Spanyol Mengumumkan Kasus Kelahiran Bayi Mikrosefali Akibat Virus Zika Untuk Pertama Kali

DokterSehat.Com – Pakar kesehatan di seluruh dunia mulai mengkhawatirkan penyebaran infeksi virus zika yang mulai ditemukan di berbagai penjuru dunia. Memang, kasus virus zika ini masih cukup banyak ditemui di negara-negara Amerika Selatan dan Amerika Tengah dimana cukup banyak ditemukan bayi yang terlahir dengan kasus mikrosefali, sebuah kondisi dimana bayi memiliki ukuran kepala dan otak yang lebih kecil dari biasanya. Namun, kini, sebuah kasus bayi yang terlahir dengan kondisi mikrosefali yang disebabkan oleh virus zika terjadi untuk pertama kalinya di Eropa, tepatnya di kota Barcelona, Spanyol.

doktersehat-nyamuk-zika-travel-warning-Bali-Australia-chikungunya

Senin kemarin waktu Spanyol, seorang ibu yang sudah terinfeksi virus zika melahirkan bayi dengan kondisi otak mikrosefali di Vall d’Hebron Hospital, Barcelona. Salah seorang perwakilan dari rumah sakit tersebut, Felix Castillo, mengungkapkan jika bayi tersebut terlahir dalam kondisi yang normal dan semua organ tubuhnya dalam kondisi yang stabil. Bayi yang masih belum disebutkan jenis kelaminnya ini kemudian dimonitor oleh pihak rumah sakit dan menjalani beberapa tes medis yang menunjukkan fakta dimana bayi tersebut memang memiliki ukuran kepala yang lebih kecil dari normal dan memang mengalami kondisi mikrosefali.

Castillo sendiri mengungkapkan jika bayi ini terlahir melalui operasi caesar setelah menjalani 40 minggu kehamilan. Ibu dari bayi tersebut sendiri berada dalam kondisi baik-baik saja dimana semenjak bulan Mei, sebenarnya pakar kesehatan sudah mendeteksi kondisi mikrosefali pada bayi tersebut selama dalam janinan, namun, orang tuanya yang memilih tidak disebutkan identitasnya ini tetap memutuskan untuk mempertahankan bayi tersebut agar bisa terlahir.

Sebelumnya, kasus ibu hamil yang mengandung bayi dengan kondisi mikrosefali sudah ditemukan di Slovenia. Namun, sang ibu memilih untuk mengaborsinya. Sementara itu, di negara-negara Amerika Latin dan Karibia, telah ada puluhan ribu bayi yang terlahir dengan kondisi mikrosefali yang terkait dengan virus zika.