Stimulasi Puting Payudara Dalam Proses Melahirkan Normal

DokterSehat.Com – Stimulasi puting  payudara pada ibu hamil adalah salah satu cara yang sering ditempuh dalam proses melahirkan normal.

11

Saat anda memasuki usia kehamilan tua atau mendekati tanggal perkiraan lahir, perasaan deg-degan dan was-was pada ibu hamil tidak bisa dipungkiri sering menghinggapi. Adalah merupakan sesuatu yang wajar, karena sebentar lagi tentunya sebuah proses besar yang membutuhkan pengorbanan yang luar biasa yang akan terjadi, yaitu melahirkan. Rasa mulas saat kontraksi dan sakit saat proses persalinan berlangsung sering menghantui para ibu hamil. Namun bagaimanapun itu, pada akhirnya tentunya banyak ibu berharap, pada saat proses melahirkan nanti, bisa berlangsung dengan cepat, aman, dan selamat.

Persalinan adalah merupakan akhir dari kehamilan dimana terjadinya suatu proses natural yang akan dialami oleh wanita hamil pada umumnya kehamilan 9 bulan (aterm).Kebanyakan pada wanita yang baru pertama kali akan melahirkan seringkali informasi yang didapatkan mengenai proses ini tidak memberikan kenyamanan penuh yang meyakinkan.

Kontraksi adalah saat-saat yang ditunggu oleh ibu hamil ketika masa kehamilan memasuki minggu ke 40. Bagi ibu hamil yang ingin melahirkan secara normal, bertambahnya hari bertambah juga kadar kecemasan karena batas waktu untuk mendapatkan kontraksi alami hanya 14 hari atau sampai usia janin juga 42 minggu

Pada masa ini pula biasanya orang-orang di sekitar wanita yang sedang hamil tua bergantian memberikan saran untuk melancarkan proses kelahiran. Beberapa saran seperti minum minyak goreng, minyak jarak, atau minyak zaitun sepertinya agak jauh dari logika kedokteran. Karena mengkonsumsi minyak secara berlebihan justru akan mengakibatkan diare. Bila ibu hamil diare maka kemungkinan mengalami dehidrasi sangat tinggi. Lebih dari itu mengkonsumsi minyak sebanyak apapun tidak akan membuat jalan lahir menjadi licin dan memudahkan proses persalinan.

Meskipun tidak ada saran yang paling jitu kecuali saran dokter untuk membujuk bayi segera keluar dari kandungan, namun ada beberapa cara yang dapat diterima secara medis,  yang dipercaya dapat mempercepat proses kehamilan. Salah satunya ialah dengan cara stimulasi. Menggunakan stimulasi untuk menpercepat proses melahirkan tentunya akan membantu ibu melewati proses melahirkan dengan cepat. Banyak obat yang bisa digunakan, namun dalam hal ini tentunya tim medis yang akan menentukan berdasar kondisi melahirkan yang sedang berjalan. Ibu tidak bisa serta merta meminta diberikan obat stimulasi kepada dokter agar proses persalinan bisa berjalan dengan cepat. Alternatif lain adalah dengan stimulasi alami.

Banyak cara bisa dilakukan oleh para ibu hamil agar proses persalinan dapat berlangsung dengan cepat, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan stimulasi puting (nipple stimulation). Stimulasi puting adalah sebuah teknik yang dipercaya dapat mendorong terjadinya sebuah kontraksi awal dengan cara melakukan gerakan melingkar, melakukan gosokan atau pijatan yang lembut pada daerah sekita puting. Cara ini dapat menjadikan payudara terangsang dan saat payudara terangsang hormon oksitosin akan dilepaskan yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya kontraksi. Selain itu, oksitosin juga dapat membantu lancarnya proses persalinan dengan cara mengontrol kontraksi yang terjadi pada rahim ibu hamil. Manfaat lain dari oksitosin adalah saat bayi telah lahir diperlukan untuk mengembalikan kondisi rahim ke dalam bentuk semula sebelum hamil. Sebuah studi menyebutkan, 37 persen calon mama yang melakukan stimulasi puting ini akan siap bersalin dalam waktu 72 jam, dibandingkan dengan 6 persen dari mereka yang tidak menggunakan metoda ini. Tak hanya membantu mempercepat persalinan, gerakan stimulasi ini juga akan menstimulasi aliran ASI Anda kelak.

Baca Juga:  Terlalu Gemuk Saat Hamil, Ini 6 Risiko yang Dihadapi Anak

Namun perlu diingat, stimulasi punting ini hanya bisa diterapkan pada kondisi persalinan normal, sebaliknya, jika ibu mengalami kehamilan beresiko seperti mengalami diabetes, memiliki tekanan darah tinggi, preeklampsia dan lainnya, teknik stimulasi puting ini jangan dilakukan. Akan tetapi tidak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter sebelum ibu hamil melakukan induksi alami seperti yang berikut ini.

Gerakan Stimulasi Puting

Cara melakukan stimulasi puting saat akan melahirkan hampir sama seperti ketika ibu akan menyusui bayi, yaitu dengan cara melakukan pijatan pada seluruh bagian gelap di sekeliling puting (aerola). Letakan telapak tangan di bagian atas aerola, kemudian lakukan gerakan melingkar diikuti dengan tekanan yang lembut. Lakukan gerakan tersebut selama satu jam selama tiga kali dalam satu hari.

Gerakan ini dilakukan secara bergantian, antara payudara kanan dan kiri. Untuk setiap payudara dilakukan pemijatan selama 15 menit, setelah itu ganti ke payudara yang satu dengan waktu yang sama selama 15 menit, lakukan berulang hingga satu jam. Gerakan Stimulasi puting ini akan menunjukkan hasil yang lebih baik ketika telah masuk waktunya melahirkan. Leher rahim harus dalam kondisi sudah melunak dan menipis serta telah siap untuk pembukaan persalinan.

Langkah-langkah yang perlu di perhatikan dalam melakukan stimulasi puting ini adalah :

  • Letakkan telapak tangan pada bagian puting dan aerola
  • Lakukan gerakan melingkar dengan tekanan yang lembut
  • Lakukan stimulasi selama 15 menit pada payudara kanan dan 15 menit pada payudara kiri
  • Lakukan sehari tiga kali selama 1 jam
  • Lakukan stimulasi ini secara bergantian, tidak boleh secara bersamaan
  • Hentikan stimulasi ketika kontraksi sudah berlangsung tiap 3 menit
  • Hentikan stimulasi ini saat terjadi kontraksi