Seputar Varises

Varises adalah vena normal yang mengalami dilatasi akibat pengaruh peningkatanan tekanan vena yang merupakan suatu manifestasi yang dari sindrom insufiensi vena dimana pada sindrom ini aliran darah dalam vena mengalami arah aliran retrograde atau aliran balik menuju tungkai yang kemudian mengalami kongesti. Pelebaran vena dekat dengan permukaan kulit sehingga vena tampak menonjol pada kulit.

doktersehat-sakit-kaki-keseleo-mata-kaki

Penyebab varises
Berkurangnya elastisitas dinding pembuluh vena yang menyebabkan pembuluh vena melemah dan tak sanggup mengalirkan darah ke jantung sebagaimana mestinya. Aliran darah dari kaki ke jantung sangat melawan gravitasi bumi, karena itu pembuluh darah harus kuat, begitu juga dengan dinamisasi otot disekitarnya.

Rusaknya katup pembuluh vena, padahal katup atau klep ini bertugas menahan darah yang mengalir ke jantung agar tidak keluar kembali. Katup yang rusak membuat darah berkumpul di dalam dan menyebabkan gumpalan yang mengganggu aliran darah.

Pemicu varises
Faktor keturunan, kehamilan, kurang gerak, merokok, terlalu banyak berdiri, menderita kolesterol tinggi dan kencing manis, memakai sepatu hak tinggi.

Gejala terjadinya varises

  • Mula-mula kaki dan tungkai terasa berat, diikuti otot yang mudah pegal, kaku, panas dan sakit di seputar kaki maupun tungkai. Biasanya rasa sakit dirasakan menjelang malam, akibat tidak lancarnya aliran darah.
  • Mudah kram, meski kaki dalam kondisi santai.
  • Muncul pelebaran pembuluh darah rambut yang mirip jaring laba-laba (spider navy).
  • Perubahan warna kulit (pigmentasi) di seputar mata kaki, akibat tidak lancarnya aliran darah. Kadang diikuti dengan luka di sekitar mata kaki yang sulit sembuh.
  • Kaki bengkak (edema) karena adanya pembendungan darah.
  • Perubahan pada pembuluh vena luar, misalnya di betis bagian belakang tampak urat kebiru-biruan dan berkelok-kelok. Keadaan ini merupakan gejala varises kronis.

Cara mengatasi varises

Varises yang tergolong ringan
Disebut sebagai spider navy. Umumnya terjadi akibat suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin, terkena sinar matahari secara terus menerus, sedang hamil, faktor keturunan, kebiasaan makan pedas, dan pengobatan hormonal. Spider navy bisa muncul pada wajah, pangkal lengan, paha, dan daerah lutut, atau pergelangan kaki dan tumit. Terapi yang digunakan adalah menggunakan sinar laser, sehingga pembuluh darah mengering. Ada juga terapi dengan bantuan alat listrik untuk memasukkan zat tertentu ke dalam kulit. Bertujuan untuk mengecilkan pembuluh darah.

Varises dalam kulit
Varises ini terjadi pada pembuluh darah vena yang halus dan tipis di dalam kulit bagian kaki. Untuk mengatasinya, dokter akan memberikan obat-obatan yang dapat menguatkan dinding vena dan memperlancar aliran darah. Atau penderita disarankan menggunakan kaus kaki (stoking) khusus yang berfungsi menekan pembuluh vena sehingga otot dan dinding vena dapat bekerja kembali dengan maksimal. Kaus kaki (stoking) mampu mencegah, mengurangi gejala awal, dan rasa sakit untuk sementara. Oleh karena itu penderita harus tetap mengkonsumsi obat.

Baca Juga:  Tips Mengatasi Kulit Bersisik

Reticular varicose veins
Merupakan varises yang cukup parah karena terjadi di pembuluh darah vena bawah kulit. Dokter akan melakukan beberapa tahap pengobatan, mulai dari pemberian obat yang berfungsi menguatkan dinding vena, melancarkan peredaran darah, sehingga diperlukan menggunakan stoking khusus. Penderita juga dianjurkan untuk berolahraga untuk melatih otot kaki seperti berjalan dan berenang. Sangat disarankan untuk tidak menggunakan hak tinggi.

Varises kronis
Varises ini akan memperlihatkan pembuluh darah yang berkelok-kelok pada betis. Jika terapi suntik tidak memberikan hasil, maka harus dilakukan pembedahan untuk memotong pembuluh darah vena yang rusak, sehingga aliran darah dapat kembali berjalan normal. Ada berbagai obat yang harus diminum untuk menguatkan dinding vena dan melancarkan peredaran darah, juga menggunakan stoking khusus dalam beraktivitas. Berolahragalah dan hindari mengenakan sepatu berhak tinggi.

Pencegahan varises

  • Seusai beraktivitas setiap hari, berbaringlah dengan posisi kaki dan tungkai lebih tinggi dari jantung selama 20 menit. Bagi yang sudah menderita varises, usahakan tidur dengan posisi seperti ini sepanjang malam. untuk melancarkan peredaran darah ke jantung.
  • Lakukanlah yoga setiap hari.
  • Jangan berdiri terlalu lama.
  • Olahraga rutin untuk melatih otot kaki: jalan santai, jalan cepat; joging, bersepeda, berenang (minimal 30 menit per hari).
  • Jangan memijat daerah yang bervarises, karena dapat menyebabkan pecahnya pembuluh vena. Lakukan pijatan secara ringan namun teratur, di daerah rawan varises dengan arah menuju jantung. Lakukan dengan lembut dan gunakan minyak esensial yang sudah dilarutkan.
  • Perbanyak konsumsi sayuran dan buah berserat tinggi dan makanan yang dapat merangsang sirkulasi darah, seperti bawang merah, bawang putih, bawang bombay, jahe dan cabai merah. Juga makanan yang kaya dengan vitamin B kompleks, vit C, vit E, vit B6, magnesium, asam folat, kalsium dan zinc.
  • Kurangi konsumsi gula, garam, daging merah, gorengan, dan protein hewani.
  • Sering-sering duduk berselonjor kaki, tungkai dan panggul.