Sering Main Bola Picu Alzheimer?

DokterSehat.Com – Studi yang dilakukan oleh peneliti asal University of California Los Angeles (UCLA) menyatakan bahwa terlalu sering bermain bola dapat mengakibatkan cedera otak traumatik dan gegar otak ringan. Gangguan ini bisa berkembang menjadi penyakit otak degeneratif seperti alzheimer dan ensefalopati traumatik kronis (CTE).



Berdasarkan penelitian terhadap hasil scan otak dari beberapa mantan pemain bola menunjukkan adanya penumpukan protein otak yang rusak. Tumpukkan ini berada pada bagian otak yang mengontrol emosi, memori, dan fungsi lainnya.

Timbulnya CTE biasanya ditandai dengan adanya perubahan perilaku seperti, pikiran bunuh diri, penurunan kognitif, depresi, dan kehilangan memori bahkan demensia.

Dr Gary Small dari UCLA menjelaskan bahwa pemain sepak bola yang mengalami gegar otak sebanyak lebih dari tiga kali akan berisiko tiga kali lebih tinggi mengalami depresi dan berisiko lima kali lebih tinggi mengalami penurunan kognitif ringan.

Dari penelitian sebelumnya ditemukan CTE pada 50 otak pemain bola yang sudah meninggal. Para peneliti menyimpulkan bahwa bermain bola lebih berisiko daripada pemandu sorak.