Skrining yang Dibutuhkan Setiap Wanita (2) – Kanker Kulit, Hipertensi, dan Kadar Kolestrol

DokterSehat.Com – Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Pemeriksaan dini dapat mencegah penyakit-penyakit seperti kanker, diabetes, dan osteoporosis jika dilakukan sangat awal, atau ketika itu mungkin dapat dilakukan penatalaksanaan dengan mudah ketika penyakit masih ringan. Tes skrining dapat mendeteksi penyakit meskipun belum memberikan gejala. Tes skrining tergantung pada usia, riwayat keluarga, riwayat kesehatan Anda, dan faktor risiko lainnya.

doktersehat-tips-sebelum-pergi-ke-daerah-wabah-penyakit

Kanker Kulit

Terdapat beberapa tipe kanker kulit, dan tatalaksana dini dapat efektif untuk semua tipe tersebut. Yang paling berbahaya dari semua tipe adalah melanoma, yang akan mempengaruhi sel memproduksi warna pada kulitnya (seperti tahi lalat).  Beberapa orang memiliki risiko yang diwariskan dari keluarganya untuk tipe kanker tertentu, beberapa juga memiliki peningkatan risiko karena pajanan matahari yang terlalu berelbihan. Kanker sel basal pada kulit dan kanker sel skuamosa kulit merupakan kanker kulit non-melanoma yang sering terjadi.

Skrining Kanker Kulit

Periksa adanya perubahan pada kulit Anda, termasuk adanya tahi lalat baru, pelebaran tahi lalat, maupun plek pada kulit. Perhatikan ukuran, warna, bentuk, dan batas dari pola tersebut. Anda perlu juga berdiskusi ke dokter kulit untuk memeriksa kondisi kulit Anda.

Tekanan Darah Tinggi

Seiring bertambahnya usia, tekanan darah dapat meningkat, khususnya pada Anda yang memiliki masalah kelebihan berat badan atau kebiasaan yang buruk terkait kesehatan. Tekanan darah tinggi dapat mengancam kesehatan jiwa seperti serangan jantung atau stroke tanpa adanya peringatan apapun. Maka, diskusikan dengan dokter untuk mengontrol tekanan darah. Turunkan tekanan darah Anda supaya dapat mencegah bahaya jangka panjang seperti penyakit jantung ataupun gagal ginjal.

Skrining Tekanan Darah

Pembacaan tekanan darah meliputi 2 komponen: Pertama adalah tekanan darah sistole ketika jantung berdetak, dan yang kedua adalah diastol yaitu tekanan di antara 2 detak jantung. Tekanan darah normal adalah di bawah 120/80 mmHg. Tekanan darah tinggi, yang juga disebut hipertensi, merupakan tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih. Tanyakan kepada dokter seberapa sering Anda perlu mengecek tekanan darah Anda.

Baca Juga:  Apa itu Kurap atau Kadas?

Kadar Kolestrol

Kolestrol yang tinggi dapat menyebabkan plak di pembuluh darah arteri. Plak dapat terbentuk bertahun-tahun tanpa gejala, namun tiba-tiba ketika sudah dalam ukuran yang cukup dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Tekanan darah tinggi, diabetes, dan merokok dapat menyebabkan terbentuknya plak juga. Plak yang terbentuk dapat mengeraskan arteri yang disebutkan dengan aterosklerosis. Perubahan gaya hidup dan pengobatan dapat menurunkan risiko Anda.

Cek Kolestrol

Untuk mengecek kolestrol, periksa darah lalu lakukan sejumlah pemeriksaan seperti: kolestrol total, LDL (kolestrol jahat), HDL (kolestrol baik, dan trigliserid (lemak darah). Jika usia Anda 20 tahun atau lebih, Anda perlu memeriksakan ini setiap 5 tahun sekali.