<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dokter Sehat &#187; diagnosa</title>
	<atom:link href="http://doktersehat.com/tag/diagnosa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://doktersehat.com</link>
	<description>Informasi Kesehatan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 02:38:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Apa itu Kurap atau Kadas?</title>
		<link>http://doktersehat.com/apa-itu-kurap-atau-kadas/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/apa-itu-kurap-atau-kadas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 11:49:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Kelamin]]></category>
		<category><![CDATA[diagnosa]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[kadas]]></category>
		<category><![CDATA[kurap]]></category>
		<category><![CDATA[tanda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=1203</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com - Penyakit kurap / kurap/Ringworm (tinea) adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh beberapa jamur yang berbeda dan bisanya dikelompokkan berdasarkan lokasinya pada tubuh. Meskipun namanya, infeksi ringworm tidak berhubungan dengan cacing. Nama tersebut timbul karena tambalan kulit berbentuk gelang yang diciptakan oleh infeksi tersebut. PENYEBAB KURAP / KADAS Berbagai jenis jamur. JENIS KURAP / [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com </a>- Penyakit kurap / kurap/Ringworm (tinea) adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh beberapa jamur yang berbeda dan bisanya dikelompokkan berdasarkan lokasinya pada tubuh. Meskipun namanya, infeksi ringworm tidak berhubungan dengan cacing. Nama tersebut timbul karena tambalan kulit berbentuk gelang yang diciptakan oleh infeksi tersebut. </p>
<p><strong>PENYEBAB KURAP / KADAS</strong><br />
Berbagai jenis jamur. </p>
<p><strong>JENIS KURAP / KADAS</p>
<p></strong></p>
<p><em><strong>Athlete&#8217;s foot </strong></em></p>
<p>Disebut juga kadas/kurap di kaki, merupakan suatu infeksi jamur yang biasanya muncul pada cuaca panas/hangat. </p>
<p>Biasanya disebabkan oleh Trichophyton atau Epidermophyton, yaitu jamur yang bisa tumbuh di daerah yang lembab dan hangat, diantara jari-jari kaki. </p>
<p>Jamur bisa menyebabkan terbentuknya sisik-sisik yang sangat halus tanpa gejala lainnya atau sisik-sisik yang lebih kadar disertai ruam yang terasa gatal, kasar dan menimbulkan nyeri di sela-sela jari kaki dan di tepian kaki. </p>
<p>Juga bisa terbentuk lepuhan yang berisi cairan. </p>
<p>Jamur bisa menyebabkan kaki menjadi retak-retak sehingga terjadi infeksi bakteri, terutama pada penderita usia lanjut dan penderita gannguan aliran darah ke kaki. </p>
<p><em><strong>Kadas/kurap di selangkangan </strong></em></p>
<p>Disebut juga jick itch dan bisa disebabkan oleh sejumlah jamur. </p>
<p>Lebih sering ditemukan pada pria dan lebih sering terjadi pada cuaca hangat. </p>
<p>Infeksi menyebabkan kemerahan berbentuk seperti cincin, kadang disertai lepuhan kecil di kulit sekitar selangkakan dan kulit paha atas bagian dalam. </p>
<p>Bisa menimbulkan gatal-gatal dan bahkan nyeri. </p>
<p>Meskipun telah diobati sering terjadi infeksi ulangan. </p>
<p><em><strong>Kadas/kurap di kulit kepala </strong></em></p>
<p>Penyebabnya adalah Trichophyton atau Microsporum. </p>
<p>Penyakit ini sangat menular, terutama pada anak-anak. </p>
<p>Bisa menyebabkan terbentuknya ruam merah bersisik yang kadang terasa gatal atau menyebabkan kerontokan rambut yang meninggalkan bercak pitak tanpa disertai ruam. </p>
<p><strong><em>Kadas/kurap di kuku</em></strong></p>
<p>Penyakit kurap kuku (tinea unguium, onychomycosis) adalah infeksi kuku paling sering yang disebabkan oleh Trichophyton. Jamur bisa masuk ke dalam kuku, menghasilkan penebalan, tak bercahaya, dan kuku berubah bentuk. Infeksi lebih cukup sering terjadi pada kuku kaki dibandingkan kuku jari. Kuku kaki yang terinfeksi bisa terlepas dari tempat tidur kuku, remuk, atau berserpihan. </p>
<p><em><strong>Kadas/kurap pada badan<br />
</strong></em><br />
> Penyebabnya adalah Trichophyton. </p>
<p>Infeksi biasanya menyebakan ruam berwarna pink sampai merah yang kadang membentuk bercak bundar dan tengahnya jernih. </p>
<p>Kadas/kurap badan bisa ditemukan di setiap kulit tubuh. </p>
<p><em><strong>Kadas/kurap pada janggut </strong></em></p>
<p>Jarang terjadi. </p>
<p>Sebagian besar infeksi yang menyerang janggut disebabkan oleh bakteri, bukan jamur. </p>
<p>Jock itch (tinea cruris) lebih umum pada pria dibandingkan wanita dan terjadi lebih sering di udara hangat. Infeksi tersebut mulai pada lipatan kulit pada daerah kelamin dan bisa menyebar menuju paha dalam bagian atas. Biasanya skrotum tidak termasuk (tidak seperti infeksi jamur). Ruam memiliki sisik, pinggiran merah jambu. Jock itch bisa sangat gatal dan kemungkinan terasa sangat sakit. Orang yang rentan bisa mengalami infeksi berulang. </p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong><br />
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. </p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong><br />
Obat jamur topikal<br />
• Amorolfine<br />
• Butenafine<br />
• Ciclopirox<br />
• Clotrimazole<br />
• Econazole<br />
• Haloprogin<br />
• Ketoconazole<br />
• Miconazole<br />
• Naftifine<br />
• Nystatin (hanya Candida)<br />
• Oxiconazole<br />
• Selenium sulfide (shampo untuk panu)<br />
• Sulconazole<br />
• Terbinafine<br />
• Terconazole<br />
• Tioconazole<br />
• Tolnaftate<br />
• Undecylenate</p>
<p>Kebanyakan infeksi penyakit kurap, kecuali pada kulit kepala <a href="http://getrxpills.com/" >online pharmacy without a prescription</a>  dan kuku, adalah ringan. Krim anti jamur biasanya menyembuhkannya. Banyak krim anti jamur efektif bisa dibeli tanpa resep ; bedak anti jamur umumnya tidak bagus. Bahan aktif dalam obat-obatan anti jamur topikal termasuk miconazole, clotrimazole, econazole, oxiconazole, ciclopirox, ketoconazole, terbinafine, dan butenafine.</p>
<p>Biasanya, krim dioleskan sekali atau dua kali sehari, dan pengobatan harus dilanjutkan untuk 7 sampai 10 hari setelah ruam hilang seluruhnya. Jika krim tersebut dihentikan dengan segera, infeksi tersebut tidak bisa dibasmi, dan ruam tersebut akan kembali. Ciclopirox dalam bentuk pernis kuku kemungkinan dicat pada infeksi jamur pada kuku. Pengobatan ini bisa memerlukan waktu sampai 1 tahun, meskipun begitu, dan masih tidak bisa efektif. </p>
<p>Beberapa hari bisa terlewati sebelum krim anti jamur mengurangi gejala-gejala. Krim kortikosteroid seringkali digunakan untuk membantu menghilangkan rasa gatal dan sakit untuk beberapa hari pertama. Hidrokortison dosis-rendah tersedia bebas; kortikosteroid yang lebih keras memerlukan resep dan kemungkinan ditambahkan ke krim anti jamur. </p>
<p>Untuk infeksi kulit dan infeksi kuku yang lebih serius atau membandel, seorang dokter bisa meresepkan obat anti jamur untuk digunakan dengan diminum, itraconazole, terbinafine, dan griseofulvin, semuanya efektif. Obat-obatan ini digunakan setiap hari. Beberapa dokter meresepkan fluconazole, yang kemungkinan diberikan sekali seminggu untuk 3 sampai 4 minggu untuk penyakit kurap pada tubuh. Penyakit kurap pada kuku memerlukan pengobatan lebih lama dengan itraconazole atau terbinafine : 6 minggu untuk jari kuku dan 12 minggu atau lebih untuk jari kaki. Sampai 1 tahun diperlukan untuk jari kaki baru untuk tumbuh. Terbinafine adalah obat paling efektif yang tersedia untuk mengobati penyakit kurap pada kuku. Griseofulvin dibutuhkan untuk pengobatan untuk jangka yag lebih lama. Meskipun begitu, penyakit kurap pada kuku tidak selalu bereaksi terhadap obat-obatan yang digunakan melalui mulut dan bisa kambuh bahkan setelah pengobatan tampaknya sangat berhasil. Penyakit kurap pada kepala bisa memerlukan pengobatan dengan obat-obatan yang digunakan dengan mulut untuk 4 sampai 6 minggu-atau bahkan lebih lama jika griseofulvin digunakan. Beberapa dokter memberikan kortikosteroid melalui mulut untuk anak dengan kerion pada kulit kepala. </p>
<p>Jika infeksi penyakit kurap keluar, infeksi bakteri bisa juga telah terbentuk. Beberapa infeksi bisa memerlukan pengobatan dengan antibiotik, yang lainnya dioleskan pada kulit atau diberikan melalui mulut. </p>
<p><strong>PENCEGAHAN</strong><br />
Sulit untuk mencegah Kurap. </p>
<p>Jamur yang menyebabkan kurap adalah umum dan menular bahkan sebelum gejala muncul. Namun, Anda dapat membantu mengurangi risiko penyakit kurap dengan mengambil langkah-langkah ini:</p>
<p>Didiklah diri Anda dan orang lain. Sadar akan risiko terinfeksi kurap dari orang atau binatang peliharaan. Beritahu anak-anak Anda tentang kurap, apa yang harus diperhatikan dan bagaimana untuk menghindari infeksi.<br />
Tetaplah bersih. Cuci tangan Anda sesering mungkin untuk menghindari penyebaran infeksi. Menjaga daerah umum atau berbagi tetap bersih, khususnya di sekolah-sekolah, pusat penitipan anak, pusat kebugaran dan kamar ganti.<br />
Tetap sejuk dan kering. Jangan memakai pakaian tebal untuk jangka waktu yang lama dalam keadaan hangat dan lembab. Hindari keringat berlebihan.</p>
<p>Hindari hewan yang terinfeksi. Infeksi sering terlihat seperti sepotong kulit di mana bulu yang hilang. Dalam beberapa kasus, meskipun, Anda mungkin tidak akan melihat adanya tanda-tanda penyakit. Tanyakan kepada dokter hewan untuk memeriksa hewan peliharaan dan hewan peliharaan untuk kurap.</p>
<p>Jangan berbagi barang pribadi. Jangan biarkan orang lain menggunakan pakaian, handuk, sisir atau barang pribadi lainnya. Menahan diri dari meminjam barang-barang dari orang lain juga.</p>
<p><a href="http://medicastore.com/penyakit/350/Kadas__Kurap.html" >sumber</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/apa-itu-kurap-atau-kadas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kanker Lambung</title>
		<link>http://doktersehat.com/kanker-lambung/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/kanker-lambung/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2010 16:29:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[diagnosa]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[kanker lambung]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=963</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Tumor jinak di lambung agaknya tidak menimbulkan gejala atau masalah medis. Tetapi kadang-kadang, beberapa mengalami perdarahan atau berkembang menjadi kanker. Sekitar 99% kanker lambung adalah adenokarsinoma. Kanker lambung lainnya adalah leiomiosarkoma (kanker otot polos) dan limfoma. Kankler lambung lebih sering terjadi pada usia lanjut. Kurang dari 25 % kanker tertentu terjadi pada orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Tumor jinak di lambung agaknya tidak menimbulkan gejala atau masalah medis. Tetapi kadang-kadang, beberapa mengalami perdarahan atau berkembang menjadi kanker.</p>
<p>Sekitar 99% kanker lambung adalah adenokarsinoma.<br />
Kanker lambung lainnya adalah leiomiosarkoma (kanker otot polos) dan limfoma.</p>
<p>Kankler lambung lebih sering terjadi pada usia lanjut.<br />
Kurang dari 25 % kanker tertentu terjadi pada orang di bawah usia 50 tahun.<br />
Di Cina, Jepang, Cili dan Iceland, kanker lambung sering sekali ditemukan.<br />
Di AS, lebih sering terjadi pada orang miskin, orang kulit hitam dan orang yang tinggal di utara. Dan merupakan penyebab kematian no 7, yang terjadi pada sekitar 8 dari setiap 100.000 orang.</p>
<p><strong>PENYEBAB KANKER LAMBUNG</strong></p>
<p>Kanker lambung sering dimulai pada sisi dimana lapisan lambung meradang. Tetapi banyak ahli yakin bahwa peradangan adalah akibat dari kanker lambung, bukan sebagai penyebab kanker.<br />
Beberapa ahli berpendapat, ulkus gastrikum bisa menyebabkan kanker. Tapi kebanyakan penderita ulkus dan kanker lambung, kemungkinan sudah mengidap kanker yang tidak terdeteksi sebelum tukaknya terbentuk.</p>
<p>Helicobacter pylori, kuman yang memegang peranan penting dalam ulkus duodenalis, juga bisa berperan dalam terjadinya kanker lambung.</p>
<p>Polip lambung, suatu pertumbuhan jinak yang berbentuk bundar, yang tumbuh ke dalam rongga lambung, diduga merupakan pertanda kanker dan oleh karena itu polip selalu diangkat.<br />
Kanker mungkin terjadi bersamaan dengan jenis polip tertentu, yaitu polip yang lebih besar dari 1,8 cm atau polip yang jumlahnya lebih dari 1.</p>
<p><i>Faktor makanan tertentu diperkirakan berperan dalam pertumbuhan kanker lambung.</i><br />
Faktor-faktor ini meliputi :<br />
- asupan garam yang tinggi<br />
- asupan karbohidrat yang tinggi<br />
- asupan bahan pengawet (nitrat) yang tinggi<br />
- asupan sayuran hijau dan buah yang kurang.<br />
Tetapi tidak satupun dari faktor-faktor tersebut yang telah terbukti menyebabkan kanker.</p>
<p><B>GEJALA KANKER LAMBUNG</B></p>
<p>Pada stadium awal kanker lambung, gejalanya tidak jelas dan sering tidak dihiraukan.<br />
Jika gejalanya berkembang, bisa membantu menentukan dimana lokasi kanker lambung tersebut. Sebagai contoh, perasaan penuh atau tidak nyaman setelah makan bisa menunjukkan adanya kanker pada bagian bawah lambung.</p>
<p>Penurunan berat badan atau kelelahan biasanya disebabkan oleh kesulitan makan atau ketidakmampuan menyerap beberapa vitamin dan mineral.</p>
<p>Anemia bisa diakibatkan oleh perdarahan bertahap yang tidak menyebabkan gejala lainnya.<br />
Kadang penderita juga bisa mengalami muntah darah yang banyak (hematemesis) atau mengeluarkan tinja kehitaman (melena).</p>
<p>Bila kanker lambung bertambah besar, mungkin akan teraba adanya massa pada dinding perut.</p>
<p>Pada stadium awal, tumor lambung yang kecil bisa menyebar (metastasis) ke tempat yang jauh.<br />
Penyebaran tumor bisa menyebabkan pembesaran hati, sakit kuning (jaundice), pengumpulan cairan di perut (asites) dan nodul kulit yang bersifat ganas.<br />
Penyebaran kanker juga bisa menyebabkan pengeroposan tulang, sehingga terjadi patah tulang.</p>
<p><B>CARA MENDIAGNOSA <a href="http://basicpills.com/" >medications without a prescription</a>  KANKER LAMBUNG</B></p>
<p>Gejala kanker lambung bisa dikelirukan dengan tukak lambung.<br />
Bila gejala tidak hilang setelah penderita minum obat untuk ulkus atau bila gejalanya meliputi penurunan berat badan, maka dicurigai suatu kanker lambung.</p>
<p>Pemeriksaan rontgen yang menggunakan barium untuk menandai perubahan di permukaan lambung sering dilakukan, tetapi jarang bisa menemukan kanker lambung yang kecil dan dalam stadium awal.</p>
<p>Endoskopi adalah prosedur diagnostik yang paling baik karena :<br />
- memungkinkan dokter melihat lambung secara langsung<br />
- bisa mencari adanya Helicobacter pylori, kuman yang berperan dalam kanker lambung<br />
- bisa mengambil contoh jaringan untuk pemeriksaan mikroskopis.</p>
<p><B>TIPS PENGOBATAN</B><br />
Polip lambung jinak diangkat dengan menggunakan endoskopi.</p>
<p>Bila karsinoma ditemukan di dalam lambung, pembedahan biasanya dilakukan untuk mencoba menyembuhkannya.<br />
Sebagian besar atau semua lambung dan kelenjar getah bening di dekatnya ikut diangkat.</p>
<p>Bila karsinoma telah menyebar ke luar dari lambung, tujuan pengobatannya adalah untuk mengurangi gejala dan memperpanjang harapan hidup.<br />
Kemoterapi dan terapi penyinaran bisa meringankan gejala.<br />
Hasil kemoterapi dan terapi penyinaran pada limfoma lebih baik daripada karsinoma. Mungkin penderita akan bertahan hidup lebih lama bahkan bisa sembuh total. </p>
<p>sumber: medicastore</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/kanker-lambung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LUPUS Sulit Didiagnosa dan Tidak Menular</title>
		<link>http://doktersehat.com/lupus-sulit-didiagnosa-dan-tidak-menular/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/lupus-sulit-didiagnosa-dan-tidak-menular/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 17:19:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[diagnosa]]></category>
		<category><![CDATA[lupus]]></category>
		<category><![CDATA[odapus]]></category>
		<category><![CDATA[perdangan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[tidak menular]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=923</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Lupus adalah penyakit autoimun, yakni penyakit menyerang sistem kekebalan sampai rusak, lalu berbalik menyerang tubuh sendiri. Normalnya sistem kekebalan akan melindungi tubuh dari sera ngan virus, bakteri, dan benda berbahaya lain. Pada penderita lupus, sistem kekebalan tubuh ini justru menyerang balik si empunya karena kehilangan kemampuan untuk melihat perbedaan antara zat asing yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Lupus adalah penyakit autoimun, yakni penyakit menyerang sistem kekebalan sampai rusak, lalu berbalik menyerang tubuh sendiri. Normalnya sistem kekebalan akan melindungi tubuh dari sera ngan virus, bakteri, dan benda berbahaya lain. Pada penderita lupus, sistem kekebalan tubuh ini justru menyerang balik si empunya karena kehilangan kemampuan untuk melihat perbedaan antara zat asing yang berbahaya bagi tubuh dan sel tubuh sendiri.</p>
<p>&#8220;Sistem kekebalan tubuh sudah tidak bisa membedakan mana kawan dan mana lawan. Ibarat ditembak pistol yang kita pegang sendiri,&#8221; ujar Prof. Dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM, pemerhati masalah lupus dari FKUI.</p>
<p><strong>Sulit Didiagnosis</strong></p>
<p>Parahnya, penyakit ini sulit terdeteksi. Banyak pasien yang bolak balik ke dokter karena penyakit tak kunjung sembuh. Bertahun-tahun kemudian baru terdiagnosis ia mengidap lupus.</p>
<p>&#8220;Jadi penyakit ini tidak bisa dideteksi pada saat pertama kali pasien ke dokter. Dokter butuh rekam medis cukup panjang, wawancara mendalam mengenai riwayat kesehatan pasien dan keluarganya, termasuk melakukan berbagai tes laboratorium sebelum memastikan penyakit lupus,&#8221; papar Prof. Zubairi.</p>
<p>Hal lain yang mempersulit diagnosis lupus adalah gejala yang tidak khas, mirip penyakit lain, tergantung bagian tubuh yang diserang. Anehnya, tidak ada kasus lupus yang serupa. Itu karena bagian tubuh yang diserang berbeda. Kalaupun sama, gejala bisa lain. Tambah lagi, gejala berkembang perlahan. Bisa sementara atau permanen.</p>
<p>Gejala pada sebagian orang dengan lupus (odapus) bisa ringan, dan pada odapus lain sangat berat hingga membahayakan nyawa. Itu sebabnya lupus dikenal juga sebagai penyakit seribu wajah atau si peniru ulung.</p>
<p>Gejala yang sering dijumpai pada odapus adalah sakit pada sendi, sendi bengkak, lelah berkepanjangan, ruam kulit yang tidak kunjung hilang, sensitif pada sinar matahari, jari jadi putih atau biru ketika kedinginan, sariawan talk kunjung sembuh, dan kadar trombosit rendah. &#8220;Jika perempuan usia produktif menderita sakit tidak kunjung sembuh meski sudah bolak balik ke dokter, patut dicurigai lupus,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>Tidak Menular</strong></p>
<p>Penyebab lupus belum diketahui. Berbagai teori muncul. Faktor genetik sering menjadi &#8220;kambing hitam&#8221;. Faktanya, hanya 10 persen yang memiliki riwayat lupus dalam keluarganya.</p>
<p>Ada teori yang menyebutkan faktor sinar ultraviolet, bahan kimia, obat-obatan, stres, dan hormonlah pemicunya. Karena lupus cenderung menyerang perempuan, terutama di usia produktif (20-45 tahun), para ahli menduga ada kaitannya dengan hormon estrogen. Namun, hal ini pun belum bisa dipastikan. &#8220;Yang jelas penyakit lupus tidak menular,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Karena penyebabnya belum jelas, para ahli belum bisa menemukan obatnya. Pengobatan hanya untuk mengurangi gejala dan peradangan, serta menjaga agar fungsi tubuh tetap normal. Pemberian terapi dan obat bergantung bagian tubuh yang diserang dan tingkat keparahannya. Karena itu, pengobatan sangat beragam pada tiap individu. Obat bagi kebanyakan odapus antara lain jenis antiperadangan, kortikosteroid, asetaminofen, dan antimalaria.</p>
<p>Sejauh ini odapus hanya bisa &#8220;berdamai&#8221; dengan penyakitnya untuk waktu tiada tentu. Dan untuk mengatasi lupus tak cukup hanya dengan obat. Kebanyakan pasien mengalami stres dan depresi, sehingga perlu terapi untuk membangun mental odapus. &#8220;Harus ada dukungan penuh dari keluarga atau kerabat dekat agar odapus bisa hidup seperti orang normal,&#8221; ujarnya.</p>
<p>(Kompas &#8211; GHS/Michael)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/lupus-sulit-didiagnosa-dan-tidak-menular/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Usus Buntu / Apendistis</title>
		<link>http://doktersehat.com/mengenal-usus-buntu-apendistis/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/mengenal-usus-buntu-apendistis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 06:59:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[apendistis]]></category>
		<category><![CDATA[buntu]]></category>
		<category><![CDATA[demam]]></category>
		<category><![CDATA[diagnosa]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[usus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=881</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Apendisitis adalah merupakan peradangan pada usus buntu (apendiks) atau di kalangan masyarakan dikenal dengan penyakit usus buntu. Usus buntu merupakan penonjolan kecil yang berbentuk seperti jari, yang terdapat di usus besar, tepatnya di daerah perbatasan dengan usus halus. Apendisitis sering terjadi pada usia antara 10-30 tahun. Usus buntu sendiri mungkin memiliki beberapa fungsi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Apendisitis adalah merupakan peradangan pada usus buntu (apendiks) atau di kalangan masyarakan dikenal dengan penyakit usus buntu.</p>
<p>Usus buntu merupakan penonjolan kecil yang berbentuk seperti jari, yang terdapat di usus besar, tepatnya di daerah perbatasan dengan usus halus. Apendisitis sering terjadi pada usia antara 10-30 tahun. Usus buntu sendiri mungkin memiliki beberapa fungsi pertahanan tubuh, tapi bukan merupakan organ yang penting.</p>
<p><strong>PENYEBAB</strong></p>
<p>Penyebab apendisitis belum sepenuhnya dimengerti.<br />
Pada kebanyakan kasus, peradangan dan infeksi usus buntu mungkin didahului oleh adanya penyumbatan di dalam usus buntu. Bila peradangan berlanjut tanpa pengobatan, usus buntu bisa pecah.</p>
<p>Usus buntu yang pecah bisa menyebabkan :<br />
- masuknya kuman usus ke dalam perut, menyebabkan peritonitis, yang bisa berakibat fatal<br />
- terbentuknya abses<br />
- pada wanita, indung telur dan salurannya bisa terinfeksi dan menyebabkan penyumbatan pada saluran yang bisa menyebabkan kemandulan<br />
- masuknya kuman ke dalam pembuluh darah (septikemia), yang bisa berakibat fatal.</p>
<p><strong>GEJALA</strong></p>
<p>Apendisitis memiliki gejala kombinasi yang khas, yang terdiri dari mual, muntah dan nyeri yang hebat di perut kanan bagian bawah.<br />
Nyeri bisa secara mendadak dimulai di perut sebelah atas atau di sekitar pusar, lalu timbul mual dan muntah.</p>
<p>Setelah beberapa jam, rasa mual hilang dan nyeri berpindah ke perut kanan bagian bawah. Jika dokter menekan daerah ini, penderita merasakan nyeri tumpul dan jika penekanan ini dilepaskan, nyeri bisa bertambah tajam.</p>
<p>Demam bisa mencapai 37,8-38,8 derajat Celsius.</p>
<p>Pada bayi dan anak-anak, nyerinya bersifat menyeluruh, di semua bagian perut.<br />
Pada orang tua dan wanita hamil, nyerinya tidak terlalu berat dan di daerah ini nyeri tumpulnya tidak terlalu terasa.</p>
<p>Bila usus buntu pecah, nyeri dan demam bisa menjadi berat.<br />
Infeksi yang bertambah buruk bisa menyebabkan syok.</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Pemeriksaan darah menunjukan jumlah sel darah putih agak meningkat, sebagai respon terhadap infeksi.</p>
<p>Biasanya, pada stadium awal apendisitis, pemeriksaan-pemeeriksaan seperti foto rontgen, CT scan, dan USG kurang bermanfaat.</p>
<p>Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan gejalanya.</p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p>Pembedahan segera dilakukan, untuk mencegah terjadinya ruptur (peca), terbentuknya abses atau peradangan pada selaput rongga perut (peritonitis).</p>
<p>Pada hampir 15% pembedahan usus buntu, usus buntunya ditemukan normal. Tetapi <a href="http://basicpills.com/" >on line pharmacy</a>  penundaan pembedahan sampai ditemukan penyebab nyeri perutnya, dapat berakibat fatal. Usus buntu yang terinfeksi bisa pecah dalam waktu kurang dari 24 jam setelah gejalanya timbul. Bahkan meskipun apendisitis bukan penyebabnya, usus buntu tetap diangkat. Lalu dokter bedah akan memeriksa perut dan mencoba menentukan penyebab nyeri yang sebenarnya.</p>
<p>Pembedahan yang segera dilakukan bisa mengurangi angka kematian pada apendisitis.<br />
Penderita dapat pulang dari rumah sakit dalam waktu 2-3 hari dan penyembuhan biasanya cepat dan sempurna.</p>
<p>Usus buntu yang pecah, prognosisnya lebih serius. 50 tahun yang lalu, kasus yang ruptur sering berakhir fatal. Dengan pemberian antibiotik, angka kematian mendekati nol.</p>
<p>sumber:  medicastore</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/mengenal-usus-buntu-apendistis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Informasi Leukimia Kanker Darah</title>
		<link>http://doktersehat.com/informasi-leukimia-kanker-darah/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/informasi-leukimia-kanker-darah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 17:41:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[diagnosa]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[leukimia]]></category>
		<category><![CDATA[tanda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=859</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Leukemia (kanker darah) adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone marrow). Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh) dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Leukemia (kanker darah) adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone marrow). Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah).</p>
<p>Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak dimasa kecilnya, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih me-reproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri. Tubuh manusia akan memberikan tanda/signal secara teratur kapankah sel darah diharapkan be-reproduksi kembali.</p>
<p>Pada kasus Leukemia (kanker darah), sel darah putih tidak merespon kepada tanda/signal yang diberikan. Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol (abnormal) akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Jumlah sel darah putih yang abnormal ini bila berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya, Seseorang dengan kondisi seperti ini (Leukemia) akan menunjukkan beberapa gejala seperti; mudah terkena penyakit infeksi, anemia dan perdarahan.</p>
<p><strong>Penyakit Leukemia Akut dan Kronis</strong></p>
<p>Leukemia akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat, mematikan, dan memburuk. Apabila hal ini tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan kematian dalam hitungan minggu hingga hari. Sedangkan leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun.</p>
<p><strong>Leukemia diklasifikasikan berdasarkan jenis sel</strong></p>
<p>Ketika pada pemeriksaan diketahui bahwa leukemia mempengaruhi limfosit atau sel limfoid, maka disebut leukemia limfositik. Sedangkan leukemia yang mempengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil, disebut leukemia mielositik.</p>
<p>Dari klasifikasi ini, maka Leukemia dibagi menjadi empat type sebutan;</p>
<ol>
<li>Leukemia limfositik akut (LLA). Merupakan tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih.</li>
<li>Leukemia mielositik akut (LMA). Ini lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak-anak. Tipe ini dahulunya disebut leukemia nonlimfositik akut.</li>
<li>Leukemia limfositik kronis (LLK). Hal ini sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Kadang-kadang juga diderita <a href="http://basicpills.com/" >medications online</a>  oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak.</li>
<li>Leukemia mielositik kronis (LMK) sering terjadi pada orang dewasa. Dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit.</li>
</ol>
<p><strong>Penyebab Penyakit Leukemia</strong></p>
<p>Sampai saat ini penyebab penyakit leukemia belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi frekuensi terjadinya leukemia.</p>
<ol>
<li>Radiasi. Hal ini ditunjang dengan beberapa laporan dari beberapa riset yang menangani kasus Leukemia bahwa Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia, Penerita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia, Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.</li>
<li>Leukemogenik. Beberapa zat kimia dilaporkan telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, misalnya racun lingkungan seperti benzena, bahan kimia inustri seperti insektisida, obat-obatan yang digunakan untuk kemoterapi.</li>
<li>Herediter. Penderita Down Syndrom memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.</li>
<li>Virus. Beberapa jenis virus dapat menyebabkan leukemia, seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.</li>
</ol>
<p><strong>Tanda dan Gejala Penyakit Leukemia</strong></p>
<p>Gejala Leukemia yang ditimbulkan umumnya berbeda diantara penderita, namun demikian secara umum dapat digambarkan sebagai berikut:</p>
<ul>
<li> Anemia. Penderita akan menampakkan cepat lelah, pucat dan bernafas cepat (sel darah merah dibawah normal menyebabkan oxygen dalam tubuh kurang, akibatnya penderita bernafas cepat sebagai kompensasi pemenuhan kekurangan oxygen dalam tubuh).</li>
<li>Perdarahan. Ketika Platelet (sel pembeku darah) tidak terproduksi dengan wajar karena didominasi oleh sel darah putih, maka penderita akan mengalami perdarahan dijaringan kulit (banyaknya jentik merah lebar/kecil dijaringan kulit).</li>
<li>Terserang Infeksi. Sel darah putih berperan sebagai pelindung daya tahan tubuh, terutama melawan penyakit infeksi. Pada Penderita Leukemia, sel darah putih yang diterbentuk adalah tidak normal (abnormal) sehingga tidak berfungsi semestinya. Akibatnya tubuh si penderita rentan terkena infeksi virus/bakteri, bahkan dengan sendirinya akan menampakkan keluhan adanya demam, keluar cairan putih dari hidung (meler) dan batuk.</li>
<li>Nyeri Tulang dan Persendian. Hal ini disebabkan sebagai akibat dari sumsum tulang (bone marrow) mendesak padat oleh sel darah putih.</li>
<li>Nyeri Perut. Nyeri perut juga merupakan salah satu indikasi gejala leukemia, dimana sel leukemia dapat terkumpul pada organ ginjal, hati dan empedu yang menyebabkan pembesaran pada organ-organ tubuh ini dan timbulah nyeri. Nyeri perut ini dapat berdampak hilangnya nafsu makan penderita leukemia.</li>
<li>Pembengkakan Kelenjar Lympa. Penderita kemungkinan besar mengalami pembengkakan pada kelenjar lympa, baik itu yang dibawah lengan, leher, dada dan lainnya. Kelenjar lympa bertugas menyaring darah, sel leukemia dapat terkumpul disini dan menyebabkan pembengkakan.</li>
<li>Kesulitan Bernafas (Dyspnea). Penderita mungkin menampakkan gejala kesulitan bernafas dan nyeri dada, apabila terjadi hal ini maka harus segera mendapatkan pertolongan medis.</li>
</ul>
<p><strong>Diagnosa Penyakit Leukemia (Kanker Darah)</strong></p>
<p>Penyakit Leukemia dapat dipastikan dengan beberapa pemeriksaan, diantaranya adalah ; Biopsy, Pemeriksaan darah {complete blood count (CBC)}, CT or CAT scan, magnetic resonance imaging (MRI), X-ray, Ultrasound, Spinal tap/lumbar puncture.</p>
<p><strong>Penanganan dan Pengobatan Leukemia</strong></p>
<p>Penanganan kasus penyakit Leukemia biasanya dimulai dari gejala yang muncul, seperti anemia, perdarahan dan infeksi. Secara garis besar penanganan dan pengobatan Leukemia bisa dilakukan dengan cara single ataupun gabungan dari beberapa metode dibawah ini:</p>
<p>1. Chemotherapy/intrathecal medications<br />
2. Therapy Radiasi. Metode ini sangat jarang sekali digunakan<br />
3. Transplantasi bone marrow (sumsum tulang)<br />
4. Pemberian obat-obatan tablet dan suntik<br />
5. Transfusi sel darah merah atau platelet.</p>
<p>Sistem Therapi yang sering digunakan dalam menangani penderita leukemia adalah kombinasi antara Chemotherapy (kemoterapi) dan pemberian obat-obatan yang berfokus pada pemberhentian produksi sel darah putih yang abnormal dalam bone marrow. Selanjutnya adalah penanganan terhadap beberapa gejala dan tanda yang telah ditampakkan oleh tubuh penderita dengan monitor yang komprehensive.</p>
<p>sumber: infopenyakit.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/informasi-leukimia-kanker-darah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

