Stress Bisa Membuat Wanita Susah Hamil

DokterSehat.Com – Jika ada pasangan suami istri yang belum juga mendapatkan keturunan, maka kebanyakan orang akan berpikir jika salah satu atau kedua belah pihak dari pasangan mengalami gangguan pada sistem reproduksinya. Pakar kesehatan menyebutkan jika selain gangguan pada organ reproduksi, ternyata ada banyak sekali penyebab dari pasangan yang belum mendapatkan kehamilan, salah satunya adalah karena stress. Tahukah anda, wanita yang kerap mengalami stress ternyata bisa mengalami kesulitan untuk mendapatkan kehamilan. Berikut adalah penjelasannya.

doktersehat-hamil-minum-kopi

Meskipun stress adalah masalah psikologis, ternyata juga bisa membuat gangguan pada kesehatan fisik. Wanita yang cenderung stress dan terlalu sibuk dengan dunia karir ternyata memiliki resiko gangguan pada masa subur. Beberapa wanita bahkan mengalami waktu ovulasi yang semakin sedikit atau bahkan benar-benar berhenti sama sekali. Kondisi ini tentu akan membuat kehamilan akan semakin sulit didapatkan. Pakar kesehatan bahkan menyebutkan jika stress bisa memicu adanya penurunan produksi lendir yanga da pada serviks sehingga menurunkan masa subur.

Stress ternyata juga akan membuat siklus menstruasi pada wanita menjadi lebih kacau. Siklus menstruasi yang tidak tentu akan membuat tingkat kesuburan wanita menjadi semakin menurun. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika salah satu faktor yang mendukung kehamilan adalah siklus menstruasi yang normal dan sehat. Seringkali banyak wanita yang tidak menyadari adanya korelasi erat antara pikiran dan juga kesehatan tubuh. Padahal, jika seseorang mengalami stress, otak pun akan secara langsung memberikan sinyal untuk menambah produksi hormon kortisol. Hormon stress ini ditengarai bisa menimbulkan berbagai macam penyakit dan juga membuat kemampuan reproduksi menurun drastis.

Karena alasan inilah, wanita juga harus pandai-pandai mengelola stressnya, apalagi jika Ia berada dalam lingkungan kerja yang cukup membuat stress. Suami juga harus memberikan dukungan pada pasangannya sehingga istri pun bisa menata pikirannya agar tetap positif sehingga sistem reproduksinya pun tidak akan terganggu. Dengan pikiran yang lebih positif dan berbahagia, wanita akan memiliki kecenderungan untuk hamil yang jauh lebih tinggi.