Seputar Tentang Penyakit Korea Dan Atetosis

Dokter Sehat – Korea adalah gerakan tak terkendali yang berupa sentakan berskala besar dan berulang-ulang, seperti berdansa, yang dimulai pada salah satu bagian tubuh dan menjalar ke bagian tubuh yang lainya secara tiba-tiba dan tak terduga. Atetosis adalah gerakan memutar yang lambat dan terus menerus, biasanya pada kaki dan tangan. Korea dan atetosis bisa terjadi secara bersamaan, dan disebut koreoatetosis.
Penyebab korea dan atetosis



Kelainan gerak baik pada korea ataupun atetosis bukan merupakan sebuah penyakit pada seseorang, tetapi ini merupakan gejala kibat adanya jenis penyakit lain yang diderita orang tersebut. Kelainan gerak ini disebabkan karena adanya gangguan atau kelainan yang terjadi pada daerah ganglia basalis di otak seseorang. Ganglia basalis merupakan daerah di otak yang mempunyai fungsi untuk memperhalus gerakan dan juga mengatur posisi tubuh ketika terjadi gerakan tubuh.

Untuk sebagian penderita korea dan atetosis ada neurotransmiter dopamin yang jumlahnya di atas normal dan berlebihan, dan ini menimbulkan kelainan pada fungsi ganglia basalis. Kondisi juga akan semakin diperburuk bila penderita minum obat tertentu untuk jenis penyakit tertentu dengan efek yang berlawanan.

Pada penyakit huntington bisa menjadi penyebab terjadinya korea dan atetosis pada seseorang. Korea paling sering dialami oleh orang yang sudah berusia lanjut, dan biasanya terjadi pada sekitar otot di daerah mulut. Kelainan gerak pada orang usia lanjut ini juga belum bisa diketahui dengan jelas penyebabnya. Kelainan gerak ini juga bisa dialami oleh wanita hamil, terutama pada 3 bulan pertama kehamilan, tetapi meskipun tanpa pengobatan ini akan menghilang setelah persalinan.

Gejala

Gejala kelainan gerak ini adalah timbul gerakan yang mendadak dan tidak terduga serta tidak terkontrol, gerakan yang terjadi akan mulai menghilang atau berkurang intensitasnya ketika penderita sedang tidur. Biasanya gerakan akan semakin menjadi ketika penderita sedang mengalami emosi tinggi atau ketika sedang melakukan aktifitas fisik tertentu.

Baca Juga:  Suka Membaca Ternyata Bisa Membuat Usia Kita Panjang

Pengobatan

Jika penyebabnya adalah obat-obatan, maka korea akan membaik setelah pemakaian obat dihentikan. Untuk membantu mengendalikan pergerakan yang abnormal bisa diberikan obat yang menghalangi efek dopamin (misalnya obat anti psikosa).