Seputar Susu Untuk Ibu Hamil

DokterSehat.com – Kebutuhan nutrisi wanita hamil memang lebih banyak ketimbang wanita yang tidak mengandung. Untuk menyempurnakan asupan nutrisi, ibu hamil dapat mengonsumsi susu yang diproduksi khusus untuk ibu hamil. Susu ibu hamil yang kaya akan nutrisi bisa menambah atau mencukupi kebutuhan ibu hamil terhadap asam folat, protein, AA, dan DHA selama kehamilan berlangsung.



Susu khusus ibu hamil memang baik dikonsumsi namun hal ini bukan menjadi kewajiban bagi ibu hamil untuk mengonsumsi. Sebenarnya makanan sehari-hari yang dikonsumsi sudah mengandung nutrisi dan gizi yang diperlukan. Meski sudah mengonsumsi susu bukan berarti ibu dapat meninggalkan asupan makanan. Susu merupakan pelengkap asupan gizi sementara sumber utamanya tetap berasal dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Artinya, selama hamil makanan menjadi hal utama ketimbang susu ibu hamil.

Pada kasus kekurangan gizi yang dialami ibu hamil, akibat berkurangnya nafsu makan, morning sickness yang berlebih atau ingin melengkapi kebutuhan nutrisi ibu hamil, maka ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi susu ibu hamil.

Sebelum mengonsumsi susu sebaiknya perhatikan kandungan yang terdapat dalam susu khusus ibu hamil tersebut. Pada trimester pertama ibu disarankan untuk mengonsumsi susu yang kaya kandungan vitamin B6 guna membantu mengatasi morning sickness. Pada awal kehamilan janin juga membutuhkan asam folat dan DHA untuk pembentukan saraf dan otak.

Pada trimester kedua dan ketiga, konsumsilah susu yang kaya kandungan zat besinya untuk mencegah ibu hamil terkena anemia, bayi lahir prematur, dan bayi lahir dengan berat lahir rendah. Pastikan pula adanya kandungan zat fruktooligosakarida (FOS) untuk mencegah ibu mengalami sembelit. Kandungan kalsium dalam susu juga diperlukan untuk pembentukan gigi dan tulang janin serta mencegah osteoporosis. Faktanya selama dalam kandungan, janin mengambil kalsium dari persediaan ibu hamil.

Baca Juga:  Benarkah Mitos Bahwa Arang Bisa Membuat Gigi Kita Putih Dengan Cepat?

Baik susu sapi maupun susu kedelai memiliki kelebihan dan kekurangan. Susu sapi dianggap sebagai susu yang baik bagi ibu hamil, karena kandungan nutrisinya cukup ideal apalagi jika untuk pemenuhan kebutuhan protein, selain itu susu sapi mengandung gula susu dan kalori, vitamin dan mineral yang lebih baik. Tapi, zat besi dalam susu kedelai jauh lebih banyak ketimbang susu sapi. Selain itu, rasa susu sapi terkadang membuat ibu menjadi mual.

Selama kehamilan berlangsung sebaiknya konsumsi susu yang dibuat khusus untuk ibu hamil. Anda juga bisa mengonsumsi susu full cream karena kandungannya hampir sama, hanya saja tidak ada kandungan asam folatnya. Asam folat juga bisa di dapat dari hati sapi dan kacang-kacangan.

Dalam mengkonsumsi susu jangan lah berlebih. Karena jika kandungan nutirisi yang di dapat oleh ibu hamil berlebih justru akan membahayakan  ibu hamil itu sendiri dan janin. Disarankan maksimal 2 gelas sehari sudah cukup. Apalagi jika ibu hamil tidak mengalami masalah dengan konsumsi makanan dan nutrisi yang dikandungnya, tidak meminum susu ibu hamil pun tidak masalah.