Suka Makan Nasi Goreng? Awas Resiko Kegemukan

DokterSehat.Com – Di akhir pekan seperti sekarang ini, banyak dari kita yang memilih untuk pergi ke luar rumah dan menikmati tempat wisata atau tempat makan. Dengan melakukannya, kita bisa menikmati waktu di akhir pekan sembari menghilangkan stress. Salah satu makanan yang disukai oleh cukup banyak orang andai ke luar rumah adalah nasi goreng. Makanan yang sangat nikmat untuk dikonsumsi di malam atau saat sarapan ini ternyata kurang baik bagi kesehatan kita. Bagaimana tidak, jika kita kerap mengkonsumsinya, kita bisa meningkatkan resiko kegemukan.



Pakar kesehatan dr. Alvin Nursalim berkata bahwa meskipun di dalam nasi goreng kita bisa menemukan bahan makanan yang sehat layaknya tomat, mentimun, atau bahkan daun selada, dalam realitanya nasi goreng ternyata memiliki kadar kalori yang sangat tinggi. Di dalam nasi goreng sendiri, kita bisa menemukan bahan nasi putih yang kaya akan kandungan karbohidrat. Selain itu, seringkali nasi goreng dimasak dengan minyak yang jumlahnya cukup banyak. Alhasil, andai kita kerap mengkonsumsinya, tubuh akan mendapatkan asupan kalori yang berlebihan.

Jika kita termasuk orang yang jarang untuk berolahraga, apalagi jika kita juga kerap mengkonsumsi nasi goreng di malam hari, maka tubuh akan mengalami kelebihan kalori yang tidak akan habis digunakan sebagai sumber energi. Alhasil, kelebihan ini akan diubah menjadi lemak yang akan semakin menumpuk pada tubuh. Tak hanya bisa memicu kegemukan, adanya kandungan minyak tak jenuh pada minyak goreng yang banyak ditemukan pada nasi goreng juga akan meningkatkan resiko terkena penyakit berbahaya layanya penyakit jantung, stroke, dan gangguan kardiovaskular lainnya.

Karena alasan inilah ada baiknya kita tidak terlalu sering mengkonsumsi nasi goreng, apalagi di waktu malam hari yang berdekatan dengan waktu tidur. Dengan tidak terlalu sering memakannya, maka kita pun akan lebih baik dalam menjaga berat badan tetap ideal.