Sering Mengkonsumsi Makanan Pedas Dapat Menurunkan Risiko Kematian

DokterSehat.Com – Indonesia yang kaya akan rempah-rempah membuat cita rasa masakannya pun menjadi beragam. Salah satu yang menjadi primadona dari masakan-masakan Nusantara adalah cita rasa pedas yang beraneka level dan bikin kita ketagihan. Yap, memang tidak bisa disangkal bahwa banyak diantara kita yang menyukai masakan berbumbu cabai ini sebagai santapan sehari-hari. Tapi tahukah kamu bahwa memakan makanan pedas dapat menurunkan kita dari risiko kematian.

19

Sebuah studi yang dilakukan terhadap hampir 500.000 orang di Cina selama lebih dari 7 tahun menemukan bahwa mereka yang makan makanan pedas tiga kali seminggu memotong risiko kematian sebesar 14% dibandingkan dengan orang yang tidak melakukannya.

Dalam makanan pedas yang digunakan adalah cabai kering dan segar, namun analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa mereka yang mengkonsumsi cabai segar cenderung memiliki lebih banyak keuntungan seperti risiko yang lebih rendah dari kematian akibat kanker, penyakit jantung iskemik dan diabetes. Cabai segar dikemas penuh nutrisi, vitamin dan capsaicin yang dianggap mampu melawan kanker, peradangan dan obesitas.

Namun, Dr Nita Forouhi dari Universitas Cambridge mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan apakah itu efek dari makanan itu atau perilaku lain yang menyebabkan efek.

Penelitian di masa depan diperlukan untuk menentukan apakah konsumsi makanan pedas memiliki potensi untuk meningkatkan kesehatan dan mengurangi angka kematian secara langsung atau jika itu hanyalah penanda faktor diet dan gaya hidup lainnya, kata Dr Forouhi.

Haruskah orang makan makanan pedas? Hal ini terlalu dini untuk mengatakan, tapi perdebatan dan kepentingan penelitian tentu makin panas lanjutnya.

Dr Amelia Lake, Dosen di Bursa Pengetahuan Kesehatan Masyarakat, Universitas Durham, mengatakan, Meskipun ada beberapa bukti bahwa kelompok makanan yang disebut rempah-rempah mungkin memiliki beberapa efek yang menguntungkan, pesan yang dibawa pulang adalah untuk melanjutkannya dengan seimbang, diet yang bervariasi di mana sedikit rempah-rempah mungkin memiliki beberapa manfaat.

Baca Juga:  Organ Tubuh Yang Terkena Dampak Stress dan Emosi Labil

Prof Kevin McConway, Profesor Statistik Terapan, Universitas Terbuka, menambahkan : Mungkin ada hubungannya dengan jenis orang-orang, di Cina, yang cenderung makan lebih banyak makanan pedas. Misalnya, itu menarik bahwa orang-orang dalam studi yang makan makanan pedas hampir setiap hari yang sangat jauh lebih mungkin untuk hidup di daerah pedesaan daripada yang peserta lain.