Serangan Jantung Mendadak, Waspadai Gejala Ini Sebelum Terjadi

DokterSehat.Com Jantung masih menjadi salah satu penyakit mematikan di dunia. Selain karena faktor gaya hidup yang semakin tidak sehat, terjadinya kematian akibat jantung seringnya terjadi secara mendadak. Sebelum terjadi serangan jantung mendadak, ada banyak tanda yang patut diwaspadai, khususnya bagi Anda yang memiliki faktor risiko tinggi terserang penyakit jantung. Beberapa oranga yang tergolong berisiko terhadapa penyakit ini diantaranya overweight hingga obesitas, kadar kolesterol tubuh yang tinggi, tekanan darah tinggi, hingga penderita diabetes. Sebaiknya waspadai hal-hal berikut ketika terindikasi terjadi pada tubuh Anda.

doktersehat-serangan-jantung-tes-darah-bahaya

  • Mengalami ketidaknyamanan pada bagian dada

Tanda ini menjadi awal dan sangat umum terjadi. Dada terasa sesak atau serasa ditekan karena arteri yang tersumbat atau serangan pada jantung. Meskipun rasa ketidaknyamanan pada dada ini terasa berbeda pada setiap orang. Biasanya intensitas ketidaknyamanan dada akan berlangsung selama beberapa menit, di saat Anda sedang beraktivitas atau pun tidur. Sebenarnya serangan jantung yang terjadi tidak selalu diikuti dengan ketidaknyamanan pada dada, sehingga Anda harus lebih waspada. Biasanya hal ini lebih rentan terjadi pada wanita.

  • Mengalami nyeri yang mulai menyebar ke bagian kiri tubuh

Terkadang rasa ketidaknyamanan yang terjadi pada dada bisa meluas atau menjalar ke bagian sisi kiri tubuh. Meskipun pada beberapa kasus justru terjadi sebaliknya, rasa ketidaknyamanan dimulai dari lengan dan menyebar, hingga mengalami serangan jantung.

  • Merasa detak jantung tidak normal (tidak seperti biasa)

Jantung biasanya akan berdebar-debar sesuai dengan kondisi emosi, apakah bahagia, gugup, atau panik. Akan tetapi jika jantung tiba-tiba berdebar-debar tanpa sebab dalam waktu beberapa detik, hingga intensitas yang sering, maka perlu diwaspadai. Hal ini bisa disebabkan oleh aktivitas yang sedang Anda lakukan, seperti terlalu banyak kadar kafein dalam tubuh, hingga kondisi tubuh yang kekurangan jam tidur. Akan tetapi satu hal yang patut diwaspadai adalah adanya fibrilasi atrial yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter. Fibitrasi atrial adalah kelainan detak jantung, yaitu selama AF, atrium tidak mampu memompa semua darah ke ventrikel dan bagian tubuh yang lain, maka akan terjadi risiko gagal jantung atau pun stroke.

Baca Juga:  Marah-Marah Karena PMS Bisa Jadi Disebabkan Oleh Kurangnya Asupan Vitamin D

Selain gejala-gejala di atas, jangan abaikan gejala-gejala lain yang muncul seperti pusing, sakit bagian tenggorokan atau rahang, merasa mudah lelah, mendengkur, munculnya keringat dingin, batuk yang tak kunjung reda, perut terasa mual dan mulas, hingga terjadi pembengkakan pada bagian kaki dan pergelangan tangan. Gejala-gejala ini patut diwaspadai bagi Anda yang berisiko memiliki penyakit jantung. Terlebih jika gejala-gejala tersebut muncul secara bertahap.