Syok – Syok Kardiogenik dan Neurogenik

Berikut adalah jenis syok lainnya yaitu, syok kardiogenik dan syok neurogenik.

doktersehat-Aneurisma-jantung-aorta

Syok kardiogenik
Ketika jantung kehilangan kemampuannya untuk memompa darah ke seluruh tubuh, tekanan darah menurun. Meskipun ada cukup sel darah merah dan oksigen, oksigen dan sel darah merah tidak bisa sampai ke sel-sel yang membutuhkannya.

Jantung juga merupakan otot dan membutuhkan suplai darah untuk bekerja. Ketika serangan jantung terjadi, pasokan darah ke bagian dari jantung hilang, jantung kekurangan nutrisi dan terjadi iritasi  otot jantung sehingga tidak mampu berdetak dan memompa darah ke seluruh tubuh. kondisi ini akan menurunkan stroke volume, dan cardiac output.

Pengobatan termasuk berusaha untuk mengembalikan pasokan darah dan penggunaan obat untuk mendukung tekanan darah. Dalam keadaan yang lebih mengancam, mesin dapat digunakan untuk membantu jantung dan menjaga tekanan darah.

Syok neurogenik
Ada otot involunter (otot tidak sadar) dalam dinding pembuluh darah yang menjaga kontraksi pembuluh darah sehingga volume dalam dinding pembuluh darah konstan bahkan jika tubuh melakukan perubahan posisi melawan gravitasi. Contohnya adalah ketika Anda bangun dari tempat tidur di pagi hari. Jika pembuluh darah Anda tidak menekan sedikit lebih ketat, gravitasi akan membuat aliran darah jatuh ke kaki Anda, bagian terendah dari tubuh Anda, jauh dari otak Anda, dan Anda dapat pingsan. Mempertahankan gerakan kontraksi dilakukan oleh sinyal dari saraf di bagian simpatik, sekumpulan serabut saraf yang berjalan dari tengkorak ke tulang ekor di samping kolom vertebral.

Pada cedera otak atau cedera tulang belakang, jaras simpatik berhenti bekerja dan pembuluh darah akan melebar dan mengakibatkan darah berada jauh dari jantung. Karena tidak ada cukup darah kembali ke jantung, jantung sulit memompa darah ke seluruh tubuh.

Baca Juga:  Syok - Penyebab

Perawatan termasuk cairan dan obat-obatan untuk meningkatkan kekuatan tonus otot dinding pembuluh darah.