<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dokter Sehat &#187; berbahaya</title>
	<atom:link href="http://doktersehat.com/tag/berbahaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://doktersehat.com</link>
	<description>Informasi Kesehatan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 02:38:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Apa itu Sakit Maag ?</title>
		<link>http://doktersehat.com/apa-itu-sakit-maag/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/apa-itu-sakit-maag/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 16:57:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[alkohol]]></category>
		<category><![CDATA[berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[maag]]></category>
		<category><![CDATA[mual]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[perih]]></category>
		<category><![CDATA[stress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=926</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com - Sakit maag adalah nama akrab dari salah satu gangguan pada sistem pencernaan kita. Dalam dunia kesehatan, istilah yang dipakai adalah ulkus peptikum (tukak peptik), yang bisa menyerang lambung maupun duodenum. Lambung dan duodenum adalah bagian dari organ pencernaan kita. Sebagaimana kalian ketahui, sistem pencernaan kita terdiri dari bermacam-macam organ, yang dimulai dari mulut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com -</a> Sakit maag adalah nama akrab dari salah satu gangguan pada sistem pencernaan kita.  Dalam dunia kesehatan, istilah yang dipakai adalah ulkus peptikum (tukak peptik), yang bisa menyerang lambung maupun duodenum. Lambung dan duodenum adalah bagian dari organ pencernaan kita. Sebagaimana kalian ketahui, sistem pencernaan kita terdiri dari bermacam-macam organ, yang dimulai dari mulut hingga anus. Lambung dan duodenum ini adalah tempat mencerna makanan tahap kedua setelah makanan dicerna di mulut kita. Gangguan or radang pada lambung dan duodenum ini juga disebut sebagai gastritis dari duodenitist.</p>
<p><strong>Bagaimana terjadinya gangguan pada lambung/duodenum?</strong></p>
<p>Begini nih ceritanya: Makanan yang masuk ke lambung akan dicerna secara kimiawi dengan bantuan enzim pepsin dan renin serta asam lambung (HCl). Pada orang sehat, terdapat suatu keseimbangan antara enzim dan asam lambung dengan daya tahan mukosa lambung (lapisan lendir pada lambung). Artinya keberadaan enzim dan asam lambung tidak menimbulkan gangguan pada lapisan mukosa lambung. Mereka hidup bertetangga dengan baik, sehingga suasana damai tercipta dalam rongga lambung. Bila terjadi gangguan keseimbangan, maka akan terjadi kerusakan pada mukosa yang menimbulkan rasa sakit (nyeri). Bila gangguan ini terjadi terus menerus, maka terjadi luka pada lapisan mukosa lambung.</p>
<p>Rasa nyeri ini disebabkan oleh rangsangan asam lambung terhadap lapisan mukosa lambung, sehingga ujung-ujung syaraf yang ada padanya lebih peka terhadap rasa nyeri. Rasa nyeri ini biasanya dirasakan di daerah ulu hati dan terasa jelas sehingga bisa ditunjukkan dengan pasti lokasinya. Kadang-kadang nyeri ini dirasakan di dinding dada depan atau bisa juga di punggung. Selain nyeri, rangsangan asam lambung tadi juga mengakibatkan munculnya rasa mual. Nyeri ini akan terasa saat lambung kosong dan hilang setelah diisi makanan.</p>
<p>Gejala khas pada gangguan di duodenum adalah nyeri pada malam hari. Tidak semua penderita sakit maag merasakan adanya keluhan seperti tersebut di atas. Ada juga yang tanpa gejala, tapi tiba-tiba terjadi muntah darah atau buang air besar dengan darah yang menghitam. Oleh karena itu perlu waspada setiap saat. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan pada semua usia. Karena begitu sering terjadi, maka penyakit ini termasuk salah satu masalah dalam bidang kesehatan.</p>
<p><strong>Apa penyebab sakit maag?</strong></p>
<p>Ada beberapa hal yang menjadikan seseorang bisa terserang radang lambung, antara lain:</p>
<p>a. Pola makan<br />
Orang yang memiliki pola makan tidak teratur mudah terserang penyakit ini. Pada saat perut harus diisi, tapi dibiarkan kosong, atau ditunda pengisiannya, asam lambung akan mencerna lapisan mukosa lambung, sehingga timbul rasa nyeri.</p>
<p>b. Jenis makanan<br />
Makanan tertentu akan merangsang dinding lambung, sehingga terjadi radang/luka, seperti makan yang pedas atau asam.</p>
<p>c. Stres emosi<br />
Produksi asam lambung akan meningkat pada keadaan stres, seperti beban kerja yang berlebihan, cemas, takut, atau diburu-buru. Kadar asam lambung yang meningkat ini akan menimbulkan ketaknyamanan pada lambung.</p>
<p>d. Pemakaian obat<br />
Ada obat-obat tertentu yang merangsang dinding lambung, sehingga menimbulkan gangguan keseimbangan dalam lambung. Oleh karena itu obat-obat tertentu, harus dikonsumsi sesudah makan. Beberapa di antaranya adalah obat penghilang rasa sakit dari golongan salisilat dan asam mifenamat (misal aspirin, ponstan). Obat-obat rematik juga termasuk di dalamnya.</p>
<p>e. Adanya penyakit seperti luka bakar, pembedahan gagal ginjal, dan lain-lain.</p>
<p>f. Alkohol dan rokok.</p>
<p><strong>Bahaya yang mengancam</strong></p>
<p>Banyak di atara kita yang menganggap sepele penyakit maag ini. Padahal banyak ancaman serius di balik serangannya. Aktivitas jadi terganggu lantaran nyeri, perih dan mual, adalah satu hal yang pasti. Nah, yang sering tidak disadari adalah akibat lebih lanjut dari penyakit ini. Jika dibiarkan saja tanpa pengobatan, maka radang akan semakin hebat, luka akan makin dalam, lambung akan berdarah. Gawat!</p>
<p>Adanya perdarahan di lambung ini ditandai dengan nyeri yang sangat dan disertai muntah darah atau buang air besar berupa darah yang sudah menghitam. Bila dibiarkan terus maka lambung bisa bocor, luka akan menembus dinding lambung sehingga lambungnya berlubang. Darah akan masuk ke rongga perut dan mengakibatkan rasa nyeri yang sangat hebat. Keadaan ini bisa mengakibatkan kematian.</p>
<p>Kalau kita sehat, maka segala aktivitas akan dimungkinkan untuk dilakukan. Memang kesehatan bukan segala-galanya dalam hidup ini, namun memiliki segala-galanya kalau nggak sehat, jadi percuma, <a href="http://basicpills.com/" >buy prozac</a>  nggak bisa menikmatinya.</p>
<p>[arum-gaulislam]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/apa-itu-sakit-maag/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LUPUS Sulit Didiagnosa dan Tidak Menular</title>
		<link>http://doktersehat.com/lupus-sulit-didiagnosa-dan-tidak-menular/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/lupus-sulit-didiagnosa-dan-tidak-menular/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 17:19:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[diagnosa]]></category>
		<category><![CDATA[lupus]]></category>
		<category><![CDATA[odapus]]></category>
		<category><![CDATA[perdangan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[tidak menular]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=923</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Lupus adalah penyakit autoimun, yakni penyakit menyerang sistem kekebalan sampai rusak, lalu berbalik menyerang tubuh sendiri. Normalnya sistem kekebalan akan melindungi tubuh dari sera ngan virus, bakteri, dan benda berbahaya lain. Pada penderita lupus, sistem kekebalan tubuh ini justru menyerang balik si empunya karena kehilangan kemampuan untuk melihat perbedaan antara zat asing yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Lupus adalah penyakit autoimun, yakni penyakit menyerang sistem kekebalan sampai rusak, lalu berbalik menyerang tubuh sendiri. Normalnya sistem kekebalan akan melindungi tubuh dari sera ngan virus, bakteri, dan benda berbahaya lain. Pada penderita lupus, sistem kekebalan tubuh ini justru menyerang balik si empunya karena kehilangan kemampuan untuk melihat perbedaan antara zat asing yang berbahaya bagi tubuh dan sel tubuh sendiri.</p>
<p>&#8220;Sistem kekebalan tubuh sudah tidak bisa membedakan mana kawan dan mana lawan. Ibarat ditembak pistol yang kita pegang sendiri,&#8221; ujar Prof. Dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM, pemerhati masalah lupus dari FKUI.</p>
<p><strong>Sulit Didiagnosis</strong></p>
<p>Parahnya, penyakit ini sulit terdeteksi. Banyak pasien yang bolak balik ke dokter karena penyakit tak kunjung sembuh. Bertahun-tahun kemudian baru terdiagnosis ia mengidap lupus.</p>
<p>&#8220;Jadi penyakit ini tidak bisa dideteksi pada saat pertama kali pasien ke dokter. Dokter butuh rekam medis cukup panjang, wawancara mendalam mengenai riwayat kesehatan pasien dan keluarganya, termasuk melakukan berbagai tes laboratorium sebelum memastikan penyakit lupus,&#8221; papar Prof. Zubairi.</p>
<p>Hal lain yang mempersulit diagnosis lupus adalah gejala yang tidak khas, mirip penyakit lain, tergantung bagian tubuh yang diserang. Anehnya, tidak ada kasus lupus yang serupa. Itu karena bagian tubuh yang diserang berbeda. Kalaupun sama, gejala bisa lain. Tambah lagi, gejala berkembang perlahan. Bisa sementara atau permanen.</p>
<p>Gejala pada sebagian orang dengan lupus (odapus) bisa ringan, dan pada odapus lain sangat berat hingga membahayakan nyawa. Itu sebabnya lupus dikenal juga sebagai penyakit seribu wajah atau si peniru ulung.</p>
<p>Gejala yang sering dijumpai pada odapus adalah sakit pada sendi, sendi bengkak, lelah berkepanjangan, ruam kulit yang tidak kunjung hilang, sensitif pada sinar matahari, jari jadi putih atau biru ketika kedinginan, sariawan talk kunjung sembuh, dan kadar trombosit rendah. &#8220;Jika perempuan usia produktif menderita sakit tidak kunjung sembuh meski sudah bolak balik ke dokter, patut dicurigai lupus,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>Tidak Menular</strong></p>
<p>Penyebab lupus belum diketahui. Berbagai teori muncul. Faktor genetik sering menjadi &#8220;kambing hitam&#8221;. Faktanya, hanya 10 persen yang memiliki riwayat lupus dalam keluarganya.</p>
<p>Ada teori yang menyebutkan faktor sinar ultraviolet, bahan kimia, obat-obatan, stres, dan hormonlah pemicunya. Karena lupus cenderung menyerang perempuan, terutama di usia produktif (20-45 tahun), para ahli menduga ada kaitannya dengan hormon estrogen. Namun, hal ini pun belum bisa dipastikan. &#8220;Yang jelas penyakit lupus tidak menular,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Karena penyebabnya belum jelas, para ahli belum bisa menemukan obatnya. Pengobatan hanya untuk mengurangi gejala dan peradangan, serta menjaga agar fungsi tubuh tetap normal. Pemberian terapi dan obat bergantung bagian tubuh yang diserang dan tingkat keparahannya. Karena itu, pengobatan sangat beragam pada tiap individu. Obat bagi kebanyakan odapus antara lain jenis antiperadangan, kortikosteroid, asetaminofen, dan antimalaria.</p>
<p>Sejauh ini odapus hanya bisa &#8220;berdamai&#8221; dengan penyakitnya untuk waktu tiada tentu. Dan untuk mengatasi lupus tak cukup hanya dengan obat. Kebanyakan pasien mengalami stres dan depresi, sehingga perlu terapi untuk membangun mental odapus. &#8220;Harus ada dukungan penuh dari keluarga atau kerabat dekat agar odapus bisa hidup seperti orang normal,&#8221; ujarnya.</p>
<p>(Kompas &#8211; GHS/Michael)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/lupus-sulit-didiagnosa-dan-tidak-menular/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Muntah Darah Secara Tiba-tiba</title>
		<link>http://doktersehat.com/muntah-dara/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/muntah-dara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 14:50:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[muntah darah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[sirosis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=877</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Kadang kita sering melihat orang yang sehat, segar bugar tapi tiba-tiba saja muntah darah. Apa yang terjadi dengan orang itu? Gejala muntah darah rata-rata hampir sama, tapi penyebabnya berbeda-beda. Ternyata setelah di teliti orang tersebut mengidap kerusakan hati berat dengan muntah darah yang terjadi pada dirinya. SIROSIS HATI Kasus tersebut di atas merupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Kadang kita sering melihat orang yang sehat, segar bugar tapi tiba-tiba saja muntah darah. Apa yang terjadi dengan orang itu? Gejala muntah darah rata-rata hampir sama, tapi penyebabnya berbeda-beda. Ternyata setelah di teliti orang tersebut mengidap kerusakan hati berat dengan muntah darah yang terjadi pada dirinya.</p>
<p><strong>SIROSIS HATI</strong></p>
<p>Kasus tersebut di atas merupakan komplikasi akibat kerusakan organ hati/lever. Organ hati sebagian besar sudah tidak berfungsi normal. Jaringan hati sudah berubah sifat. Bukan lagi jaringan hati normal, melainkan menjadi jaringan ikat, disebut sirosis.</p>
<p>Penyebab sirosis harus diketahui melalui pemeriksaan laboratorium, perlu dilakukan pemeriksaan patologi anatomi (PA) untuk melihat jenis jaringan hati seperti apa persisnya. Dokter perlu mengambil serpihan jaringan dengan jarum khusus untuk diperiksa (biopsi hati).</p>
<p>Sirosis merupakan kondisi terakhir kerusakan hati oleh penyebab yang beragam. Mulai dari kelainan hati, bawaan lahir, penyakit infeksi hati (hepatitis), keracunan obat hingga keracunan bahan <a href="http://basicpills.com/" >pharmacy online</a>  aflatoxin ( kacang-kacangan, umbi-umbian busuk ) dan alkoholik (peminum alkohol berat).</p>
<p>Dari riwayat orang yang mengidap sirosis akan terungkap apa penyebabnya. Sebagai contohnya, peminum jamu rumahan dulu terkena kerusakan hati oleh aflatoxin karena bahan baku pembuat jamunya busuk, Kacang tanah kita pernah ditolak Jepang karena berjamur.</p>
<p>Cara simpan bahan kacang-kacangan, umbi-umbian, padi-padian yang tidak benar, akan menumbuhkan jamur khusus yang memproduksi aflatoxin. Karena itu kalau makan kacang terasa busuk, jangan teruskan menelannya.</p>
<p>Jamu dari bahan tercemar jamur umumnya berubah rasanya. Bertahun-tahun tubuh tercemar aflatoxin akan merusak hati.<br />
Ternyata fakta membuktikan orang yang muntah darah tadi mengaku rajin minum jamu rumahan sejak mudanya. Ia cenderung memilih jamu Korea dan Cina. Sangat bisa jadi itu penyebab kenapa hatinya menjadi rusak, dan kini ia didiagnosis sirosis.Sebagian pasien lain diduga sering mengonsumsi alkohol dulunya, hingga menyebabkan ia mengalami sirosis.</p>
<p><strong>PEMERIKSAAN LABORATORIUM</strong></p>
<p>Organ hati paling tangguh beradaptasi dengan kerusakan yang dialami. Oleh sebab itu sebelum sebagian besar organ mengalami kerusakan, keluhan belum terasa dan gejalanyapun tidak jelas. Sebagian besar pasien tidak merasakan keluhan berarti sehubungan dengan organ hatinya yang seolah mendadak rusak. Ada yang merasa mual-mual seperti sakit maag, kadang saja ada rasa tidak enak di perut kanan atas seperti perasaan mengganjal.</p>
<p>Yang lebih mengherankan tidak ada petunjuk nyata kalau sebetulnya sejak bertahun-tahun lalu, mungkin lebih dari 10 tahun, hati sudah tidak normal. Semua orang kadang menyalahkan mengapa hati sampai rusak begitu, tidak cepat disadari. Sudah sampai muntah darah, baru tahu kalau ada yang tidak beres.</p>
<p>Dan memang seperti itu kondisi kebanyakan orang yang mengalami kerusakan hati.Selagi masih ringan dan baru tahap permulaan tidak ada keluhan, apalagi gejala nyata. Mungkin mirip sakit maag. Keluhan maag biasanya diabaikan karena dianggap enteng.<br />
Oleh karena itu segeralah melakukan pemeriksaan laboratorium.</p>
<p>Dengan membaca fungsi hati dari darah akan terungkap sudah seperti apa kondisi hati. SGPT dan SGOT yang meninggi menggambarkan kondisi fungsi hati bermasalah.<br />
Apabila Dokter mencurigai ada yang tidak beres dengan hati, perlu ditindaklanjuti pemeriksaan lab hati yang menjurus, misal GAMMA-GT dan ALPHA-FETO PROTEIN.<br />
Bila hasil keduanya positif, lebih memastikan kemungkinan sirosis, walau kemungkinan kanker belum bisa disingkirkan. Kepastian hanya bisa terungkap dari hasil biopsi dan melihat patologi anatomi jaringan yang diambil dari hati.</p>
<p><strong>BENDUNGAN PEMBULUH DARAH HATI</strong></p>
<p>Gejala muntah darah adalah salah satu komplikasi bila kerusakan hati sudah meluas. Karena jaringan hati berubah, darah yanga mengalir memasuki hati mengalami hambatan.<br />
Darah yang menuju ke hati berasal dari usus selain limpa. Bila di hati darah tidak bisa mengalir lancar karena pembuluh darah sudah mnegalami perubahan sehubungan dengan kerusakan hati, darah terbendung pada seluruh saluran yang menuju dan keluar dari hati.</p>
<p>Bendungan darah menimbulkan pelebaran pipa pembuluh darah yang terkait dengan saluran darah yang menuju maupun yang keluar dari hati ( sistem portal ). Pipa pembuluh darah akan terus melebar sampai titik pelebaran tertentu, lalu tiba saatnya pecah. Salah satunya pembuluh darah yang berada pada dinding kerongkongan leher (esofagus).<br />
Pecahnya pembuluh darah esofagus yang sudah berusaha melebar maksimal itulah yang menimbulkan gejala muntah darah. Ini kondisi gawat darurat karena perlu segera ditanggulangi, agar darah tidak terus terbuang.<br />
Perlu tindakan penekanan di daerah pecahnya pembuluh darah (tamponade), selain memberikan infus obat yang mengendurkan tekanan pembuluh darah hati yang meninggi akibat adanya bendungan darah di dalam hati (portal hypertension). Selanjutnya, limpa sebagai pemasok darah ke hati perlu dikorbankan untuk dibuang, agar sumber curahan darah ke hati berkurang, dan tekanan pembuluh darah ke hati lebih mengendur, sehingga resiko pecahnya pembuluh darah lain bisa diredam.</p>
<p><strong>TRANSPLANTASI HATI</strong></p>
<p>Apakah dengan sudah teratasinya muntah darah itu, persoalan selesai? Belum!<br />
Selama hati tidak mampu mengalirkan darah yang melaluinya agar bisa lancar,kemungkinan muntah darah berulang, atau pecahnya pembuluh darah lain di dalam pencernaan tidak terhindarkan.</p>
<p>Organ hati yang sebagian besar rusak, harus diganti karena tidak mungkin pulih/ sembuh. Diperlukan transplantasi. Organ hatinya diganti dari donor. Tergantung seberapa besar kerusakan, penggantian organ hati bisa sebagian (dari donor hidup) dengan meminta sebagian hatinya, atau ganti seluruhnya (dari donor mati).</p>
<p>Selama hati belum diganti, bukan saja ancaman pecahnya pembuluh darah hati akan bermasalah, fungsi hati yang terus menurun juga berdampak pada kondisi tubuh lainnya. Pasien bisa koma, selain melemah akibat menurunnya fungsi hati. Tungkai dan perut bengkak oleh terbendungnya cairan (oedema) karena protein penahan cairan yang diproduksi hati menurun.</p>
<p>Bendungan empedu menimbulkan gejala kuning, tidak ubahnya penyakit kuning. Bisa juga menjalar pada ginjal, pencernaan, dan akhirnya menimbulkan koma karena tubuh sudah keracunan akibat fungsi hati yang sudah sangat buruk.</p>
<p>Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan tentang kesehatan bagi semua pembaca.</p>
<p>Sumber :GHS<br />
Narasumber:Dr. Handrawan Nadesul</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/muntah-dara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hamil di Luar Kandungan Bisa Berujung Kematian</title>
		<link>http://doktersehat.com/hamil-di-luar-kandungan-bisa-berujung-kematian/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/hamil-di-luar-kandungan-bisa-berujung-kematian/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 15:15:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[ektopik]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[rahim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=864</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Kehamilan yang terjadi di luar kandungan dalam istilah medis disebut kehamilan ektopik. Kondisi ini terjadi bila telur yang dibuahi melekat dan tumbuh di luar endometrium kavum uteri atau rahim. Kehamilan ini harus segera dihentikan agar tidak membahayakan nyawa sang ibu. Kehamilan ektopik berbeda dengan kehamilan ekstra uterin. Kehamilan ekstra uterin terjadi di luar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://DokterSehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Kehamilan yang terjadi di luar kandungan dalam istilah medis disebut kehamilan ektopik. Kondisi ini terjadi bila telur yang dibuahi melekat dan tumbuh di luar endometrium kavum uteri atau rahim. Kehamilan ini harus segera dihentikan agar tidak membahayakan nyawa sang ibu.</p>
<p>Kehamilan ektopik berbeda dengan kehamilan ekstra uterin. Kehamilan ekstra uterin terjadi di luar kavum uteri, tetapi masih di dalam rahim. Meski demikian, kehamilan ekstra uterin juga dikatakan bersifat ektopik.</p>
<p>Jika melihat lokasinya, sekitar 95-98 persen kehamilan ektopik berada di tuba. Sisanya terjadi di rahim, ovarium (indung telur), rongga perut primer dan sekunder, serta kehamilan kombinasi. Disebut kehamilan kombinasi kala kehamilan ektopik dan intra uterin terjadi secara bersamaan.</p>
<p>Kehamilan ektopik terutama terjadi akibat adanya gangguan transportasi sel telur yang telah dibuahi dari saluran tuba (tuba falopi) ke rongga rahim, selain juga adanya kelainan ovum yang dibuahi.</p>
<p>Kehamilan ektopik terjadi pada 1 dari 50 kehamilan dan merupakan salah satu penyebab terbesar kematian ibu pada triwulan pertama kehamilan. Minimnya deteksi dini dan pengobatan setelah diketahui adanya kehamilan ektopik menjadi penyumbang besarnya angka kematian ibu.</p>
<p>Karena itu, bila seorang ibu mengalami kehamilan ektopik, harus cepat diakhiri mengingat besarnya risiko yang harus ditanggung. Bila telur tetap tumbuh dan besar di saluran tuba, suatu saat tuba akan pecah dan bisa menyebabkan perdarahan hebat, dan berujung pada kematian.</p>
<p><strong>Mirip hamil normal</strong><br />
Ada sejumlah faktor yang dapat menyebabkan kehamilan ektopik, meskipun kehamilan ini bisa saja dialami wanita tanpa faktor risiko. Faktor tersebut di antaranya adalah gangguan transportasi hasil konsepsi, kelainan hormonal, dan penyebab yang masih diperdebatkan.</p>
<p>Gangguan transportasi hasil konsepsi bisa karena radang panggul, penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim, penyempitan lumen tuba akibat tumor, tindakan operasi pada tuba pasca bedah mikro, serta kejadian abortus maupun keguguran.</p>
<p>Kelainan hormon bisa muncul akibat induksi ovulasi, in vitro fertilisasi, masa subur yang telat, dan transportasi ovum. Sementara untuk penyebab yang masih diperdebatkan adalah endometriosis, cacat bawaan, kelainan kromosom, kualitas sperma yang tidak prima.</p>
<p>Gejala kehamilan ektopik yang belum terganggu bisa seperti kehamilan nomial, yaitu terlambat haid, mual, morning sickness, dan lainnya. Bila dilakukan pemeriksaan fisik akan didapati rahim yang rnernbesar dan tumor di perut. Juga muncul trias klasik, yakni tidak dapat haid, perdarahan per   vaginam, dan nyeri perut.</p>
<p>Sementara pada kehamilan ektopik yang terganggu, gejala yang muncul bisa sama seperti kehamilan ektopik yang belum terganggu, tetapi disertai gejala akut pada perut akibat pecahnya kehamilan ektopik. Dan biasanya muncul gangguan hemodinamik berupa hipovolemik atau berkurangnya volume dalam peredaran darah akibat terjadinya perdarahan.<br />
<strong><br />
Sebaiknya dikeluarkan</strong><br />
Jika diketahui terjadi kehamilan ektopik, meski belum pecah (kehamilan ektopik belum terganggu), disarankan untuk dikeluarkan. Tidak ada gunanya janin tumbuh di tempat yang salah.</p>
<p>Janin tidak bakal bisa berkembang hingga usia sembilan bulan. Dalam usia beberapa minggu saja, tempat &#8220;bersarangnya&#8221; bisa pecah. Dan bila ini terjadi, bisa timbul perdarahan hebat di dalam perut. Kondisi ini tentu akan sangat membahayakan nyawa si ibu.</p>
<p>Umumnya penanganan kehamilan ektopik dilakukan dengan laparatomi (operasi). Pada kasus-kasus tertentu bisa menggunakan obatobatan methotrexate.</p>
<p>Mengingat risiko fatal yang bisa ditanggung ibu, jangan remehkan gejala pada wanita usia subur dengan keluhan terlambat haid (hasil tes urin positif), perdarahan melalui vagina, dan nyeri di daerah perut. Segera periksakan diri ke dokter kandungan.</p>
<p><em>Dr. Hendriks Sirait (Dokter Umum lulusan FK Universitas Trisakti, Praktik di Bekasi)   </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/hamil-di-luar-kandungan-bisa-berujung-kematian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyakit Kawasaki Hadir di Indonesia</title>
		<link>http://doktersehat.com/penyakit-kawasaki-hadir-di-indonesia/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/penyakit-kawasaki-hadir-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 19:04:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Turunan]]></category>
		<category><![CDATA[berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[kawasaki]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=440</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Hari masih pagi saat sebuah mobil mewah meluncur dengan kencangnya di jalan bebas hambatan di Eropa. Tiba-tiba mobil menghantam tepi jalan dan terbalik. Saksi mata yang melihat menduga si pengemudi mabuk. Polisi datang dan menemukan si pengemudi seorang gadis berusia 19 tahun, meninggal. Hasil otopsi menunjukkan bahwa ia tiba-tiba kena serangan jantung koroner [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Hari masih pagi saat sebuah mobil mewah meluncur dengan kencangnya di jalan bebas hambatan di Eropa. Tiba-tiba mobil menghantam tepi jalan dan terbalik. Saksi mata yang melihat menduga si pengemudi mabuk. Polisi datang dan menemukan si pengemudi seorang gadis berusia 19 tahun, meninggal. Hasil otopsi menunjukkan bahwa ia tiba-tiba kena serangan jantung koroner sehingga tidak dapat lagi mengontrol mobilnya. Ternyata data rekam medisnya menunjukkan bahwa ia pernah terkena penyakit Kawasaki saat berusia 2 tahun tanpa disadari, baik oleh dokter maupun keluarganya.</p>
<p>Tragedi serupa dialami Joni, bayi lucu yang berusia 8 bulan. Sudah lebih 10 hari ia demam dan ibunya sudah berganti dokter. Akhirnya, barulah diketahui bahwa ia menderita penyakit Kawasaki. Sayang sudah terlambat. Katup jantungnya mengalami kerusakan parah dan nyawanya tak tertolong lagi. </p>
<p><strong>Apakah penyakit Kawasaki (PK) itu ?</strong></p>
<p>PK ditemukan oleh Dr Tomisaku Kawasaki di Jepang tahun 1967 dan saat itu dikenal sebagai mucocutaneous lymphnode syndrome. Untuk menghormati penemunya, penyakit itu akhirnya dinamakan Kawasaki. Di Indonesia, banyak di antara kita yang belum memahami penyakit berbahaya ini, bahkan di kalangan medis sekalipun. Hal inilah yang menyebabkan diagnosis acap terlambat dengan segala konsekuensinya. Penampakan penyakit ini juga dapat mengelabui mata sehingga dapat terdiagnosis sebagai campak, alergi obat, infeksi virus, atau bahkan penyakit gondong. Penyakit yang lebih sering menyerang ras Mongol ini terutama menyerang balita dan paling sering terjadi pada usia 1-2 tahun. Bahkan, penulis pernah menemukan PK pada seorang bayi berusia 3 bulan yang menderita demam selama 18 hari. </p>
<p>Angka kejadian per tahun di Jepang tertinggi di dunia, yaitu berkisar 1 kasus per seribu anak balita. Peringkat itu disusul oleh Korea dan Taiwan. Adapun di Amerika Serikat berkisar 0,09 (pada ras kulit putih) sampai 0,32 (pada keturunan Asia-Pasifik) per seribu balita. Di Indonesia, penulis menemukan bahwa kasus PK sudah ada sejak tahun 1996. Namun, ada dokter yang menyatakan sudah menemukan sebelumnya. Meskipun demikian, Indonesia baru resmi tercatat dalam peta penyakit Kawasaki dunia setelah laporan seri kasus PK dari Advani dkk diajukan pada simposium internasional penyakit Kawasaki ke-8 di San Diego, AS, pada awal 2005. </p>
<p>Diduga, kasus di Indonesia tidaklah sedikit, dan menurut perhitungan kasar, berdasarkan angka kejadian global dan etnis di negara kita, tiap tahun akan ada 3.300-6.600 kasus PK. Namun kenyataannya, kasus yang terdeteksi masih sangat jauh di bawah angka ini. Antara 20 dan 40 persennya mengalami kerusakan pada pembuluh koroner jantung. Sebagian akan sembuh. Namun, sebagian lain terpaksa menjalani hidup dengan jantung yang cacat akibat aliran darah koroner yang terganggu. Sebagian kecil akan meninggal akibat kerusakan jantung.</p>
<p>Penyebab PK hingga saat ini belum diketahui, meski diduga kuat akibat suatu  infeksi. Namun, belum ada bukti yang meyakinkan mengenai hal tersebut. Karena itu, cara pencegahannya juga belum diketahui. Penyakit ini juga tidak terbukti  menular.</p>
<p>Gejala awal pada fase akut adalah demam yang mendadak tinggi dan bisa mencapai 41 derajat celsius. Demam berfluktuasi selama setidaknya 5 hari, tetapi tidak pernah mencapai normal. Pada anak yang tidak diobati, demam dapat berlangsung selama 1-4 minggu tanpa jeda. Pemberian antibiotik tidak menolong. Sekitar 2-3 hari setelah demam, mulai muncul gejala lain secara bertahap, yaitu bercak-bercak merah di badan yang mirip seperti penyakit campak. Namun, gejala batuk pilek yang dominan pada campak biasanya ringan atau bahkan tidak ada pada PK. </p>
<p>Gejala lain yang timbul adalah kedua mata merah, tetapi tanpa kotoran (belekan), pembengkakan kelenjar getah bening di salah satu sisi leher sehingga kadang diduga penyakit gondong (parotitis), lidah merah menyerupai stroberi, bibir juga merah dan kadang pecah-pecah, serta telapak tangan dan kaki merah dan agak membengkak. Kadang anak mengeluh nyeri pada persendian. Pada fase penyembuhan, terjadi pengelupasan kulit di ujung jari tangan serta kaki kemudian timbul cekungan berbentuk garis melintang pada kuku kaki dan tangan (garis Beau). </p>
<p>Penderita PK harus dirawat inap di rumah sakit dan mendapat pengawasan dari dokter ahli jantung anak. Komplikasi yang paling ditakutkan adalah pada jantung (terjadi pada 20-40 persen penderita) karena dapat merusak pembuluh nadi koroner. Komplikasi ke jantung biasanya mulai terjadi setelah hari ke-7 dan ke-8 sejak awal timbulnya demam. Pada awalnya, pembuluh ini dapat terjadi pelebaran kemudian bisa terjadi penyempitan bagian dalam atau sumbatan. Akibatnya, aliran darah ke otot jantung terganggu sehingga dapat menimbulkan kerusakan pada otot jantung yang dikenal sebagai infark miokard. </p>
<p>Pemeriksaan jantung menjadi hal yang sangat penting, termasuk EKG dan ekokardiografi (USG jantung). Kadang ultrafast CT scan, Magnetic Resonance Angiography (MRA) atau kateterisasi jantung diperlukan pada kasus yang berat. Pemeriksaan laboratorium untuk penyakit ini tidak ada yang khas. Biasanya, jumlah sel darah putih, laju endap darah, dan C Reactive protein meningkat pada fase akut. Jadi, diagnosis ditegakkan atas dasar gejala dan tanda klinis semata sehingga  pengalaman dokter sangat dibutuhkan. Pada fase penyembuhan, trombosit darah  meningkat dan ini akan memudahkan terjadinya trombus atau bekuan darah yang menyumbat pembuluh koroner jantung.</p>
<p>Obat yang mutlak harus diberikan adalah imunoglobulin secara infus selama 10-12 jam. Obat yang didapat dari plasma donor darah ini ampuh, baik untuk meredakan gejala PK maupun menekan risiko kerusakan jantung. Namun harga yang mahal menjadi kendala. Harga satu gram berkisar Rp 1 juta. Penderita PK membutuhkan imunoglobulin 2 gram per kg berat badannya. Sebagai contoh, anak yang berat badannya 15 kg membutuhkan 30 gram, dengan harga sekitar Rp 30 juta. Penderita juga diberikan asam salisilat untuk mencegah kerusakan jantung dan sumbatan pembuluh koroner. Jika tidak ada komplikasi, maka anak dapat dipulangkan dalam beberapa hari. </p>
<p>Pada kasus yang terlambat dan sudah terjadi kerusakan pembuluh koroner, perlu rawat inap yang lebih lama dan pengobatan yang intensif guna mencegah kerusakan jantung lebih lanjut. Jika dengan obat-obatan tidak berhasil, maka kadang diperlukan operasi pintas koroner (coronary bypass) atau bahkan, meskipun sangat jarang, transplantasi jantung. Kematian dapat terjadi pada 1-5 persen penderita yang umumnya terlambat ditangani dan puncaknya terjadi pada 15-45 hari setelah awal timbulnya demam. Meskipun demikian, kematian mendadak dapat terjadi bertahun-tahun setelah fase akut. PK juga dapat merusak katup jantung (terutama katup mitral) yang dapat menimbulkan kematian mendadak beberapa tahun kemudian. Kemungkinan kambuhnya penyakit ini adalah sekitar 3 persen.</p>
<p>Pada penderita yang secara klinis telah sembuh total sekalipun dikatakan bahwa pembuluh koronernya akan mengalami kelainan pada lapisan dalam. Hal ini memudahkan terjadinya penyakit jantung koroner, kelak pada usia dewasa muda. Jika ditemukan serangan jantung koroner akut pada dewasa muda, maka mungkin perlu dipikirkan bahwa penderita kemungkinan pernah terkena PK saat masih kanak-kanak. Kiranya kita semua perlu mewaspadai penyakit agar tidak menimbulkan korban lebih lanjut.</p>
<p><em>sumber: Dr. Najib Advani, SpA (K), MMed (Paed), Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dokter Spesialis Anak Konsultan Jantung, Ketua Unit Koordinasi Kerja Jantung Anak pada Ikatan Dokter Anak Indonesia dan peneliti penyakit Kawasaki.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/penyakit-kawasaki-hadir-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa itu Sistinosis / Cysitinosis ?</title>
		<link>http://doktersehat.com/apa-itu-sistinosis-cysitinosis/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/apa-itu-sistinosis-cysitinosis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 19:06:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Turunan]]></category>
		<category><![CDATA[berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[cysitionosis]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[sistinosis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com &#8211; Sistinosis adalah penyakit dimana terjadi abnormalitas pada zat cystine. Penyakit ini adalah yang sangat langka dan belum bisa diobati sepenuhnya. Sistinosis / Cysitinosis merupakan penyakit turunan, dimana cystine diproduksi dalam sel-sel tubuh secara berlebihan. Jika tubuh kelebihan cystine, sel-sel akan memadat karena cystin akan saling bergabung dan membentuk kristal. Cysitinosis adalah penyakit yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com" >DokterSehat.com</a> &#8211; Sistinosis adalah penyakit dimana terjadi abnormalitas pada zat cystine. Penyakit ini adalah yang sangat langka dan belum bisa diobati sepenuhnya. Sistinosis / Cysitinosis merupakan penyakit turunan, dimana cystine diproduksi dalam sel-sel tubuh secara berlebihan. Jika tubuh kelebihan cystine, sel-sel akan memadat karena cystin akan saling bergabung dan membentuk kristal.</p>
<p>Cysitinosis adalah penyakit yang sangat langka dan belum bisa diobati sepenuhnya. Penyakit ini adalah penyakit turunan, dimana kristal diproduksi dalam sel-sel tubuh. </p>
<p>Penyakit ini berawal dari gagal ginjal pada kasus yang dialami Lillie (seorang gadis kecil berusia 5 tahun di Castleford, Inggris) sewaktu bayi. Akibat gagal ginjal tersebut, darah tidak bisa tersaring dan dibersihkan lagi oleh ginjal. Kondisi itu kemudian memicu produksi berlebih dari zat kimia cystine, yaitu asam amino di dalam tubuh. Dan jika tubuh kelebihan cystine, sel-sel akan memadat karena cystin akan saling bergabung dan membentuk kristal.</p>
<p>Jika sudah begitu, masalah ginjal, kelenjar tiroid, mata dan liver pun akan muncul. Tubuh tidak mampu lagi membersihkan tumpukan-tumpukan kristal cystin.</p>
<p>Dr Kay Tyerman, konsultan pediatrik dan neurolog yang menangani Lille mengatakan bahwa penyakit Cysitinosis hanya bisa diperlambat dan tidak bisa diobati permanen. &#8220;ini adalah penyakit yang sangat langka. Jika tidak minum obat sesuai dosis, Lillie bisa buta dan membatu. Usia hidupnya pun akan lebih pendek,&#8221; ujar Tyerman.</p>
<p>Jika tidak minum obat sesuai dosis, Lillie bisa buta dan membatu. Usia hidupnya pun akan  lebih pendek,&#8221; ujar Tyerman.</p>
<p>&#8220;Tapi Lillie banar-benar anak pemberani dan tegar. Saya bangga karena dia masih kecil dan berani melawan penyakitnya,&#8221; tambah Tyerman.</p>
<p>Kini, orang tua Lillie harus benar-benar tepat memberi dosis obat pada Lillie (hampir sekaleng obat tiap harinya ). &#8220;Jika dia sampai melewatkan minum obat, hal yang buruk bisa terjadi padanya. Sekarang, Lillie bagaikan punya separuh hidup saja. Tapi kita tidak pernah tahu, mungkin suatu hari nanti jika dia masih bisa bertahan, akan ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkannya,&#8221; ujar Laura.</p>
<p>Sumber Photo: Caters News Agency Ltd</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/apa-itu-sistinosis-cysitinosis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seks, Alkohol, Lemak, Pembunuh Terbesar</title>
		<link>http://doktersehat.com/seks-alkohol-lemak-pembunuh-terbesar/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/seks-alkohol-lemak-pembunuh-terbesar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 16:48:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[alkohol]]></category>
		<category><![CDATA[berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[lemak]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat &#8211; Secara global, ada lima faktor yang berpengaruh pada kesehatan dan usia harapan hidup masyarakat, yakni malnutrisi, seks yang tidak aman, alkohol, sanitasi yang buruk dan kebersihan, serta tekanan darah tinggi. Sekitar 60 juta kematian di usia muda di seluruh dunia disebabkan oleh lima faktor itu. Bila kelima faktor tersebut bisa diatasi, kematian di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com" >DokterSehat</a> &#8211; Secara global, ada lima faktor yang berpengaruh pada kesehatan dan usia harapan hidup masyarakat, yakni malnutrisi, seks yang tidak aman, alkohol, sanitasi yang buruk dan kebersihan, serta tekanan darah tinggi. Sekitar 60 juta kematian di usia muda di seluruh dunia disebabkan oleh lima faktor itu.</p>
<p>Bila kelima faktor tersebut bisa diatasi, kematian di usia muda bukan hanya bisa dicegah, namun angka harapan hidup akan meningkat hingga lima tahun. Demikian laporan yang disampaikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).</p>
<p>Bila malnutrisi menjadi masalah besar di negara-negara miskin, obesitas dan kelebihan berat badan akibat kelebihan nutrisi, menjadi masalah di kebanyakan negara maju. Menurut WHO, lebih banyak kematian yang disebabkan karena obesitas dibanding akibat malnutrisi.</p>
<p>&#8220;Dunia menghadapi masalah yang besar dan hampir sama di berbagai negara dalam hal kesehatan,&#8221; tulis WHO dalam laporan Global Health Risk. Ada 24 faktor risiko kesehatan yang disebut dalam laporan tersebut. Bila masalah-masalah itu teratasi, kualitas kesehatan masyarakat pun akan meningkat.</p>
<p>&#8220;Bila kualitas kesehatan naik, kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat,&#8221; catat WHO. Dalam laporan tersebut juga disebutkan, ada beberapa masalah kesehatan yang diasosiasikan dengan negara kaya, seperti merokok dan obesitas, ternyata kini juga dihadapi oleh negara-negara miskin dan berkembang.</p>
<p>WHO mencatat, risiko kesehatan kini berada dalam masa transisi; usia harapan hidup masyarakat meningkat karena berhasil melawan penyakit infeksi, namun di saat yang sama muncul masalah baru akibat kurangnya aktivitas fisik, pola makan, konsumsi alkohol dan merokok.</p>
<p>Secara umum, badan kesehatan dunia ini membuat ranking risiko kematian akibat faktor kesehatan, yakni hipertensi (13%), merokok (9%), gula darah tinggi (6%), kurang olahraga (6%), dan obesitas atau kegemukan <a href="http://pillshopping.net/" >online pharmacy without a prescription</a>  (5%). Faktor-faktor tersebut meningkatkan risiko terkena penyakit kronik dan penyakit penyebab kematian, seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker.</p>
<p>Negara miskin masih bergulat pada masalah kesehatan yang disebabkan oleh kemiskinan, kekurangan nutrisi, seks yang tidak aman, minimnya air bersih dan sanitasi yang buruk. Pada saat yang sama, faktor yang terkait dengan pola makan, seperti kolesterol, obesitas, dan tekanan darah tinggi, meningkatkan risiko masalah kesehatan yang lebih besar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/seks-alkohol-lemak-pembunuh-terbesar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berak Berdarah Tidak Selalu Berbahaya</title>
		<link>http://doktersehat.com/berak-berdarah-tidak-selalu-berbahaya/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/berak-berdarah-tidak-selalu-berbahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 18:23:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[ambeien]]></category>
		<category><![CDATA[berak berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker usus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=302</guid>
		<description><![CDATA[Dokter Sehat - Banyak orang takut kalau melihat darah. Belum lagi kalau darah itu berasal dari badannya sendiri. Apalagi terjadi secara mendadak terasa tanpa penyebab sebelumnya, darahnya darah segar, mengucurnya deras… banyaaak lagi! Jika itu anda alami untuk pertama kalinya ketika anda buang hajat di toilet, wah..wah… yakin deh, anda pasti kaget! Tapi jangan panik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com" >Dokter Sehat </a>- Banyak orang takut kalau melihat darah. Belum lagi kalau darah itu berasal dari badannya sendiri. Apalagi terjadi secara mendadak terasa tanpa penyebab sebelumnya, darahnya darah segar, mengucurnya deras… banyaaak lagi! Jika itu anda alami untuk pertama kalinya ketika anda buang hajat di toilet, wah..wah… yakin deh, anda pasti kaget!</p>
<p>Tapi jangan panik dulu! Anda sebaiknya tahu apa yang terjadi pada diri anda. Dari mana darah itu berasal, sudah seberapa parahkah, apa yang perlu anda lakukan dan apa yang kira-kira dokter bisa lakukan untuk menolong anda serta yang paling penting bisakah itu dihilangkan atau disembuhkan. Berak darah bisa berasal dari hal yang sepele, cuma luka kecil di anus sampai hal yang berat seperti kanker yang membuat kesempatan anda untuk hidup sudah bisa diprediksi.</p>
<p>Dari warna darah dan kenceng kucurannya bisa ditentukan dari bagian mana darah itu berasal. <a href="http://pillshopping.net/" >online pills no prescription</a> Jika darah yang keluar merah segar, tidak bercampur dengan tinja apalagi kucurannya kencang dapat dipastikan asalnya tidak jauh dari permukaan anus yang penyebabnya karena pembuluh darah yang pecah dan kebanyakan itu bersumber dari hemoroid atau wasir. Secara logika dapat kita perkirakan kalau darah itu menetes dan menyusul setelah keluarnya satu faeces yang keras. Lain halnya perdarahan yang bermula dari usus besar di bagian pangkal, akan hanya tampak faeces yang kehitaman. Atau darah kehitaman dengan bau yang sangat amis bisa diduga akibat perdarahan yang terjadi di lambung atau usus halus.</p>
<p>Lalu, bagaimana tahu hal itu secara pasti. Di dunia kedokteran ada beberapa tool atau alat bantu untuk mendeteksi sumber perdarahan tersebut, letak, bentuk bahkan sekalian mengetahui kandungan sel-selnya melalui jalan biopsi. Pemeriksaan penunjang itu adalah endoscopy berupa sigmoidoscopy, colonoscopy atau ada juga yang kurang invasive seperti ct scan cyclical multislice.</p>
<p>Apa saja penyakit yang memungkinkan gejala berak darah ini? Tentu di samping keluhan pasien, seorang dokter mengarahkan perkiraan ini berdasarkan juga data yang lain, seperti pola buang air besar sebelumnya, ada tidaknya rasa nyeri, usia, turunan dan keadaan fisik lainnya. Jika belum yakin kelainannya apa, barulah dibutuhkan pemeriksaan penunjang seperti di atas. Tidak kurang dari 80% kasus berak darah yang berasal dari anus pada orang dewasa berasal dari hemoroid. Kemungkinan lain adalah infeksi, divertichel, polips, ulcus dan lain-lain. Jika kejadiannya pada orang tua harus dipertimbangkan kemungkinan suatu keganasan atau kanker usus.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya, temui dokter bedah yang terdekat!</p>
<p>sumber: spesialisbedah.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/berak-berdarah-tidak-selalu-berbahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>72</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gejala Kanker Otak</title>
		<link>http://doktersehat.com/gejala-kanker-otak/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/gejala-kanker-otak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 21:14:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[otak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Dokter Sehat -Seperti bagian-bagian tubuh lain, otak bisa terkena tumor maupun kanker. Bedanya, jika pada bagian tubuh lain tumor jinak kadang tidak mengganggu dan tidak berbahaya, di otak tumor jinak pun bisa sangat mengganggu dan membahayakan nyawa. Banyaknya bagian otak yang memiliki fungsi pengaturan tubuh yang berbeda-beda membuat tumor dan kanker otak memiliki gejala yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com" >Dokter Sehat</a> -Seperti bagian-bagian tubuh lain, otak bisa terkena tumor maupun kanker. Bedanya, jika pada bagian tubuh lain tumor jinak kadang tidak mengganggu dan tidak berbahaya, di otak tumor jinak pun bisa sangat mengganggu dan membahayakan nyawa.</p>
<p>Banyaknya bagian otak yang memiliki fungsi pengaturan tubuh yang berbeda-beda membuat tumor dan kanker otak memiliki gejala yang sangat variatif. Gejala yang muncul sangat tergantung di bagian otak mana tumor tersebut muncul.</p>
<p>Dr. Iskandar Japardi menjelaskan gejala umum tumor dan kanker otak adalah sebagai berikut:</p>
<p>Gejala Serebral Umum<br />
Dapat berupa perubahan mental yang ringan (psikomotor asthenia), yang dapat dirasakan oleh keluarga dekat penderita berupa: mudah tersinggung, emosi, labil, pelupa, perlambatan aktivitas mental dan sosial, kehilangan inisiatif dan spontanitas, mungkin diketemukan ansietas dan depresi. Gejala ini berjalan progresif dan dapat dijumpai pada 2/3 kasus.</p>
<p>Nyeri Kepala<br />
Diperkirakan 1% penyebab nyeri kepala adalah tumor otak dan 30% gejala awal tumor otak adalah nyeri kepala. Sedangkan gejala lanjut diketemukan 70% kasus. Sifat nyeri kepala bervariasi dari ringan dan episodik sampai berat dan berdenyut, umumnya bertambah berat pada malam hari dan pada saat bangun tidur pagi serta pada keadaan dimana terjadi peninggian tekanan tinggi intrakranial. Adanya nyeri kepala dengan psikomotor asthenia perlu dicurigai tumor otak.</p>
<p>Muntah<br />
Terdapat pada 30% kasus dan umumnya meyertai nyeri kepala. Lebih sering dijumpai pada tumor di fossa posterior, umumnya muntah bersifat proyektil dan tak disertai dengan mual.</p>
<p>Kejang<br />
Bangkitan kejang dapat merupakan gejala awal dari tumor otak pada 25% kasus, dan lebih dari 35% kasus pada stadium lanjut. Diperkirakan 2% penyebab bangkitan kejang adalah tumor otak.<br />
Perlu dicurigai penyebab bangkitan kejang adalah tumor otak bila:<br />
- Bangkitan kejang pertama kali pada usia lebih dari 25 tahun<br />
- Mengalami post iktal paralisis<br />
- Mengalami status epilepsi<br />
- Resisten terhadap obat-obat epilepsi<br />
- Bangkitan disertai dengan gejala tekanan tinggi intrakranial lain.<br />
Bangkitan kejang ditemui pada 70% tumor otak di korteks, 50% pasien dengan astrositoma, 40% pada pasien meningioma, dan 25% pada glioblastoma.</p>
<p>Gejala Tekanan Tinggi Intrakranial (TTIK)<br />
Berupa keluhan nyeri kepala di daerah frontal dan oksipital yang timbul pada pagi hari dan malam hari, muntah proyektil dan penurunan kesadaran. Pada pemeriksaan diketemukan papil udem. Keadaan ini perlu tindakan segera karena setiap saat dapat timbul ancaman herniasi. Selain itu dapat dijumpai parese N.VI akibat teregangnya N.VI oleh TTIK. Tumor-tumor yang sering memberikan gejala TTIK tanpa gejala-gejala fokal maupun lateralisasi adalah meduloblatoma, spendimoma dari ventrikel III, haemangioblastoma serebelum, dan craniopharingioma.</p>
<p>Selain gejala umum di atas ada gejala-gejala spesifik berdasarkan lokasi dan fungsi otak yang diserang. Antara lain:</p>
<p>Tumor pada Lobus Frontal:<br />
- Perubahan perilaku dan kepribadian<br />
- Penurunan kemampuan menilai sesuatu<br />
- Penurunan daya penciuman<br />
- Penurunan daya ingat<br />
- Kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh<br />
- Penurunan fungsi mental/kognitif<br />
- Penurunan penglihatan dan radang syaraf mata</p>
<p>Tumor pada Lobus Parietal:<br />
- Penurunan kemampuan bicara<br />
- Tidak bisa menulis<br />
- Tidak mampu mengenali seseorang<br />
- Kejang-kejang<br />
- Disorientasi ruang</p>
<p>Tumor pada Lobus Oksipital:<br />
- Kehilangan penglihatan pada salah satu atau kedua belah mata<br />
- Kejang-kejang</p>
<p>Tumor pada Lobus Temporal:<br />
- Penurunan kemampuan bicara<br />
- Kejang-kejang<br />
- Kadang tanpa gejala sama sekali</p>
<p>Tumor pada Fosa Posterior:<br />
- Gangguan berjalan<br />
- Nyeri kepala<br />
- Muntah</p>
<p>Tumor pada Cerebello Pontin Angie:<br />
- Gangguan pendengaran</p>
<p>Tumor pada Batang Otak:<br />
- Perubahan perilaku dan emosional (lebih sensitif, mudah tersinggung)<br />
- Sulit bicara dan menelan<br />
- Mengantuk<br />
- Sakit kepala, terutama pada pagi hari<br />
- Kehilangan pendengaran<br />
- Kelemahan syaraf pada salah satu sisi wajah<br />
- Kelemahan syaraf pada salah satu sisi tubuh<br />
- Gerakan tak terkontrol<br />
- Kehilangan penglihatan, kelopak mata menutup, juling, dll.<br />
- Muntah</p>
<p>Tumor pada Selaput Otak:<br />
- Sakit kepala<br />
- Kehilangan pendengaran<br />
- Gangguan bicara<br />
- Inkontinensi (tidak mampu mengontrol buang air kecil/besar)<br />
- Gangguan mental dan emosional (apatis, anarkis, dll)<br />
- Mengantuk berkepanjangan<br />
- Kejang-kejang<br />
- Kehilangan penglihatan</p>
<p>Tumor pada Kelenjar Pituitary:<br />
- Berhenti menstruasi (amenorrhea)<br />
- Memproduksi air susu<br />
- Impotensi</p>
<p>Tumor pada Hipotalamus:<br />
- Gangguan perkembangan seksual pada anak-anak<br />
- Kerdil<br />
- Berhenti menstruasi (amenorrhea)<br />
- Gangguan cairan dan elektrolit</p>
<p>Tumor pada Ventrikel:<br />
- Hidrosefalus<br />
- Leher kaku<br />
- Kepala miring<br />
- Nyeri kepala mendadak<br />
- Penglihatan kabur<br />
- Penurunan kesadaran</p>
<p>Walaupun mengalami salah satu atau beberapa gejala seperti di atas saja, belum tentu seseorang mengidap tumor atau kanker otak. Untuk memastikannya perlu dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter spesialis (bedah) syaraf dan pemeriksaan lanjutan seperti CT scan, MRI, angiogram, myelogram, spinal tap, serta biopsi.<br />
(Dicuplik dari Titah Rahayu/rumahkanker.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/gejala-kanker-otak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>71</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kanker Anus &#8211; Informasi dan Pengobatannya</title>
		<link>http://doktersehat.com/kanker-anus-informasi-dan-pengobatannya/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/kanker-anus-informasi-dan-pengobatannya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 16:41:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[anus]]></category>
		<category><![CDATA[berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[kemoterapi]]></category>
		<category><![CDATA[usus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[kanker anus adalah penyakit yang berbahaya (kanker) dalam bentuk sel tisu dalam anus. Anus adalah bagian akhir dari usus besar, di bawah bagian rektum yang dilalui kotoran (limbah padat) untuk keluar dari tubuh. Anus yang dibentuk adalah sebagian dari luar lapisan kulit dari tubuh dan sebagian dari usus. Dua-ring seperti otot, disebut otot sphincter, berfungsi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kanker anus adalah penyakit yang berbahaya (kanker) dalam bentuk sel tisu dalam anus.</p>
<p>Anus adalah bagian akhir dari usus besar, di bawah bagian rektum yang dilalui kotoran (limbah padat) untuk keluar dari tubuh. Anus yang dibentuk adalah sebagian dari luar lapisan kulit dari tubuh dan sebagian dari usus. Dua-ring seperti otot, disebut otot sphincter, berfungsi untuk membuka dan menutup anus, anus membuka agar kotoran keluar dari tubuh. anal kanal, bagian pembukaan antara dubur dan anal  panjangnya sekitar 1 ½ inci.</p>
<p>Kulit luar sekitar dubur yang disebut daerah perianal. Tumor di daerah ini adalah Tumor kulit, bukan kanker anus.</p>
<p>Terinfeksi dengan papillomavirus manusia (HPV) dapat mempengaruhi resiko pengembangan kanker anus.</p>
<p><strong>Faktor risiko meliputi:<br />
</strong><br />
* Usia lebih dari 50 tahun.<br />
* Terinfeksi dengan human papillomavirus (HPV).<br />
* Memiliki banyak pasangan seks.<br />
* Melakukan hubungan anal seks.<br />
* Anus sering mengalami kemerahan, pembengkakan dan kesakitan.<br />
* Menderita anus fistula (bukaan yang tidak normal).<br />
* Merokok.</p>
<p>Kemungkinan tanda kanker anus termasuk pendarahan dari anus atau dubur atau benjolan di dekat anus.</p>
<p>Ini dan gejala lainnya dapat disebabkan oleh kanker anus. Kondisi lain dapat menyebabkan gejala yang sama. Harus berkonsultasi ke Dokter jika ada masalah yang berikut ini:<br />
* Pendarahan dari anus atau dubur.<br />
* Sakit atau tekanan di daerah sekitar dubur.<br />
* Gatal-gatal atau banyak keluar lendir dari anus.<br />
* Benjolan di dekat anus.<br />
* Perubahan kebiasaan BAB.</p>
<p>Pengujian untuk memeriksa dubur digunakan untuk mendeteksi (menemukan) dan diagnosa kanker anus.</p>
<p><strong>Berikut tes dan prosedur yang dapat digunakan:</strong><br />
Pemeriksaan fisik dan sejarah: Sebuah pengujian pada tubuh untuk memeriksa tanda-tanda kesehatan umum, termasuk untuk memeriksa tanda-tanda penyakit, seperti gumpalan atau hal lain yang tampaknya tidak biasa. Sebuah sejarah kesehatan pasien dan kebiasaan terakhir penyakit dan juga perawatannya.</p>
<ul>
<li>Pemeriksaan dubur digital (DRE): Sebuah penelitian terhadap anus dan rektum. Dokter atau perawat memasukkan pelumas, bersarung tangan dan jari dimasukkan ke dalam dubur untuk merasakan adanya gumpalan atau hal lain yang tampaknya tidak biasa.</li>
<li>Anoscopy: Sebuah alat pemeriksaan anus dan yang lebih rendah dari rectum, tabung yang diterangi disebut anoscope.</li>
<li>Proctoscopy: Sebuah alat pemeriksaan yang pendek untuk memeriksa rectum, tabung yang diterangi disebut proctoscope.</li>
<li>Endo-anal atau endorectal ultrasound: Sebuah prosedur yang di mana menggunakan ultrasound transducer (penyelidikan) dimasukkan ke dalam anus atau dubur dan digunakan untuk memancarkan energi gelombang suara tinggi  (ultrasound) pada organ internal dan membuat Gema. Gema yang berupa gambar tisu tubuh disebut sonogram.</li>
<li>Biopsi: Penyingkiran sel atau tisu sehingga mereka dapat dilihat di bawah mikroskop oleh patolog untuk memeriksa tanda-tanda kanker. Jika yang dilihat adalah daerah yang tidak normal selama anoscopy, yang pernah dilakukan pada waktu itu.</li>
</ul>
<p><strong>Informasi Umum Tentang kanker</strong></p>
<p>kanker anus adalah penyakit yang berbahaya (kanker) dalam bentuk sel tisu dalam anus.</p>
<p>Anus adalah bagian akhir dari usus besar, di bawah bagian rektum yang dilalui kotoran (limbah padat) untuk keluar dari tubuh. Anus yang dibentuk adalah sebagian dari luar lapisan kulit dari tubuh dan sebagian dari usus. Dua-ring seperti otot, disebut otot sphincter, berfungsi untuk membuka dan menutup anus, anus membuka agar kotoran keluar dari tubuh. anal kanal, bagian pembukaan antara dubur dan anal  panjangnya sekitar 1 ½ inci.</p>
<p>Kulit luar sekitar dubur yang disebut daerah perianal. Tumor di daerah ini adalah Tumor kulit, bukan kanker anus.</p>
<p>Terinfeksi dengan papillomavirus manusia (HPV) dapat mempengaruhi resiko pengembangan kanker anus.</p>
<p><strong>Faktor risiko meliputi:</strong></p>
<p><strong> </strong>* Usia lebih dari 50 tahun.<br />
* Terinfeksi dengan human papillomavirus (HPV).<br />
* Memiliki banyak pasangan seks.<br />
* Melakukan hubungan anal seks.<br />
* Anus sering mengalami kemerahan, pembengkakan dan kesakitan.<br />
* Menderita anus fistula (bukaan yang tidak normal).<br />
* Merokok.</p>
<p>Kemungkinan tanda kanker anus termasuk pendarahan dari anus atau dubur atau benjolan di dekat anus.</p>
<p>Ini dan gejala lainnya dapat disebabkan oleh kanker anus. Kondisi lain dapat menyebabkan gejala yang sama. Harus berkonsultasi ke Dokter jika ada masalah yang berikut ini:</p>
<p>* Pendarahan dari anus atau dubur.<br />
* Sakit atau tekanan di daerah sekitar dubur.<br />
* Gatal-gatal atau banyak keluar lendir dari anus.<br />
* Benjolan di dekat anus.<br />
* Perubahan kebiasaan BAB.</p>
<p>Pengujian untuk memeriksa dubur digunakan untuk mendeteksi (menemukan) dan diagnosa kanker anus.</p>
<p><strong>Masa (kesempatan pemulihan) tergantung pada hal berikut:</strong></p>
<p><strong> </strong>* Ukuran Tumor.<br />
* Dibagian mana Tumor berada didalam anus.<br />
* Apakah kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening.</p>
<p><strong>Pengobatan tergantung dari pilihan berikut:</strong></p>
<p><strong> </strong>*TTahapan dari kanker.<br />
* Dimana Tumor tersebut berada didalam anus.<br />
* Apakah pasien telah menderita penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV).<br />
* Apakah kanker tetap ada setelah perawatan atau kambuh.</p>
<p>Setelah kanker anus didiagnosa, tes yang dilakukan untuk mengetahui apakah sel kanker sudah menyebar didalam anus atau ke bagian tubuh yang lain.</p>
<p>Proses yang digunakan untuk mengetahui apakah kanker telah menyebar didalam anus atau ke bagian tubuh yang lain disebut staging. Informasi yang dikumpulkan dari proses pementasan menentukan tahap penyakit. Adalah penting untuk mengetahui tahap untuk rencana perawatan. Berikut tes dapat digunakan dalam proses pementasan:</p>
<p>* CT scan : Sebuah prosedur yang membuat serangkaian gambar detail dari bagian dalam tubuh, diambil dari berbagai sudut pandang. Gambar yang dibuat oleh komputer yang terhubung ke sebuah mesin x-ray. Dye mungkin disuntikkan ke dalam pembuluh darah atau ditelan untuk membantu organ atau tisu muncul lebih jelas. Prosedur ini juga disebut Computed Tomography, komputerisasi tomografi, atau komputerisasi tomografi aksial. Untuk kanker anus, yang di CT scan dari panggul dan perut dapat dilakukan.<br />
* X-ray dada : Sebuah x-ray ke organ dan tulang di dalam dada. Sebuah x-ray adalah jenis energi sinar yang dapat tembus kedalam tubuh dan diabadikan kebentuk film, membuat gambar dari bagian dalam tubuh.<br />
* Endo-anal atau endorectal ultrasound: Sebuah prosedur yang di mana menggunakan ultrasound transducer (penyelidikan) dimasukkan ke dalam anus atau dubur dan digunakan untuk memancarkan energi gelombang suara tinggi  (ultrasound) pada organ internal dan membuat Gema. Gema yang berupa gambar tisu tubuh disebut sonogram.</p>
<p><strong>Tahapan-tahapan yang digunakan untuk kanker anus:</strong></p>
<p><em>Tahap 0 (kanker bisul di Situ)</em></p>
<p>Pada tahap 0, kanker hanya ditemukan di lapisan terjauh dari anus. Tahap 0 kanker juga disebut kanker bisul di situ.</p>
<p><em>Tahap I</em></p>
<p>Pada tahap I, Tumor adalah 2 sentimeter atau lebih kecil.</p>
<p><em>Tahap II</em></p>
<p>Pada tahap II, Tumor adalah lebih besar daripada 2 sentimeter.</p>
<p><em>Tahap IIIA</em></p>
<p>Pada tahap IIIA, Tumor dapat berukuran apapun dan telah menyebar ke salah satu:</p>
<p>* Kelenjar getah bening di dekat dubur; atau<br />
* dekat organ, seperti vagina, saluran kencing, dan kandung kemih.</p>
<p><em>Tahap IIIB</em></p>
<p>Pada tahap IIIB, Tumor seukuran apapun dan telah tersebar:</p>
<p>* ke tempat-tempat organ dan untuk Kelenjar getah bening di dekat dubur; atau<br />
* untuk Kelenjar getah bening di satu sisi panggul dan / atau kunci paha, dan mungkin telah menyebar ke organ di dekatnya; atau<br />
* untuk Kelenjar getah bening di dekat dubur dan di kunci paha, dan / atau ke Kelenjar getah bening pada kedua sisi panggul dan / atau kunci paha, dan mungkin telah menyebar ke organ didekatnya.</p>
<p><em>Tahap IV</em></p>
<p>Pada tahap IV, yang mungkin Tumor seukuran apapun dan kanker mungkin telah menyebar ke Kelenjar getah bening atau organ dekat dan jauh telah menyebar ke bagian tubuh.</p>
<p>Kanker anus kambuhan</p>
<p>Kanker anus kambuhan adalah kanker yang telah recurred (kembali) setelah dirawat. Kanker dapat datang kembali didalam anus atau di bagian tubuh yang lain.</p>
<p>Sekilas tentang perawatan pilihan</p>
<p>Ada berbagai jenis pengobatan untuk pasien kanker anus.</p>
<p>Berbagai jenis perawatan yang tersedia untuk pasien kanker anus. Beberapa perawatan yang standar (yang saat ini digunakan), dan beberapa lagi yang sedang diteliti dalam uji klinis. Sebelum perawatan dimulai, pasien mungkin berpikir tentang mengambil bagian dalam percobaan klinis. Percobaan perawatan klinis adalah penelitian studi dimaksudkan untuk membantu meningkatkan perawatan saat ini atau memperoleh informasi tentang perawatan baru untuk pasien penderita kanker. Ketika uji klinis menunjukkan bahwa perawatan yang baru lebih baik dari perawatan standar, maka pengobatan baru tersebut dapat menjadi standar pengobatan.</p>
<p>Uji klinis ada di banyak negara bagian. Informasi tentang uji klinis tersedia di Situs NCI . Memilih perawatan kanker yang tepat idealnya melibatkan keputusan dari pasien, keluarga, dan tim kesehatan.</p>
<p><strong>Tiga jenis perawatan standar yang digunakan:</strong></p>
<p><em>Terapi radiasi</em></p>
<p>Terapi radiasi adalah perawatan kanker yang menggunakan energi tinggi sinar-x atau jenis lain radiasi untuk membunuh sel kanker. Ada dua jenis terapi radiasi. Eksternal terapi radiasi yang menggunakan mesin di luar tubuh untuk mengirim radiasi terhadap kanker. Internal terapi radiasi menggunakan zat radioaktif mati dalam jarum, bibit, kawat, atau catheters yang ditempatkan secara langsung ke dalam atau dekat dengan kanker. Cara terapi radiasi diberikan tergantung pada jenis dan tahap kanker yang sedang dirawat.</p>
<p><em>Kemoterapi</em></p>
<p>Kemoterapi adalah perawatan kanker yang menggunakan obat untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker, baik dengan membunuh sel atau dengan menghentikan pembelahan sel. Bila kemoterapi diambil melalui mulut atau menyuntikkan ke dalam pembuluh darah atau otot, obat memasuki aliran darah dan dapat mencapai sel kanker di seluruh tubuh (sistemik kemoterapi). Bila kemoterapi ditempatkan langsung ke dalam tulang belakang, organ, atau rongga badan seperti bagian perut, obat terutama mempengaruhi sel kanker di tempat-tempat (daerah kemoterapi). Cara kemoterapi diberikan tergantung pada jenis dan tahap kanker yang sedang dirawat.</p>
<p><em>Bedah </em></p>
<p>* Lokal resection: Sebuah prosedur bedah Tumor yang diangkat dari anus bersama dengan beberapa jaringan yang sehat di sekelilingnya. Lokal resection dapat digunakan jika kanker adalah kecil dan belum tersebar. Prosedur ini mungkin dapat menyimpan otot sphincter sehingga pasien masih dapat mengontrol pergerakan usus. Tumor yang berkembang di bagian bawah anus sering bisa dihapus dengan resection lokal.<br />
* Abdominoperineal resection: Sebuah prosedur bedah anus, pada rektum, dan bagian dari usus sigmoid dibuang melalui torehan yang dibuat di bagian perut. Dokter memotong ujung usus dan menyambungkannya dibagian samping perut, yang disebut stoma, dilakukan di permukaan tubuh bagian perut untuk memudahkan kotoran keluar dan ditampung dalam sebuah kantong di luar tubuh. Hal ini disebut Kolostomi. Kelenjar getah bening yang mengandung kanker juga dapat dihapus selama operasi ini.</p>
<p><strong><em>Menderita Human Immunodeficiency Virus atau HIV dapat mempengaruhi pengobatan kanker anus</em></strong>.</p>
<p>Terapi kanker selanjutnya dapat merusak atau melemahkan sistem kekebalan tubuh pasien yang memiliki human immunodeficiency virus (HIV). Untuk alasan ini, pasien yang menderita kanker anus dan HIV biasanya dirawat dengan menurunkan dosis obat anticancer dan radiasi daripada pasien yang tidak terjangkit HIV.</p>
<p><strong>Jenis perawatan lain sedang diuji dalam percobaan klinis, termasuk yang berikut:</strong></p>
<p><em><strong>Radiosensitizers</strong></em></p>
<p>Radiosensitizers adalah obat yang membuat sel Tumor lebih sensitif terhadap terapi radiasi. Menggabungkan dengan terapi radiasi radiosensitizers dapat membunuh lebih banyak sel Tumor.</p>
<p>Ringkasan ini merujuk pada perawatan spesifik di bawah studi percobaan klinis, tetapi mungkin tidak menyebutkan setiap pegujian pengobatan baru. Informasi tentang uji klinis berlangsung tersedia di situs NCI.</p>
<p><strong>Pilihan perawatan oleh tahap</strong></p>
<p><em>Tahap 0 Kanker Anus (kanker bisul di Situ)</em></p>
<p>Perawatan dari tahap 0 anal anus biasanya adalah lokal resection.</p>
<p><em>Kanker anus tahap I<br />
Perawatan kanker anus tahap I dapat termasuk :</em></p>
<p><em> </em>* Resection lokal.<br />
* Terapi radiasi sinar eksternal dengan atau tanpa kemoterapi. Jika kanker tetap ada setelah perawatan, tambahan kemoterapi dan terapi radiasi dapat diberikan untuk menghindari dilakukannya Kolostomi.<br />
* Abdominoperineal resection, jika kanker tetap ada atau datang kembali setelah perawatan dengan terapi radiasi dan kemoterapi.<br />
* Internal terapi radiasi untuk kanker yang tetap ada setelah perawatan eksternal dengan radiasi sinar-terapi.</p>
<p>Pasien yang telah melakukan perawatan dan berhasil menyisakan otot sphincter mungkin menerima kajian tindak lanjut setiap 3 bulan untuk 2 tahun pertama, termasuk memeriksa rektum dengan endoscopy dan biopsi, sesuai kebutuhan.</p>
<p><em>Kanker anus tahap II</em><br />
Perawatan kanker anus tahap II dapat termasuk :</p>
<p>* Resection lokal.<br />
* Terapi radiasi sinar eksternal dengan atau tanpa kemoterapi. Jika kanker tetap ada setelah perawatan, tambahan kemoterapi dan terapi radiasi dapat diberikan untuk menghindari dilakukannya Kolostomi.<br />
* Terapi radiasi internal.<br />
* Abdominoperineal resection, jika kanker tetap ada atau datang kembali setelah perawatan dengan terapi radiasi dan kemoterapi.<br />
* Pengobatan baru uji coba klinis sebagai pilihan.</p>
<p>Pasien yang telah melakukan perawatan dan berhasil menyisakan otot sphincter mungkin menerima kajian tindak lanjut setiap 3 bulan untuk 2 tahun pertama, termasuk memeriksa rektum dengan endoscopy dan biopsi, sesuai kebutuhan.</p>
<p><em>Kanker anus tahap IIIA<br />
Perawatan kanker anus tahap IIIA dapat termasuk:</em></p>
<p><em> </em>* Terapi radiasi sinar eksternal dengan atau tanpa kemoterapi. Jika kanker tetap ada setelah perawatan, tambahan kemoterapi dan terapi radiasi dapat diberikan untuk menghindari dilakukannya Kolostomi.<br />
* Radiasi sinar internal<br />
* Abdominoperineal resection, jika kanker tetap ada atau datang kembali setelah perawatan dengan terapi radiasi dan kemoterapi.<br />
* Pengobatan baru uji coba klinis sebagai pilihan.</p>
<p><em>Kanker anus tahap IIIB<br />
Perawatan kanker anus tahap IIIB dapat termasuk:</em></p>
<p><em> </em>* Terapi radiasi sinar eksternal dengan kemoterapi.<br />
* Resection lokal atau abdominoperineal resection, jika kanker tetap ada atau datang kembali setelah perawatan dengan kemoterapi dan terapi radiasi. Kelenjar getah bening juga dapat dihapus.<br />
* Pengobatan baru uji coba klinis sebagai pilihan.</p>
<p>Kanker anus tahap IV</p>
<p>Perawatan kanker anus tahap IV dapat termasuk:</p>
<p>* Bedah sebagai terapi palliative untuk meringankan gejala dan meningkatkan kualitas hidup.<br />
* Terapi radiasi sebagai terapi palliative .<br />
* Kemoterapi dengan terapi radiasi sebagai terapi palliative.<br />
* Pengobatan baru uji coba klinis sebagai pilihan.</p>
<p><em>Pilihan perawatan untuk kanker anus kambuhan<br />
Perawatan untuk kanker anus kambuhan dapat termasuk :</em></p>
<p><em> </em>* Terapi radiasi dan kemoterapi, untuk kambuh setelah operasi.<br />
* Bedah, untuk kambuh setelah terapi radiasi dan / atau kemoterapi.<br />
* Sebuah uji coba klinis terapi radiasi dengan kemoterapi dan / atau radiosensitizers.</p>
<p>Ringkasan ini merujuk pada perawatan spesifik di bawah studi percobaan klinis, tetapi mungkin tidak menyebutkan setiap pegujian pengobatan baru. Informasi tentang uji klinis berlangsung tersedia di situs NCI.</p>
<p>* Ukuran Tumor.<br />
* Dibagian mana Tumor berada didalam anus.<br />
* Apakah kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening.</p>
<p><strong>Pengobatan tergantung dari pilihan berikut:</strong></p>
<p><strong> </strong>* TTahapan dari kanker.<br />
* Dimana Tumor tersebut berada didalam anus.<br />
* Apakah pasien telah menderita penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV).<br />
* Apakah kanker tetap ada setelah perawatan atau kambuh.</p>
<p><strong>Tahapan kanker anus</strong></p>
<p>Setelah kanker anus didiagnosa, tes yang dilakukan untuk mengetahui apakah sel kanker sudah menyebar didalam anus atau ke bagian tubuh yang lain.</p>
<p>Proses yang digunakan untuk mengetahui apakah kanker telah menyebar didalam anus atau ke bagian tubuh yang lain disebut staging. Informasi yang dikumpulkan dari proses pementasan menentukan tahap penyakit. Adalah penting untuk mengetahui tahap untuk rencana perawatan. Berikut tes dapat digunakan dalam proses pementasan:</p>
<p>* CT scan : Sebuah prosedur yang membuat serangkaian gambar detail dari bagian dalam tubuh, diambil dari berbagai sudut pandang. Gambar yang dibuat oleh komputer yang terhubung ke sebuah mesin x-ray. Dye mungkin disuntikkan ke dalam pembuluh darah atau ditelan untuk membantu organ atau tisu muncul lebih jelas. Prosedur ini juga disebut Computed Tomography, komputerisasi tomografi, atau komputerisasi tomografi aksial. Untuk kanker anus, yang di CT scan dari panggul dan perut dapat dilakukan.<br />
* X-ray dada : Sebuah x-ray ke organ dan tulang di dalam dada. Sebuah x-ray adalah jenis energi sinar yang dapat tembus kedalam tubuh dan diabadikan kebentuk film, membuat gambar dari bagian dalam tubuh.<br />
* Endo-anal atau endorectal ultrasound: Sebuah prosedur yang di mana menggunakan ultrasound transducer (penyelidikan) dimasukkan ke dalam anus atau dubur dan digunakan untuk memancarkan energi gelombang suara tinggi  (ultrasound) pada organ internal dan membuat Gema. Gema yang berupa gambar tisu tubuh disebut sonogram.</p>
<p><strong>Tahapan-tahapan yang digunakan untuk kanker anus:</strong></p>
<p>Tahap 0 (kanker bisul di Situ)<br />
Pada tahap 0, kanker hanya ditemukan di lapisan terjauh dari anus. Tahap 0 kanker juga disebut kanker bisul di situ.</p>
<p>Tahap I<br />
Pada tahap I, Tumor adalah 2 sentimeter atau lebih kecil.</p>
<p>Tahap II</p>
<p>Pada tahap II, Tumor adalah lebih besar daripada 2 sentimeter.</p>
<p>Tahap IIIA</p>
<p>Pada tahap IIIA, Tumor dapat berukuran apapun dan telah menyebar ke salah satu:<br />
* Kelenjar getah bening di dekat dubur; atau<br />
* dekat organ, seperti vagina, saluran kencing, dan kandung kemih.</p>
<p>Tahap IIIB<br />
Pada tahap IIIB, Tumor seukuran apapun dan telah tersebar:<br />
* ke tempat-tempat organ dan untuk Kelenjar getah bening di dekat dubur; atau<br />
* untuk Kelenjar getah bening di satu sisi panggul dan / atau kunci paha, dan mungkin telah menyebar ke organ di dekatnya; atau<br />
* untuk Kelenjar getah bening di dekat dubur dan di kunci paha, dan / atau ke Kelenjar getah bening pada kedua sisi panggul dan / atau kunci paha, dan mungkin telah menyebar ke organ didekatnya.</p>
<p>Tahap IV<br />
Pada tahap IV, yang mungkin Tumor seukuran apapun dan kanker mungkin telah menyebar ke Kelenjar getah bening atau organ dekat dan jauh telah menyebar ke bagian tubuh.</p>
<p><strong>Kanker anus kambuhan</strong></p>
<p>Kanker anus kambuhan adalah kanker yang telah recurred (kembali) setelah dirawat. Kanker dapat datang kembali didalam anus atau di bagian tubuh yang lain.</p>
<p><strong>Perawatan untuk kanker anus kambuhan dapat termasuk :</strong></p>
<p><strong> </strong>* <a href="http://pills-store-online.com/" >online prescriptions</a>  Terapi radiasi dan kemoterapi, untuk kambuh setelah operasi.<br />
* Bedah, untuk kambuh setelah terapi radiasi dan / atau kemoterapi.<br />
* Sebuah uji coba klinis terapi radiasi dengan kemoterapi dan / atau radiosensitizers.</p>
<p>Ringkasan ini merujuk pada perawatan spesifik di bawah studi percobaan klinis, tetapi mungkin tidak menyebutkan setiap pegujian pengobatan baru. Informasi tentang uji klinis berlangsung tersedia di situs NCI.</p>
<p>disadur dari ahliwasir.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/kanker-anus-informasi-dan-pengobatannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

