjanya.</p>
<p>Apalagi bagi mereka yang telah mengalami gejala, seperti perdarahan pada saat buang air besar dan tertutupnya jalan usus atau penyumbatan,&#8221; lanjut Aru, deteksi dini sangat disarankan.</p>
<p><em>Menurut Aru, beberapa prosedur deteksi dini kanker kolon antara lain:<br />
</em><br />
Pemeriksaan colok dubur oleh dokter bila seseorang mencapai usia 50 tahun. Pemeriksaan tersebut sekaligus untuk mengetahui adanya kelainan pada prostat.</p>
<p>Setelah itu, dilakukan pemeriksaan laboratorium yaitu pemeriksaan darah samar (occult blood) secara berkala, apakah terdapat darah pada tinja atau tidak. Kemudian pemeriksaan secara visual dengan endoskopi di kolon atau disebut kolonoskopi. Pemeriksaan kolonoskopi atau teropong usus ini dianjurkan segera dilakukan bagi mereka yang sudah mencapai usia 50 tahun.</p>
<p>Pemeriksaan kolonoskopi relatif aman, tidak berbahaya, namun pemeriksaan ini tidak menyenangkan. Kolonoskopi dilakukan untuk menemukan kanker kolorektal sekaligus mendapatkan jaringan untuk diperiksa di laboratorium patologi. Pada pemeriksaan ini diperlukan alat endoskopi fiberoptik yang digunakan untuk pemeriksaan kolonoskopi. Alat tersebut dapat melihat sepanjang usus besar, memotretnya, sekaligus biopsi tumor bila ditemukan.</p>
<p>Cara lain untuk menunjang diagnosis kanker kolon adalah dengan enema barium. Pada pemeriksaan enema barium, bahan cair barium dimasukkan ke usus besar melalui dubur dan siluet (bayangan)-nya dipotret dengan alat rontgen. Pada pemeriksaan ini hanya dapat dilihat bahwa ada kelainan, mungkin tumor, dan bila ada perlu diikuti dengan pemeriksaan kolonoskopi.</p>
<p>Pemeriksaan ini juga dapat mendeteksi kanker dan polip yang besarnya melebihi satu sentimeter. Kelemahannya, pada pemeriksaan ini tidak dapat dilakukan biopsi.</p>
<p>Dengan kolonoskopi dapat dilihat kelainan berdasarkan gambaran makroskopik. Bila tidak ada penonjolan atau ulkus, pengamatan kolonoskopi ditujukan pada kelainan warna, bentuk permukaan, dan gambaran pembuluh darahnya. Aru mengatakan dengan deteksi dini diharapkan kanker kolon dapat segera ditangani atau diterapi. Beberapa terapi, seperti kemoterapi dan radiasi dapat dilakukan untuk mengatasi kanker kolon</p>
<p>(IJ/S-4)</p>
<p>Sumber : Koran Media Indonesia, Edisi Rabu, 12 April 2006/NO. 9244/TAHUN XXXVII</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/kanker-usus-besar-gejala-dan-penyebabnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- This Quick Cache file was built for (  doktersehat.com/tag/gejala/feed/ ) in 0.37800 seconds, on May 23rd, 2012 at 2:28 pm UTC. -->
<!-- This Quick Cache file will automatically expire ( and be re-built automatically ) on May 23rd, 2012 at 3:28 pm UTC -->
