Suka Makan Parutan Kelapa Bisa Memicu Penyakit Cacing Kremi?

DokterSehat.Com– Salah satu mitos yang kerap kita dengar dari orang tua adalah jika kita kerap mengkonsumsi parutan kelapa, maka kita akan lebih beresiko terkena masalah cacingan, khususnya cacing kremi. Apakah mitos ini benar adanya?



Pakar kesehatan menyebutkan bahwa parutan kelapa yang kita konsumsi sama sekali tidak akan berubah menjadi cacing kremi atau bahkan membuat jumlah cacing kremi pada perut bertambah. Bahkan, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Heinz Mehlhorn yang berasal dari Department of Zoomorhphology, Cell Biology, and Parasitology yang ada di Heinrich Heine University yang ada di Jerman justru mengungkapkan fakta sebaliknya dari mitos ini, yakni kerap makan parutan kelapa justru bisa membunuh berbagai parasit dalam perut termasuk cacing pita dan cacing kremi.

Kita bisa mendapatkan kandungan berupa MCFAs (multi chained fatty acids) pada parutan kelapa yang bisa membunuh berbagai parasit di dalam tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan di India bahkan menyebutkan bahwa kandungan magnesium sulfat dan vermifuge, semacam serat yang baik bagi kesehatan tubuh pada parutan kelapa ini mampu membunuh cacing pita dengan efektif di dalam tubuh. Bahkan, 90 persen cacing pita disebut-sebut akan keluar dari tubuh setelah 12 jam memakan parutan kelapa.

Lantas, apa sajakah penyebab cacingan yang sebaiknya kita hindari? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa cacingan seringkali muncul dari kebiasaan tidak sehat seperti malas mencuci tangan sebelum makan padahal tangan baru saja dipakai untuk menyentuh berbagai benda yang kotor seperti lantai, pintu toilet, atau benda-benda lainnya. Tak hanya itu, jajan di tempat yang kurang higienis, hingga kebiasaan untuk tetap mengkonsumsi makanan yang sudah jatuh di lantai bisa saja membuat kita terkena penyakit cacingan.