Serangan Jantung – Pengertian, Penyebab, dan Gejala

Serangan jantung adalah kondisi ketika Anda jatuh tiba-tiba tanpa peringatan apapun diakibatkan jantung berhenti berdetak karena pasokan darah menuju ke jantung terhambat. Ketika jantung Anda berhenti berdetak, dan aliran darah ke otak terhetnidan organ lainnya. Dalam hitungan detik, Anda berhenti bernapas dan tidak memiliki denyut nadi. Inilah yang disebut serangan jantung tiba-tiba.

doktersehat-serangan-jantung-heart-attack

Apa penyebab serangan jantung?
Penyebab langsung dari sebagian besar henti jantung mendadak adalah irama jantung yang abnormal. Aktivitas listrik jantung menjadi kacau, dan tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh.

Kondisi yang dapat memicu serangan jantung mendadak meliputi:

  • Penyakit arteri koroner. Ini adalah penyebab paling umum dari serangan jantung mendadak pada orang yang lebih tua dari usia 35 tahun.
  • Bila Anda memiliki kondisi ini, otot jantung Anda menjadi membesar atau tebal, sehingga otot jantung melemah.
  • Sindrom QT-panjang dan sindrom Brugada. Gangguan ini merupakan gangguan sistem listrik jantung yang bisa menyebabkan irama jantung abnormal.
  • Sindrom Marfan. kelainan bawaan ini dapat menyebabkan bagian dari jantung meregangkan dan menjadi lemah.
  • Cacat jantung lahir (penyakit jantung kongenital). Jika Anda telah menjalani operasi untuk memperbaiki kelainan kongenital jantung, Anda masih berisiko untuk serangan jantung mendadak.

Hal-hal lain yang dapat meningkatkan potensi Anda untuk serangan jantung meliputi:

  • Anda laki-laki
  • Umur – risiko lebih tinggi untuk laki-laki setelah usia 45 tahun dan untuk wanita setelah usia 55 tahun
  • Adanya serangan jantung sebelumnya atau penyakit jantung
  • Riwayat keluarga serangan jantung atau penyakit jantung

Gejala
Gejala serangan jantung meliputi:

  • Ketidaknyamanan, tekanan, berat, atau nyeri di dada, lengan, atau di bawah tulang dada
  • Ketidaknyamanan menjalar ke punggung, rahang, tenggorokan, atau lengan
  • Perut terasa penuh, gangguan pencernaan, atau perasaan tersedak (mungkin merasa seperti maag)
  • Berkeringat, mual, muntah, atau pusing
  • Kelemahan, kecemasan, atau sesak napas yang berat
  • Detak jantung yang cepat atau tidak teratur
Baca Juga:  Pertolongan Pertama Saat Serangan Jantung

Selama serangan jantung, gejala berlangsung 30 menit atau lebih dan tidak hilang dengan istirahat atau dengan pemberian nitrogliserin di bawah lidah.

Beberapa orang mengalami serangan jantung tanpa gejala (infark miokard “diam”). Infark miokard diam dapat terjadi pada siapa saja, tetapi lebih umum di antara orang-orang dengan diabetes.