Sudah Rutin Minum Susu Tapi Badan Tidak Kunjung Tinggi, Apa Penyebabnya?

DokterSehat.Com– Cukup banyak orang yang berpikir jika kebiasaan minum susu bisa mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan, khususnya bagi anak-anak dan remaja. Dengan rajin minum susu, maka tubuh akan bertambah tinggi dengan signifikan. Sebaliknya, jarang minum susu akan membuat tubuh tidak tumbuh dengan maksimal. Apakah hal ini benar adanya?

doktersehat-tinggi-badan-berhenti-tumbuh

Sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam American Society for Clinical Nutrition mengungkapkan fakta bahwa minum susu memang bisa meningkatkan berat badan. Dalam penelitian yang melibatkan 122 anak dengan usia 9,5 tahun dan dilakukan selama 3 tahun ini, diketahui bahwa anak yang minum susu lebih dari 500 ml dalam sehari cenderung mengalami pertambahan tinggi badan lebih baik dari anak yang minum susu kurang dari jumlah tersebut.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa adanya kandungan kalsium pada susu mempengaruhi pertumbuhan dan pembentukan tulang. Tak hanya itu, kandungan insulin-like growth factor-1 (IGF-1) dalam susu juga bisa mendukung pertumbuhan tinggi badan.

Hanya saja, penelitian lain yang dilakukan oleh Rogers di Inggris menyebutkan bahwa minum susu sapi tidak akan mempengaruhi pertumbuhan berat badan pada anak perempuan berusia 7-8 tahun.

Lantas, mengapa cukup banyak anak-anak atau remaja yang sudah mengkonsumsi susu secara rutin namun tetap saja tidak mengalami penambahan tinggi badan? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa meskipun susu memang bisa mendukung pertumbuhan tinggi badan, setiap anak ternyata memiliki kemampuan penyerapan kalsium yang berbeda-beda sehingga bisa mempengaruhi perkembangan tinggi badannya. Tak hanya itu, faktor konsumsi gizi harian dari makanan sehari-hari dan faktor keturunan juga bisa mempengaruhi tinggi badan.

Agar anak-anak atau remaja bisa mengalami perkembangan tinggi badan yang maksimal, ada baiknya mereka selalu mengkonsumsi makanan dengan kadar gizi yang seimbang, rajin berolahraga, dan rajin minum susu.