Stres Menyerang, Penyakit Jantung Menghampiri

Dokter Sehat – Sebagai karyawan sebuah perusahaan terkemuka di Jakarta, Freddy, 27, sepintas bisa membuat tetangganya iri. Rumah mewah, kendaraan mahal, istri setia, dan dua anak telah melengkapi kehidupan rumah tangganya. Dengan salary lebih dari cukup, rumah tangganya pun tak pernah terbentur soal finansial. Segala keinginan Freddy dan keluarganya hampir pasti dapat terpenuhi.



Tidak pelak lagi, tetangganya menilai bahwa dengan segala yang dimiliknya, Freddy dipastikan tergolong orang sukses dan bahagia. Sulit rasanya kalau bapak dua anak itu tidak merasakan kebahagiaan. Ternyata di balik bergelimang harta dan jabatan yang dipegangnya, pria berasal dari Surabaya telah divonis menderita penyakit jantung.

Saat memeriksakan diri di sebuah rumah sakit bertaraf internasional, dokter spesialis jantung mengatakan Freddy menderita penyakit jantung. Sebelum berobat ke dokter, ia mengaku hanya merasa sakit pada bagian dadanya. Rasa sakit awalnya dianggap sebagai hal biasa. Dengan hasil diagnosa tersebut, pria yang bekerja di perusahaan otomotif tersebut mengaku terkejut.

Tidak hanya itu, dokter mengatakan bahwa penyakit jantung yang menyerang Freddy disebabkan depresi dan stres. Setelah berbicara panjang lebar, pria yang tengah dipromosikan menjadi manajer itu akhirnya mengaku tengah menghadapi persoalan di kantornya, perusahaan tempatnya bekerja menuntut Freddy agar bisa memenuhi target perusahaan.

Di tengah persaingan yang kompetitif, bagi Freddy tidak mudah untuk bisa mewujudkan target tersebut. Apalagi perusahaan sejenis pun tengah gencar memasang target dengan melakukan berbagai cara. Akibat tuntutan pekerjaan, ia mengaku kerap gelisah. Tidak jarang tidurnya pun tidak nyenyak. Namun dokter mengatakan Freddy masih beruntung. Kondisi penyakit jantungnya masih tergolong dini.

Pasalnya penanganan lebih dini, jauh lebih baik dibandingkan diketahui dalam kondisi sudah akut. Sebenarnya apa yang dialami Freddy tidak sedikit. Bahkan hasil penelitian cukup mengejutkan. Di kawasan Eropa, satu dari tiga orang mengalami stres.

Studi medis menyatakan bahwa setiap tahun, jutaan orang di dunia mengalami serangan jantung. Ternyata hingga sekarang, penyakit jantung tergolong penyakit mematikan. Kendati tidak semua penderita jantung berujung pada kematian. Namun yang terpenting, bagaimana agar stres tidak berdampak pada serangan jantung.

Untuk lebih jauh mengenal dan memahami penyakit jantung, terlebih dahulu apa itu jantung. Berdasarkan keterangan medis, jantung adalah sebuah otot yang memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam suatu serangan jantung (myocardial infraction), bagian dari otot jantung mati sewaktu tidak mendapatkan darah.

Untuk tetap sehat, jantung mem¬butuhkan oksigen dan zat-zat gizi lain yang dibawa darah. Hal itu didapatkan melalui arteria (pembuluh darah) koroner yang membungkus bagian luar jantung, penyakit-penyakit dapat mempengaruhi bagian mana pun dari jantung. Tetapi, penyakit yang paling umum adalah penyakit kronis pada arteria koroner yang disebut aterosklerosis. Karena itu, sakit jantung yang umum dikenal dan paling banyak diderita adalah penyakit jantung koroner atau penyakit arteria koroner.

Baca Juga:  Perawatan Nyeri Punggung dan Leher

Penyakit tersebut paling sering menyebabkan serangan jantung pada seseorang yang bisa menyebabkan kematian, penyebabnya adalah pe¬nyempitan pada pembuluh darah koroner, di mana pembuluh ini berfungsi untuk menyediakan darah ke otot jantung. Penyempitan disebabkan oleh tumpukan kolesterol atau protein lain yang berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh, penumpukan ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku. Kekakuan ini disebut sebagai aterosklerosis.

Untuk mengenal apakah sudah terserang penyakit jantung, bukan soal mudah. Terutam bagi orang awam. Namun untuk bisa mengenal penyakit jantung harus tahu gejala-gejalanya.
Gejala paling umum terjadi nyeri dada, sesak napas, ataupun jantung berdebar. Jika hal itu terjadi, hentikan segera semua pekerjaan apa pun yang sedang Anda lakukan. Selanjutnya Anda sebaiknya duduk atau berbaringlah sembari menarik napas dalam-dalam.

Jika Anda sendirian sementara gejala tersebut berlangsung lebih dari beberapa menit, sangat dianjurkan segera hubungi nomor telepon darurat klinik atau rumah sakit setempat.
Jika ada yang bisa mengantar Anda ke rumah sakit lebih cepat dari pada menunggu kedatangan paramedis, se¬geralah minta bantuannya pergi mengantar Anda ke ruang gawat darurat di rumah sakit.

Lebih cepat ditangani akan lebih baik, Namun jika Anda menunggu tim paramedis datang, maka saat menunggu, sebaiknya Anda dapat melonggarkan pakaian yang ketat. Termasuk melepas ikat pinggang atau dasi, buat diri dalam posisi yang terasa nyaman. Tetaplah tenang, karena kepanikan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya aritmia atau penyimpangan irama jantung yang mengancam kehidupan.

Mencegah penyakit jantung :

•Menghindari makanan yang mengandung kolesterol tinggi, karena kolesterol jahat (LDL) merupakan penyebab utama penyakit jantung. Kondisi ini disebabkan adanya proses pengerasan dinding pembuluh darah, terutama jantung, otak, ginjal, dan mata yang mengakibatkan saluran pembuluh darah koroner menjadi sempit dan menghalangi aliran darah ke dalam tubuh.

•Mengkonsumsi makanan yang memiliki serat tinggi, seperti buah dan sayuran. Serat memiliki fungsi yang sangat penting untuk kesehatan, serat terdiri atas dua jenis, yaitu serat larut dan tidak larut yang berfungsi untuk mengikat kolesterol dalam tubuh. Sehingga mampu
menurunkan kadar kolesterol dalam darah untuk mencegah resiko terjadinya penyakit jantung.

•Menghindari stres dan menjaga tekanan darah, para peneliti menyebutkan bahwa stres yang berat dapat menyebabkan pecahnya dinding arteri yang mengandung plak dan memicu serangan jantung.

•Menjauhi semua alkohol, karena akan menyebabkan tekanan darah, melemahkan otot jantung bahkan kejang. Sehingga mempermudah serangan jantung menghampiri.

•Berhenti merokok adalah pilihan cerdas agar terhindar dari penyakit jantung, kandungan zat kimia pada rokok dapat masuk ke dalam aliran darah dan meningkatkan tekanan darah. Kondisi ini tentunya membahayakan jantung Anda.

•Berolahraga teratur agar LDL dapat terbakar, buatlah jadwal olahraga yang rutin bersama keluarga agar terhindar dari penyakit jantung.