Serba Serbi Penyebab Gigi Sensitif Dan Pencegahannya

Dokter Sehat – Anda mungkin hanya salah satu orang saja yang juga mengalami problem gigi sensitif, dan biasanya muncul ketika makan makanan yang terlalu dingin, terlalu panas atau makanan yang rasanya asam. Mengganggu? Tentu saja, bahkan terkadang sampai menyebabkan sakit kepala sebelah yang rasanya luar biasa sakitnya. Gigi sensitif juga tak selalu berada di bagian belakang, terkadang gigi sensitif muncul di bagian depan. Dan rasanya lebih menjengkelkan.

8

Penyebab gigi sensitif

1.Peregangan gusi
Salah satu penyebab gigi sensitif adalah peregangan gusi yang disebabkan banyak hal, salah satunya adalah karena salah menggosok gigi. Menggosok gigi yang benar ada caranya. Disarankan agar tidak terlebih dahulu berkumur, tetapi justru langsung menyikat dengan pasta gigi sehingga pasta gigi jauh lebih efektif dalam bekerja.

2.Minuman tinggi asam
Apabila Anda minum minuman tinggi asam, maka Anda akan jauh lebih sering terserang gigi sensitif. Asam di dalam minuman tersebut menyebabkan erosi enamel dan dentin yang seharusnya melindungi gigi.

3.Mengikis gigi
Kebiasaan mengikis gigi terkadang dilakukan tanpa sengaja. Namun, hal ini ternyata cukup berpengaruh terhadap kondisi gigi sensitif. Lambat laun, gigi akan menjadi tipis dan rapuh.

4.Pasta gigi yang formulanya keras
Ada berbagai pilihan pasta gigi yang beredar di masyarakat. Namun, Anda harus bijak memilih pasta gigi yang tepat. Pasta gigi yang disarankan untuk gigi sensitif adalah yang memang dianjurkan untuk gigi sensitif. Selain melakukan perlindungan, biasanya juga akan membantu pembangunan kembali.

5.Menggosok gigi teratur
Gosoklah gigi teratur setidaknya 3 kali sehari untuk menyingkirkan bakteri jahat di rongga mulut. Selain itu, menggosok gigi juga akan melindungi bagian enamel gigi yang rapuh, agar tidak diserang oleh bakteri jahat.

Baca Juga:  Tidak Semua Bahan Makanan Baik Disimpan di Kulkas

6.Gusi terluka
Gusi yang meregang umumnya mudah terkena infeksi, sehingga mudah berdarah serta menyebabkan gigi jadi rapuh. Melalui regangan ini pula, bakteri dengan mudah melakukan serangan pada akar gigi, sehingga tak heran bila infeksi akan membuat gigi jadi lemah dan sensitif.

7.Tidak cocok pasta gigi
Sekali lagi, memilih pasta gigi memang harus teliti. Tidak bisa asal memakai pasta gigi karena ada kemungkinan bahwa seseorang tidak cocok menggunakan pasta giginya, beberapa formula pasta gigi malah dapat menyebabkan problem kesensitifan gigi semakin meningkat.

8.Obat kumur
Jangan salah ya, justru sebagian besar problem gigi malah disebabkan obat kumur. Apalagi yang kandungan alkoholnya cukup tinggi. Umumnya, pemakaian mouthwash juga tak boleh dilakukan setiap hari. Mouthwash dapat membunuh flora di dalam gigi, sehingga justru mempersilahkan bakteri berkembang biak di sana dan membuat karang gigi.

Pencegahan

1.Selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut, dengan menyikat gigi dua kali sehari, pagi setelah sarapan, dan malam sebelum tidur

2.Menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif dua kali sehari secara teratur

3.Tidak melakukan penyikatan gigi dengan tekanan yang terlalu kuat

4.Menggunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut

5.Mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang banyak mengandung asam

6.Hindari kebiasaan menggertak-gertakkan gigi saat sedang diam dan saat tidur

7.Berkunjunglah ke dokter gigi secara rutin untuk memeriksakan kondisi gigi Anda, serta berkonsultasi mengenai masalah yang ada pada gigi Anda