Setelah Pil PCC, Kini Muncul Pil X yang Memakan Korban di Tasikmalaya

DokterSehat.Com– Setelah dalam beberapa hari terakhir kita dihebohkan dengan adanya Pil PCC yang memakan korban di Kendari, kini ditemukan pil lain bernama Pil X yang membuat 12 anak kejang-kejang di Tasikmalaya. Obat dengan warna oranye ini disebut-sebut memiliki efek yang mirip dengan pil PCC. Apakah kandungan keduanya sama?

doktersehat-obat-minum-pneumonia

Seketrasis Jenderal Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Noffendri Roestam Ssi, Apt menyebutkan bahwa pil X memiliki kandungan excimer atau chlorpromazine. Kandungan chlorpromazine atau CPZ kerap dipakai untuk menenangkan pasien pengidap gangguan jiwa yang tidak terkendali. Sayangnya, karena efek dari obat ini juga bisa membuat seseorang mengalami euphoria tersendiri, obat ini juga kerap disalahgunakan.

Obat chlorpromazine ini langsung menekan bagian reseptor dopamin bernama neurohormon di dalam otak yang mengendalikan fungsi aktifitas kognitif, emosi, dan locomotor. Hal ini akan membuat hormon dopamin bekerja dengan berlebihan dan akhirnya memicu sensasi euphoria tersendiri. Sayangnya, penggunaan obat ini dengan sembarangan bisa memicu efek samping layaknya kontraksi otot atau bahkan parkinson. Karena alasan inilah para remaja di Tasikmalaya bisa mengalami gejala seperti melet-melet atau menjulurkan lidah.

BPOM Bandung menyebutkan bahwa penggunaan pil X bisa menyebabkan ketergantungan dan mengubah kepribadian seseorang menjadi agresif dan pemarah. Yang menjadi masalah adalah, konsumsi pil ini dalam jangka panjang juga bisa menyebabkan kelumpuhan. Fakta ini diungkapkan oleh dr. Hari Nugroho yang berasal dari Insitute of Mental Health Addiction and Neuroscience (IMAN).