Setelah Gempa, Waspadai Datangnya Penyakit Ini

gempa-doktersehat

DokterSehat.Com– Gempa besar dengan kekuatan 7.3 SR melanda Pulau Jawa bagian selatan Sabtu tengah malam, 15 Desember 2017. Tak hanya dirasakan di berbagai kota besar dan memakan korban jiwa dan luka, banyak masyarakat yang juga ketakutan akan adanya peringatan tsunami sehingga berbondong-bondong mencari tempat aman. Memang, peringatan tsunami telah dicabut dan warga sudah bisa kembali ke rumahnya. Namun, ada baiknya masyarakat waspada akan adanya penyakit yang biasa muncul setelah adanya gempa.

Pakar kesehatan dr. Kartono Mohammad menyebutkan bahwa selain banyaknya korban luka akibat dari tertimpa bangunan dan sebab lainnya, pasti ada warga yang terkena gangguan psikis seperti trauma. Sebagai contoh, ada orang yang trauma karena anggota keluarga yang sampai kehilangan nyawa atau ketakutan untuk tinggal di dalam rumah karena khawatir jika gempa kembali muncul.

Tak hanya itu, kita juga harus bersiap untuk kemungkinan munculnya penyakit pernafasan karena udara kotor yang muncul akibat dari banyaknya bangunan yang roboh, penyakit kulit atau diare karena rusaknya saluran air bersih atau sanitasi. Warga juga akan kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk beberapa waktu.

Biasanya, tenaga medis akan memfokuskan pada perawatan untuk korban patah tulang atau luka terbuka yang memang banyak terjadi setelah gempa. Masyarakat pun diminta untuk segera membawa anggota keluarga yang mengalami kondisi kesehatan tersebut ke rumah sakit atau layanan medis lainnya. Selain itu, jika sampai ada warga yang mengungsi, ada baiknya seluruh lapisan masyarakat dan tenaga medis mengantisipasi kemungkinan datangnya diare serta gangguan pernafasan dengan menyediakan pasokan air bersih dengan cukup, obat-obatan, masker, dan pakaian bersih.

Setelah gempa ini, bagaimana kondisi di sekitar tempat tinggal anda?

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik