Amankah Ibu Hamil Minum Susu Kedelai? Ini Penjelasannya

doktersehat-susu-kedelai

DokterSehat.Com– Seorang wanita mengandung janin di dalam rahim adalah salah satu momen paling berharga dalam hidup Anda. Keluarga dan suami pun menunggu dengan antusias untuk menyambut si kecil.

Dengan perhatian dan kasih sayang dapat membantu janin berkembang di dalam kandungan tetap sehat dan akhirnya melahirkan bayi yang lucu.

Nah, ketika memilih susu untuk perkembangan janin, Anda akan menemukan banyak pilihan. Salah satu pilihan yang menguntungkan adalah susu nabati yang berasal dari kacang kedelai. Tapi, apakah minum susu kedelai selama kehamilan aman dikonsumsi?

Produk kedelai mengandung protein tinggi dan memiliki semua sembilan asam amino penting. Namun, efek negatif dari mengonsumsinya dalam kehamilan dan masa menyusui tidak dapat dikesampingkan sepenuhnya.

Manfaat kesehatan susu kedelai selama kehamilan

Meskipun mungkin ada beberapa perbedaan tentang konsumsi susu kedelai pada kehamilan, berikut beberapa manfaat yang sebenarnya tidak dapat diabaikan:

  1. Susu kedelai kaya asam folat dan memberikan nutrisi yang diperlukan dalam kehamilan. Minum susu kedelai secara teratur dapat meningkatkan pertumbuhan sel-sel saraf dan mengoptimalkan perkembangan janin.
  2. Vitamin B1, A dan E adalah beberapa vitamin yang paling Anda butuhkan pada tahap ini. Vitamin E menawarkan energi yang cukup yang membantu tetap sehat. Susu kedelai yang kaya akan sumber vitamin dapat membantu melengkapi vitamin yang dibutuhkan.
  3. Susu kedelai dikenal kaya protein dan memastikan kesehatan yang baik dari berbagai organ di tubuh Anda. Protein memastikan organ-organ janin berkembang dengan baik. Beberapa protein yang dapat Anda temukan dalam susu kedelai adalah treonine, arginine, isoleucine, glisin dan lysin.
  4. Susu kedelai kaya lemak nabati yang baik untuk Anda dan bayi yang belum lahir.
  5. Susu kedelai mengandung karbohidrat yang meningkatkan energi dalam kehamilan.

Efek samping susu kedelai selama kehamilan

Meskipun kandungan nutrisinya tinggi, kemungkinan efek samping dari susu kedelai tidak dapat diabaikan sepenuhnya. Berikut ini beberapa efek sampingnya:

  1. Susu kedelai mengandung isoflavon yang menyerupai estrogen.
  2. Percobaan dilakukan pada hewan yang mengonsumsi susu kedelai dosis tinggi menemukan perkembangan tumor atau cacat fisik lainnya pada bayi yang belum lahir.
  3. Beberapa ibu hamil diketahui mengalami gejala alergi seperti ruam, bengkak, gangguan pernapasan, muntah dan mual karena konsumsi susu kedelai secara teratur.
  4. Konsumsi susu kedelai dalam kasus yang jarang juga menghasilkan anafilaksis.
  5. Belum ada laporan konklusif sejauh ini yang benar-benar tidak menyetujui asupan susu kedelai selama kehamilan. Namun, lebih baik menghindari konsumsi susu kedelai secara berlebihan untuk menghindari cacat lahir pada bayi.
  6. Isoflavon yang terkandung dalam kacang kedelai juga dikatakan memicu sakit kepala migrain.

Dosis yang direkomendasikan untuk minum susu kedelai selama kehamilan

Karena susu kedelai dikemas dengan nutrisi penting yang Anda butuhkan dalam kehamilan, ketika diminum dalam jumlah sedang, tidak menyebabkan bahaya pada bayi yang berkembang di dalam kandungan.

  • Anda dapat dengan aman mengonsumsi sekitar empat porsi susu kedelai setiap hari.
  • Jika Anda tidak alergi terhadap susu kedelai, satu cangkir susu kedelai aman untuk dikonsumsi.

Kacang kedelai tidak diragukan lagi, baik untuk kehamilan, asalkan Anda meinumnya dalam jumlah sedang. Dianjurkan untuk memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan dokter mengenai konsumsi susu kedelai selama kehamilan, karena sistem kekebalan tubuh Anda melemah selama masa kehamilan.

Konsumsi yang salah dapat mengembangkan risiko mengembangkan penyakit yang ditularkan melalui makanan untuk Anda serta anak yang belum lahir.