Stroke Usus / Kolitis Iskemik – Penyebab

Berikut adalah arteri-arteri yang menutrisi saluran pencernaan:

doktersehat-kanker-usus-besar-stroke-Kolitis-Iskemik-nyeri-dada-Inkontinensia-Usus

Arteri Celiac
Arteri ini memasok nutrisi untuk lambung dan bagian atas usus kecil, atau duodenum.

Arteri Mesenterika Superior
Arteri mesenterika superior (SMA) memasok darah ke seluruh usus halus dan usus besar bagian tengah dan kanan.

Arteri Mesenterika Inferior
arteri mesenterika  Inferior (IMA), merupakan pembuluh darah yang terkecil dari tiga pembuluh darah lainnya dan yang paling sering terkena “pengerasan arteri,” memasok darah ke sisi kiri usus besar dan rektum.

Sebagai cadangan, tiga cabang tersebut bercabang menjadi pembuluh darah yang lebih kecil. Pada sekitar 5% dari individu, kolateral atau hubungn antara SMA dan IMA kurang berkembang atau tidak berkembang dengan baik. Hal ini membuat wilayah tersebit lebih rentan terhadap penghentian aliran daah, sering disebut sebagai “wilayah DAS.”

Penyebab Oklusif vs Non-oklusif
Secara umum, sekitar 10% dari darah dipompa keluar dari jantung masuk ke saluran usus. Tapi, jumlah yang tepat dapat bervariasi dari waktu ke waktu. Dalam kasus kolitis iskemik, aliran darah ke bagian usus yang sangat berkurang untuk sementara waktu. Banyak faktor yang dapat menjadi penyebabnya. Dengan adanya gumpalan darah atau penyumbatan pembuluh darah arteri yang memasok nutrisi ke usus, maka dapat menyebabkan iskemik pada usus. Ini disebut penyakit oklusi.

Namun, dalam banyak kasus, kolitis iskemik adalah non-oklusif – yang berarti bahwa tidak ada bekuan darah yang menghalangi aliran darah. Sebaliknya, mungkin ada spasme sementara pada pembuluh darah kecil dalam dinding usus akibat perubahan denyut jantung, tekanan darah, atau berbagai obat. Spassme ini, disebut “vasokonstriksi,” dapat mengurangi aliran darah yang cukup untuk merusak sebagian dari usus besar.

Baca Juga:  Jerawat dan Komedo - Pengobatan

Apapun penyebabnya, jika aliran darah berkurang untuk jangka waktu yang cukup lama, sebagian dari usus besar akan rusak. Namun, kerusakan tidak sama pada semua lapisan usus, sebagian besar terjadi pada lapisan dalam yang lebih halus.

Dinding usus besar memiliki penutup bagian dalam dan luar. Lapisan luar yang keras disebut serosa. Dinding usus besar yang mengandung otot, disebut lapisan muskularis, sangat tahan terhadap kerusakan iskemik. Ini adalah penutup bagian dalam yang halus, yang disebut mukosa, yang paling rentan terhadap iskemia. Inilah sebabnya mengapa kebanyakan kasus kolitis iskemik mengalami kerusakan hanya pada mukosa kolon.