Susu Tidak Menjadikan Tulang Kita Kuat

DokterSehat.Com – Sudah saatnya tidak menggantungkan susu sebagai nutrisi yang harus ada dalam daftar menu keseharian, terutama bagi anak-anak. Usia anak-anak di mana masa pertumbuhan tulang dan gigi berlangsung dibutuhkan asupan kalsium untuk mendukung pertumbuhannya. Dan susu sering diidentikkan sebagai asupan berkalsium tinggi yang wajib dan harus ada, setidaknya dua gelas setiap hari. Namun banyaknya hasil penelitian susu yang telah dikemukakan, menyatakan bahwa susu bukanlah nutrisi yang benar-benar akan meningkatkan asupan kalsium yang secara langsung bermanfaat untuk tulang serta untuk kecerdasan otak. Tentunya susu yang dimaksud di sini adalah susu yang yang banyak dihasilkan dengan berbagai pengolahan dan penambahan berbagai zat dari luar.

doktersehat-susu-keju-telur

Berbeda dengan ASI (Air Susu Ibu) yang dapat dikatakan sebagai ‘makanan antara’, karena bayi belum sanggup mengunyah serta mencerna makanan padat. Sementara itu kecerdasan pertama bayi diintegrasikan pertama kali ketika IMD (Inisiasi Menyusui Dini), yang secara instingtual untuk menemukan puting sang ibu seusai dilahirkan. Kecerdasan juga terletak pada antibodi prima manusia yang alami, yang terdapat di dalam ASI. Meskipun ASI hanya diberikan kepada bayi hingga di usia dua tahun saja. Di usia tersebut sudah saatnya bayi menerima berbagai nutrisi makanan lain setelah ASI, yang diiringi dengan kemampuannya alaminya mulai mengunyah makanan, serta pencernaan yang semakin sempurna.

Berbeda dengan susu sapi yang banyak diproduksi, telah mengalami berbagai pengolahan yang dimulai dengan sterilisasi dengan pasteurisasi untuk menghilangkan kandungan bakteri. Namun sterilisasi ini berdampak pada kandungan zat gizi susu yang rusak, sehingga ditambahkan berbagai zat lain dari luar, untuk memberikan kandungan gizi ke dalamnya. Tak hanya itu, agar kandungan susu sapi yang mengandung kolesterol tinggi tidak menggemukkan dan menaikkan kolesterol dalam tubuh, dibuatlah susu ‘skim’, yaitu ditariknya kandungan minyak dalam susu. Belum cukup sampai di situ, gula atau laktosa juga menjadi permasalahan dalam kandungan susu.

Baca Juga:  Mengapa Makan Secara Perlahan Bisa Mempengaruhi Kesehatan Tubuh?

Terlepas dari segala permasalahan pada nutrisi yang terkandung dalam susu, berpikirlah lebih jauh, tidak hanya susu saja yang mengandung kalsium. Tidak hanya kalsium pula yang membuat tulang menjadi kuat. Kandungan Magnesium, Seng (Zinc), Boron, Mangan, Provitamin D-3, dan zat lainnya berperan dalam pertumbuhan dan kesehatan tulang. Zat-zat tersebut pun dapat diperoleh dari berbagai jenis protein, sayuran, buah, dan makanan lain.