Sikat Gigi dan Penyakit Tenggorokan

DokterSehat.com – Terdapat sebuah kepercayaan unik dalam kehidupan masyarakat kita, yakni saat seorang anggota keluarga mengalami sakit tenggorokan, maka ada baiknya sikat gigi yang dipakai oleh anggota keluarga yang sakit dibuang dan diganti dengan yang baru. Adakah korelasi antara sikat gigi dan sakit tenggorokan ini benar?

3

Sakit tenggorokan yang dimaksud disini adalah sejenis penyakit faringitis yang disebabkan oleh streptokus. Sebuah penelitian pada jaman dulu menghasilkan penemuan bahwa bakteri yang menyebabkan penyakit faringitis streptokus ini dapat ditemukan dan tumbuh dengan cukup pesat pada sikat gigi yang digunakan. Mungkin karena alasan inilah banyak orang yang mengganti sikat giginya jika mengalami sakit pada tenggorokannya.

Namun, sebuah penelitian terbaru justru memberikan hasil yang sangat berbeda. Penelitian yang dilakukan di University of Texas Medical Branch ini melakukan pengujian pada sikat gigi untuk mengecek apakah bakteri streptococcus yang dapat menyebabkan radang tenggorokan tersebut ada dalam sikat gigi atau tidak. Penelitian ini dilakukan pada 54 buah sikat gigi, dimana sebanyak 14 buah sikat gigi digunakan oleh orang yang menderita penyakit tenggorokan, 13 buah sikat gigi digunakan oleh penderita penyakit tenggorokan yang dikarenakan bakteri streptococcus dan 27 buah sikat gigi lainnya dipakai oleh orang yang masih sehat.

Hasil penelitian ini cukup mengejutkan, dimana bakteri streptococcus hanya ditemui di satu buah sikat gigi, bahkan sikat gigi tersebut justru tidak berasal dari penderita penyakit faringitis streptococcus sama sekali. Ya! Sikat gigi tersebut justru dimiliki oleh orang sehat.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa saat seseorang mengalami gangguan pada tenggorokannya, maka sikat gigi yang dipakai pun tidak perlu dibuang. Namun, untuk tetap menjaga kesehatan bagian mulut dan tenggorokan anda, ada baiknya anda rajin mengganti sikat gigi secara berkala saat sikat gigi tersebut sudah cukup lama digunakan.