Stigma Tentang Gangguan Jiwa Yang Kurang Tepat

DokterSehat.Com – Para penderita penyakit kronis seperti kanker kerap kali mendapatkan stigma tertentu, misalnya tidak bisa sembuh atau penyakitnya bisa menular. Namun hal ini juga sering dirasakan oleh pasien dengan gangguan mental, bahkan bisa dikatakan lebih parah.
Dampaknya, mereka jadi tidak mau berobat, tidak mau mengakui kondisinya, ataupun malah dikucilkan oleh masyarakat. Bukannya sembuh, para penderita gangguan mental ini bisa jadi malah lebih sakit.

8325573561_424c0fe71f_k

Berikut beberapa stigma tentang gangguan jiwa yang kurang tepat :

• Tidak bisa di sembuhkan
Gangguan jiwa yang dialami setiap orang memiliki perbedaan satu dengan yang lain, sehingga pengobatannya pun juga bervariasi. Hal ini tergantung dari tingkat keparahan dan gejala-gejala yang ditunjukkan si pasien. Namun kabar baiknya, gangguan jiwa masih bisa disembuhkan.

• Hanya imajinasi
Masih banyak persepsi orang yang mengganggap bahwa mereka yang mengalami depresi ataupun ansietas bisa sembuh atau tenang dengan sendirinya, karena mereka dapat memilih untuk kambuh atau tidak. Faktanya, mereka juga menunjukkan gejala fisik tertentu. Pada mereka yang depresi, mereka sering mengalami sakit kepala, mengalami perubahan selera makan, dan mengalami gangguan pencernaan. Sedangan pada mereka yang mengalami ansietas atau kegelisahan, umumnya mengalami gangguan kardiovaskular, menurunnya kekebalan tubuh, dan sakit perut.

• Identic kekerasan
Sebagian kalangan menganggap bahwa penyakit mental dapat memicu seseorang untuk melakukan kekerasan. Namun berdasarkan hasil penelitian yang diadakan pada tahun 2014 menemukan bahwa orang dengan gangguan mental umumnya merupakan korban dari kejahatan atau kekerasan, bukan pelakunya.

• Tergolong penyakit langkah
Ini merupakan persepsi yang tidak tepat, sebab satu dari empat orang di dunia dapat mengalami gangguan mental pada satu titik hidupnya. Yang membedakan adalah levelnya yang bermacam-macam pada setiap individu, ada yang parah hingga perlu direhabilitasi, ada juga yang ringan dan bisa diatasi dengan minum obat secara rutin.

Baca Juga:  Cara Melepas Stres Tanpa Biaya

• Bisa menular
Orang-orang dengan gangguan mental umumnya mengalami spektrum emosi dengan kadar tertentu. Akan tetapi, hal ini sebenarnya disebabkan oleh produk sampingan dari bahan kimia otak serta diperparah dengan faktor lainnya. Hal ini mengindikasikan bahwa yang memicu gangguan mental pada umumnya terjadi di otak, bukan disebabkan oleh penularan bakteri atau virus seperti halnya flu.