Sindroma Penyakit Akibat Dompet pada Kantong Saku Belakang

DokterSehat.Com – Orang zaman sekarang sering diidentikkan dengan segala sesuatu yang simpel terutama pria. Pria selalu diidentikkan dengan segala sesuatu yang simple dan tidak mau meribetkan diri sendiri termasuk meletakkan barang bawaan. Salah satu hal sepele yang sering terlupakan adalah meletakkan dompet disaku belakang. Dikarenakan dompet pria yang kecil dan harus sering dikeluar masukkan, hal ini yang mendasari seorang pria sering meletakkan dompetnya di saku belakang. Seorang pria masa kini juga tidak terlepas dari gaya kasual dengan menggunakan celana jins yang ketat. Hal ini yang akan memperparah keadaan apabila seseorang sering meletakkan dompet di saku belakang. Berbeda dengan wanita yang sering menyimpan dompet ditas karena dompet yang besar karena harus diisi berbagai macam, maka resiko penyakit ini jarang ditemukan pada wanita.

doktersehat-hip-pocket-syndrome-wallet-neuropathy

Seorang yang menggunakan celana yang ketat, akan menyebabkan otot tidak fleksibel untuk bergerak baik relaksasi dan kontaksinya. Pada saat daerah bokong ditambahkan beban berupa dompet pada saat kita duduki, maka akan menyebabkan terjadi dorongan keadarah depan pada satu sisi. Walaupun kita mengetahui bahwa bokong merupakan daerah yang banyak tertimbun lemak, tetapi kondisi ini tidak banyak membantu apabila serangkaian kejadian diatas terjadi secara berulang-ulang. Penekanan pada daerah bokong ini akan menimbulkan otot-otot daerah bokong terutama otot gluteus. Di sela-sela otot ini terdapat banyak saraf yang gampang terjepit. Serangkaian penyakit ini sering disebut hip pocket syndrome atau wallet-neuropathy.

Kondisi penyakit seperti ini ditandai dengan adanya keluhan berupa sakit punggung bagian bawah, rasa sakit dan mati rasa pada pergelangan kaki atau bagian bawah kaki, dan yang lebih parah adalah rasa sakit saat berjalan, duduk, maupun berbaring. Kondisi yang lebih parah dapat terjadi apabila pada saat kita duduk lama dan berulang-ulang akan menyebabkan ketidakseimbangan tulang belakang pada saat duduk, pada saat kurva tulang belakang dalam kondisi yang tidak sejajar maka akan menyebabkan kompensasi dari panggul untuk berusaha menyeimbangkan, namun apabila panggul sudah letih dan tidak mampu menyeimbangkan maka akan terjadi keteganggan otot pinggul yang mampu menekan saraf tulang belakang. Efek lebih parah akan terjadi apabila terjadi kerusakan saraf tulang belakang. Hal lanjutan yang dapat terjadi adalah perubahan posisi bahu yang mampu menyebabkan nyeri daerah leher, pinggang dan bahu.

Baca Juga:  Beberapa Mitos Yang Menyertai Masalah Sembelit

Hal sepele ini yang perlu menjadi bahan pertimbangan bagi orang-orang yang sering menaruh dompet di saku belakang dalam jangka waktu yang lama. Terlebih lagi disertai dengan kondisi memakai celana yang ketat.