Solusi Pemutihan Gigi dengan Cara yang Benar

DokterSehat.com– Putihnya gigi menjadi salah satu poin yang akan membuat penampilan Anda semakin percaya diri. Banyak orang yang berusaha menggunakan produk pasta gigi yang mengandung pemutih. Namun terkadang cara tersebut kurang efektif. Kenali terlebih dahulu penyebab gigi menjadi kuning.

15

Pada dasarnya warna gigi tidaklah seputih seperti putihnya kertas atau salju. Warna gigi yang normal adalah berwana agak sedikit kekuningan yang berasal dari warna dentin, yaitu lapisan kedua setelah email gigi. Sementara email gigi ini bersifat transparan.

Proses pewarnaan gigi terjadi secara internal dan eksternal. Pewarnaan secara eksternal terjadi karena kebiasaan gaya hidup, seperti merokok, kopi, teh; kerusakan pada struktur luar gigi gigi yaitu demineralisasi, fluorosis, karies; serta pengaruh warna bahan tambal gigi misalnya amalgam. Sedangkan pewarnaan internal terjadi dari dalam struktur gigi, diantaranya trauma gigi seperti perdarahan yang terjadi pada pulpa, gigi mati (nekrosis pulpa), paparan tetrasiklin, serta beberapa penyakit tertentu.

Proses pemutihan pada pewarnaan gigi eksternal lebih mudah dilakukan dibanding dengan pewarnaan internal, karena letaknya berada pada permukaan gigi yang mudah untuk dijangkau. Pemutihan dapat dilakukan dengan bahan pelarut yang bersifat asam. Proses ini akan meresap pada gigi tanpa merusak gigi, yang akan dilanjutkan dengan aplikasi bahan golongan peroksida. Namun jika struktur gigi telah rusak, perlu dilakukan restorasi, yaitu ditambal atau diberi mahkota gigi buatan berdasarkan luasnya kerusakan. Sementara pada proses pemutihan gigi akibat pewarnaan internal akan ditangani dengan prosedur yang lebih kompleks. Dilakukan pembersihan struktur dalam gigi dari bagian yang rusak yang dibuat lubang dari luar hingga kamar pulpa. Kemudian pembersihan dalam gigi dilakukan dengan pemutihan pada struktur yang menyerap warna.

Baca Juga:  Cara Agar Selalu Sehat Dan Kebal Pada Semua Penyakit

Saat ini ada banyak produk pemutih gigi yang banyak dijumpai di pasaran. Namun tidak semua bahan tersebut aman digunakan, kandungan bahan aktifnya perlu pengawasan dalam penggunaannya. Sebaiknya gunakan bahan dan cara alami untuk memutihka gigi. Cara tradisional dapat ditempuh menggunakan siwak dan arang kayu. Sedangkan jenis buah atau tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk memutihkan gigi adalah strowbery, kulit jeruk, biji buah pinang, jeruk lemon yang dicampur dengan garam, serta konsumsi susu. Dapat pula digunakan pasta gigi yang mengandung bahan alami sirih. Khusus bagi perokok, hentikan kebiasaan merokok untuk memutihkan gigi. Namun cara lebih efektif adalah dengan membiasakan sikat gigi secara teratur, antara dua hingga tiga kali sehari.