Suka Makanan Padang Bisa Meningkatkan Resiko Stroke dan Penyakit Jantung?

DokterSehat.Com – Makanan padang disebut-sebut termasuk dalam makanan yang paling enak di seluruh dunia. Dalam realitanya, makanan padang memang memiliki cita rasa yang luar biasa sehingga selalu bisa menggoyang lidah kita saat mencicipinya. Tak hanya nikmat, makanan padang juga cenderung memiliki harga murah sehingga cukup banyak orang yang sering-sering mengkonsumsinya. Sayangnya, ada sebuah selentingan yang menyebutkan bahwa kebiasaan mengkonsumsi makanan padang bisa meningkatkan resiko terkena penyakit jantung atau stroke. Apakah hal ini benar adanya?



Pakar kesehatan menyebutkan bahwa salah satu penyebab makanan padang bisa memiliki rasa yang luar biasa nikmat adalah adanya santan di hampir semua jenis olahan makanan khas Minang ini. Santan sebenarnya kaya akan kandungan laurid acid yang memiliki sifat anti bakteri, anti jamur, anti virus, dan antioksidan sehingga bisa mencegah radikal bebas menyebabkan masalah kesehatan bagi tubuh. Sayangnya, saat santan ini diolah dengan proses pemanasan, sifat dan kebaikan dari santan tersebut menghilang dan berubah menjadi kolesterol. Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika mengkonsumsi makanan yang kaya kolesterol akan membuat kita meningkatkan resiko terkena penyakit jantung dan stroke.

Tak hanya santan, beberapa bahan dasar makanan padang layaknya daging sapi, ikan, atau bahkan otak-otak memang sudah memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi. Alhasil, mengkonsumsi makanan ini tentu akan semakin meningkatkan resiko terkena penyakit berbahaya tersebut.

Melihat tingginya kadar kolesterol pada makanan padang, apakah hal ini berarti kita sebaiknya tidak mengkonsumsinya lagi? Tenang saja, pakar kesehatan menyebutkan bahwa kita masih bisa menikmati kelezatan makanan padang asalkan tidak mengkonsumsinya secara berlebihan. Federal Dietery Guideline sendiri menyebutkan bahwa asalkan kita tidak mengkonsumsi kolesterol lebih dari 200 atau 300 mg setiap harinya, maka kita tidak akan meningkatkan resiko terkena penyakit jantung atau stroke.