Stress Berperan Besar Pada Kesehatan Kulit

DokterSehat.Com – Sudah menjadi rahasia umum jika stress akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Padahal, kini banyak orang yang mudah mengalami stress karena faktor pekerjaan sehari-hari yang menumpuk dengan tekanan yang tinggi, atau bahkan adanya masalah dengan orang lain yang berlarut-larut. Selain berperan besar dalam menurunkan kesehatan psikologis, stress ternyata juga bisa mempengaruhi kesehatan kulit secara signifikan. Berikut adalah beberapa efek negatif pada kesehatan kulit yang kita dapatkan jika kita mengalami stress.

ktersehat-gangguan-pendengaran

Seseorang yang stress biasanya akan cenderung memiliki mata yang terlihat sangat lelah. Selain karena faktor habisnya waktu untuk menyelesaikan masalah, stress juga akan membuat seseorang kesulitan mendapatkan waktu tidur yang cukup dan berkualitas. Jika hal ini dibiarkan terus menerus, maka sirkulasi darah pada area mata pun menjadi terganggu. Mata pun akan terlihat jauh lebih lelah dan bahkan bisa menyebabkan mata sembab atau lingkaran hitam. Selain itu, kulit seseorang yang mengalami stress juga terlihat sangat kusam meskipun Ia sudah mandi dengan bersih. Sesegar apapun anda, kondisi stress ternyata akan mempengaruhi tampilan kulit mengingat tubuh akan cenderung kehilangan kemampuan untuk menghilangkan sel kulit mati. Sel kulit mati yang bertumpuk inilah yang pada akhirnya membuat kulit, khususnya pada bagian wajah terlihat sangat kusam.

Bagi beberapa orang, stress ternyata juga ikut berperan dalam membuat jerawatnya bertambah parah. Stress akan memicu semakin banyaknya hormon kortisol di dalam tubuh yang akan diimbangi dengan naiknya hormon testosteron. Hormon terakhir ini berpengaruh besar pada produksi minyak pada kulit atau sebum sehingga jika jumlah hormon testosteron berlebihan, maka minyak pada kulit pun akan tidak seimbang dan pada akhirnya akan memicu jerawat yang sangat banyak. Selain itu, wajah juga akan menjadi lebih sensitif dan teriritasi yang pada akhirnya memicu wajah kemerahan yang sangat tidak sehat.