Sindrom Syok Toksik – Penyebab

Toxic Shock Syndrome atau Sindrom Syok Toksik (TSS) adalah penyakit yang jarang terjadi namun mengancam jiwa karena toksin (racun) yang dihasilkan dari bakteri, beredar dalam aliran darah. Bakteri yang telah menginfeksi beberapa bagian dari tubuh melepaskan racun ini. Orang dengan sindrom syok toksik mengalami demam tinggi, ruam, tekanan darah rendah, dan kegagalan sistem organ multiple (setidaknya tiga sistem) dalam tubuh.

doktersehat-bayi-tangan-merah-rash-gatal-iritasi-sindrom-stevens-johnson-Erisipelas-lupus

Sindrom Syok Toksik pertama kali ditemukan pada anak-anak pada tahun 1978. Namun, Sindrom Syok Toksik tidak terlalu dikenal sampai terjadi epidemi pada tahun 1981, disebabkan oleh perempuan yang menggunakan tampon yang berdaya serap tinggi.

Penyebab Sindrom Syok Toksik
Sindrom Syok Toksik disebabkan oleh racun yang dihasilkan oleh bakteri. Hanya strain langka dari bakteri tertentu yang menghasilkan racun ini. Seiring dengan racun bakteri yang dilepaskan ke dalam aliran darah, racun tersebut mulai menstimulasi sistem kekebalan dalam tubuh secara berlebih. Hal ini, pada gilirannya, menyebabkan gejala sindrom syok toksik yang berat.

Bentuk yang paling umum dari sindrom syok toksik, bakteri yang hidup di dalam vagina perempuan yang terinfeksi, dan pertumbuhan bakteri didorong oleh adanya tampon. Namun, toksik ini dapat diproduksi dari bakteri di lokasi lain di dalam tubuh juga. Kadang-kadang, lokasi infeksi tidak jelas.

  • Sindrom Syok Toksik Staphylococcal: Sebagian besar kasus sindrom syok toksik yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Staphylococcus aureus. Bentuk yang paling terkenal dari Sindrom Syok Toksik staphylococcal terkait dengan wanita menstruasi yang menggunakan tampon. Namun, pria, anak-anak, dan perempuan yang sedang tidak menstruasi dapat terkena sindrom syok toksik juga. Bahkan, sepertiga dari semua kasus sindrom syok toksik terjadi pada pria.
  • Sindrom Syok Toksik Streptokokus: Beberapa kasus sindrom syok toksik disebabkan oleh Streptococcus pyogenes, bakteri yang sama yang menyebabkan radang tenggorokan. Bakteri ini seringkali berasal dari infeksi kulit dan menyebabkan bentuk yang lebih serius dari sindrom syok toksik dari aureus.

Kemungkinan sumber infeksi

  • Vagina (ketika menstruasi, menggunakan tampon berdaya-serap tinggi)
  • Hidung (penggunaan tampon hidung)
  • Luka bedah
  • Persalinan
  • Setiap luka kulit