Suka Menonton Film Porno Membuat Pria Semakin Loyo

DokterSehat.Com– Cukup banyak pria yang suka menikmati film porno. Tak hanya mereka yang masih berusia remaja, cukup banyak pria yang sudah menikah yang ternyata suka menontonnya. Biasanya, alasan untuk menonton film porno adalah demi melampiaskan gairah seksual atau mencari referensi posisi atau gaya seks yang bisa dipraktekkan dengan pasangan. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, ada cukup banyak kerugian yang didapatkan andai pria suka menonton film porno ini.

doktersehat-game-kecanduan-pria-kelainan-porno-tv-malas-beresiko-kematian-nonton

Dalam pertemuan Ilmiah Tahunan ke-112 yang dilakukan oleh Asosiasi Urologi Amerika Serikat, pakar kesehatan menyoroti kebiasaan menonton film porno para pria yang ternyata bisa berpengaruh buruk bagi libido pria. Pakar kesehatan bahkan menyebutkan jika pria bisa meningkatkan resiko terkena disfungsi seksual.

Pakar kesehatan dr. Matthew Christman yang berasal dari Naval Medical Center di San Diego, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa kebiasaan pria yang menonton film porno secara berlebihan ternyata bisa merusak kesehatan psikoseksualnya. Semakin banyak pria menghabiskan waktu menonton film porno, semakin kecil pula mereka memiliki kehidupan seksual yang baik dengan pasangannya di dunia nyata. Akibat dari hal ini, hubungan seksual yang nyata bisa menjadi hal yang tak lagi menantang atau menyenangkan karena dianggap kurang bisa sedahsyat yang dilihat di film-film porno. Bahkan, banyak pria yang menganggap hubungan intim dengan pasangannya tak lagi romantis gara-gara kebiasaan ini.

Dalam penelitian yang melibatkan 312 pria dengan rentang usia 20 hingga 40 tahun, ditemukan adanya kaitan antara kebiasaan menonton film porno secara berlebihan dengan adanya disfungsi seksual. Dari penelitian ini, 20 persen pria mengaku menonton film porno setidaknya 3 hingga 5 kali dalam sepekan dan 4 persen diantaranya lebih tertarik melakukan masturbasi pada film yang ditontonnya daripada berhubungan intim dengan pasangannya. Semakin sering mereka menontonnya, gairah seksual dengan pasangannya semakin menurun dan resiko terkena disfungsi ereksi juga cenderung semakin meningkat.