Serotonin, Dopamine, dan Hiperseksualitas

DokterSehat.Com – Seksualitas adalah bagaimana manusia mendapatkan pengalaman erotis dan mengekspresikan dirinya sebagai makhluk seksual. Penelitian kerap kali menghasilkan temuan baru yang mencengangkan. Salah satu topik hangat yang kerap menjadi perbincangan seksolog adalah hiperseksualitas. Apa itu hiperseksualitas ya, Ladies?



Hiperseksualitas adalah sebuah kondisi di mana seseorang kesulitan memperoleh pemuas keinginan seksual atau yang kerap disebut dengan sexual release. Pemuas keinginan seksual kerap kali tidak bisa memenuhi kebutuhan mereka yang mengalami hiperseksualitas. Lalu apa yang menyebabkan hiperseksualitas pada seseorang ya, Ladies?

Salah satu penyebab tinggi keinginan seksual seseorang adalah tingginya tingkat hormon serotonin dan dopamine dalam tubuh. Lalu, apa ya pengaruh kedua hormon ini pada tubuh seseorang? Serotonin dan dopamine diketahui sebagai hormon yang menyebabkan tubuh seseorang merasakan sensasi gembira yang diasosiasikan dengan keinginan serta kepuasan seksual.

Banyak penelitian menemukan bahwa mereka yang memiliki tingkat hormon serotonin dan dopamine yang tinggi kerap kali menderita hiperseksualitas ataupun sebaliknya, mereka yang menderita hiperseksualitas memiliki tingkat serotonin dan dopamine yang tinggi.

Menurut treatmentaddiction.com, meskipun tingkat serotonin dan dopamine yang tinggi dalam tubuh seseorang bisa menjadi indikasi bahwa seseorang mengalami hiperseksualitas, hiperseksualitas tidak bisa ditentukan hanya dengan melihat tingkat dopamine dan serotonin saja lho, Ladies. Hiperseksualitas adalah sebuah masalah psikologis. Maka dari itu, selalu ada faktor psikologis yang terlibat di dalamnya selain faktor hormonal tersebut.