informasi kesehatan
DokterSehat.com telah dipercaya lebih dari 6 tahun sebagai Informasi Kesehatan, tips kesehatan
dan konsultasi online segala macam jenis penyakit, kanker, seksualitas dan kesehatan keluarga.


                     

Sering Marah Dapat Memperpendek Umur

Sering Marah Dapat Memperpendek Umur

Doktersehat.com – Setiap orang pasti pernah merasa jengkel atau marah. Bahkan beberapa orang tidak mampu menahan kemarahannya. Lalu apa sebenarnya marah itu? Kemarahan adalah ketegangan jiwa yang muncul akibat penolakan terhadap apa yang tidak diinginkan, atau bersikukuh dengan pendapat tertentu tanpa melihat kesalahan atau kebenarannya.

Secara psikologis dan medis, kemarahan merupakan suatu sikap emosional yang berdampak negatif pada jantung. Saat marah, terjadi perubahan fisiologis seperti meningkatnya hormon adrenalin yang akan memengaruhi kecepatan detak jantung dan menambah penggunaan oksigen. Kemarahan akan memaksa jantung memompakan darah lebih banyak sehinga bisa mengakibatkan tingginya tekanan darah. Ketika seseorang menjadi marah, secara alami tubuhnya akan bereaksi dengan mengeluarkan banyak keringat atau menahan marah dengan mengepalkan tangan. Inilah yang menjadi indikator meningkatnya tekanan darah tinggi.

Pada saat marah, jantung juga akan berdebar lebih cepat. Menurut para ahli, serangan kemarahan dapat menyebabkan tingkat detak jantung meningkat menjadi 180 denyut per menit. Dalam situasi seperti ini, jantung akan menuntut lebih banyak oksigen sehingga Anda akan bernapas lebih cepat dan pendek. Kondisi seperti ini akan memperburuk kondisi jantung. Akibatnya bisa fatal bila pemarah tersebut memiliki penyakit darah tinggi atau jantung. Bahkan hasil penelitian modern menyimpulkan bahwa kemarahan berulang-ulang bisa memperpendek umur karena diserang berbagai penyakit kejiwaan dan penyakit jasmani.

Dampak kemarahan akan semakin parah saat dalam keadaan berdiri, karena semua urat dan otot mengencang sehingga meningkatkan jumlah hormon adrenalin. Keadaan seperti ini bisa mengakibatkan penyakit kanker. Berbeda jika marah pada saat duduk, maka adrenalin akan menurun.

Saat marah, Anda juga akan melepaskan hormon kortisol. Pelepasan hormon ini secara berlebihan dapat memiliki efek negatif, yaitu membuat tubuh rentan terhadap peradangan dan nyeri otot dalam jangka panjang, demikian yang dilansir Magforwoman.

Dari berbagai sumber

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 1.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)
Sering Marah Dapat Memperpendek Umur, 1.0 out of 10 based on 1 rating
pf button both Sering Marah Dapat Memperpendek Umur
                     

2 Responses to “Sering Marah Dapat Memperpendek Umur”

  1. sepapa1 says:

    saya mempunyai penyakit jantung .gampang sekali tersinggung kalau ada kt kt yg g enak .gimana bisa menghilangkan kebiasaan itu.?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. nellyn angela says:

      Selamat malam,

      Salam sehat,

      Rasa marah adalah emosi yang terjadi akibat rangsang di daerah limbik di otak kita. Rasa marah memang akan dialami oleh manusia, namun disini adalah bagaimana cara kita menyikapinya. Cobalah untuk memperbanyak merelaksasikan pikiran. Terapi relaksasi seperti mendengar musik klasik, yoga, terapi akupuntur dapat membantu seseorang untuk merelaksakan pikirannya atau terapi hipnotis yang dapat dilakukan dr psikiatri.

      Mungkin tips yang perlu dilakukan disini adalah ingatlah betapa akan ruginya anda bila anda marah berlebihan terhadap sesuatu hal. Sudah hal tersebut tidak anda harapkan, bila anda marah juga, hal itu akan lebih merugikan dengan menimbulkan penyakit pada diri anda.

      Semoga bermanfaat

      Terima kasih

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0


Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>